Kamis, 20 Jun 2024 00:42 WIB

Ngobras, Program Podcast Founder IPIP Asrilia Serap Aspirasi Masyarakat

  • Reporter : Ade Resty
  • | Senin, 18 Mar 2024 20:34 WIB
Foto: Asrilia Kurniati, Founder Ikatan Perempuan Peduli Indonesia (IPIP)

Foto: Asrilia Kurniati, Founder Ikatan Perempuan Peduli Indonesia (IPIP)

selalu.id - Asrilia Kurniati, Founder Ikatan Perempuan Peduli Indonesia (IPIP) menggelar acara Ngobrol Bareng Asrilia (Ngobras) bersama pemuda-pemudi karang taruna, Minggu (17/3/2024). Ngobras merupakan program besutan Asrilia, yaitu dialog berkonsep podcast.

Dalam acara ngobras, salah satu yang dibahas adalah masalah usaha mikro kecil menengah (UMKM). Asrilia Kurniati mendapatkan keluhan terkait ekonomi UMKM di Surabaya.
 
Asrilia pun ingin memberikan pelatihan kepada masyarakat (UMKM) agar usaha mereka lebih berkembang.

“Jadi, karena mereka usahanya UMKm
bagaimana mereka memasarkan produk mereka. Karena selama ini mereka takutnya akan mati sendiri karena tidak ada pelatihan dan bimbingan dari marketingnya,” kata Asrilia.

Usai mendapat keluhan soal pemasaran, pihaknya akan melakukan pelatihan yang dikhusukan untuk UMKM.  Asrilia menyebut akan merangkul menjadi anggota Perkumpulan Penyelenggara Jasa Boga Indonesia (PPJI).

“Dengan begitu mereka akan ada bimbingan dan pelatihan bagaimana mengemas dan membuat rasa produk mereka menjadi enak dan packaging bagus,” jelasnya.

Selain itu, pelaku UMKM juga akan dibuatkan sertifikat halal dam BPOM secara gratis. “Insyaalah dengan adanya PPJI, dan IPIP serta ngobras, semua akan bisa menjadi satu dan bekerja sama dalam UMKM menjadi lebih baik,” jelasnya.

Kedepan, kata Asrilia, Ngobras bakal digelar rutin untuk menampung keluh kesah masyarakat. Serta mencarikan solusi atas permasalahan tersebut.

“Kalau memang nanti kami dengan Ngobras ini meluas, bukan hanya tingkat UMKM, tetapi juga istilahnya infrastruktur  dan lain lain. Maka kami akan sampaikan ke pemerintah. Kami menjadi wadah, kami menjadi jembatan untuk menympaikan ke pemerintah,” jelasnya.

Maka dari itu, pihaknya juga tak menutup kemungkinan untuk berkolaborasi dengan pemerintah.

“Kalau pemkot nanti misalnya noleh ke ngobras, ayo kami sama-sama. Jadi, kami membenahi apa yg menjadi aspirasi dari orang-orang ini, kami menyampaikan dan kami akan ngobrol ke pemkot dan pemkot akan memberikan solusinya,” tandas Asrilia.

Baca Juga: Dua Calon Pasangan Independen Pilwali Surabaya Ditolak KPU

Editor : Ading