Senin, 02 Feb 2026 09:49 WIB

Puan Maharani Desak Negara Adidaya Dukung Kemerdekaan Palestina

Foto: Puan Maharani
Foto: Puan Maharani

selalu.id - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) memastikan dukungan Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina terus dilakukan secara konsisten terutama melalui forum-forum internasional, seperti dalam sidang Inter-Parliamentary Union (IPU). Peran parlemen dinilai bisa menjadi ujung tombak dalam menghentikan eskalasi peperangan.

Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani dalam pidatonya di Jenewa, Swiss mendesak negara-negara besar (adidaya) di dunia untuk menggunakan pengaruhnya dalam membuka jalan kemanusiaan kepada jutaan warga di Gaza, Palestina.

"Kita semua yang ada di ruangan ini tidak bisa menutup mata terhadap penderitaan warga sipil di Gaza. Karena itu, saya mengajak kepada negara-negara besar di dunia, tolong gunakan pengaruh anda untuk mengembalikan kemanusian dan menghentikan peperangan," ujar Puan seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima selalu.id, Minggu (24/3/2024).

Bagi Puan, salah satu yang dapat mendorong perdamaian Gaza adalah diplomasi parlemen. Hal itu seperti membangun budaya 'culture of peace' serta mengedepankan dialog maupun kerja sama yang erat antarnegara. 

"Parlemen harus memimpin dan memberi contoh dalam memperjuangkan 3 pilar perdamaian. Bukan sebaliknya, mengambil tindakan sepihak atau malah menciptakan pertengkaran. Diplomasi parlemen perlu lebih banyak kerja sama antarnegara," kata Politisi Fraksi PDI-Perjuangan itu.

Puan mengatakan, kekejaman Israel terhadap warga sipil Gaza telah merobek hati dan nurani rakyat Indonesia. Apalagi tindakan tersebut telah merenggut ribuan nyawa perempuan, lansia, balita hingga mereka yang terkapar di rumah sakit. Bagaimanapun juga, kata Puan, tindakan kekerasan tidak bisa dibenarkan oleh alasan apapun. 

"Sayangnya pembunuhan, pertumpahan darah dan pengeboman oleh Israel terus berlanjut di Gaza. Ini adalah kekejaman luar biasa yang tidak dapat dijustifikasi oleh apapun karena berapa banyak nyawa yang harus melayang. Apakah kita akan tinggal diam?," katanya.

"Indonesia akan selalu berdiri bersama Palestina dan mendukung perjuangan rakyat Palestina untuk menjadi negara merdeka," tambahnya.

Menurut Puan, saat ini adalah momentum yang tepat bagi semua negata untuk bersatu memberi suara perdamaian di Gaza. Apalagi bulan ini adalah bulan ramadan di mana semua umat muslim di dunia sedang menjaga nilai-nilai perdamaian. 

"Para delegasi yang terhormat. Hari-hari ini umat muslim di seluruh dunia sedang menjalankan ibadah puasa, bulan penuh berkah untuk mewujudkan nilai nilai perdamaian. Karena itu saya mendesak semua pihak untuk memastikan akses kemanusiaan dan tunduk terhadap hukum internasional. Tujuan utamanya adalah untuk menciptakan solusi dua negara berdasarkan hukum internasional dan resolusi-resolusi PBB," pungkasnya.

Baca Juga: MKD Aktifkan Kembali Adies Kadir, Akademisi FH Untag Sebut Hanya Slip of the Tongue

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Kabar Gembira, Dari Keuangan hingga Karier

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.