Rabu, 04 Feb 2026 04:26 WIB

Ngobras, Program Podcast Founder IPIP Asrilia Serap Aspirasi Masyarakat

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 18 Mar 2024 20:34 WIB
Foto: Asrilia Kurniati, Founder Ikatan Perempuan Peduli Indonesia (IPIP)
Foto: Asrilia Kurniati, Founder Ikatan Perempuan Peduli Indonesia (IPIP)

selalu.id - Asrilia Kurniati, Founder Ikatan Perempuan Peduli Indonesia (IPIP) menggelar acara Ngobrol Bareng Asrilia (Ngobras) bersama pemuda-pemudi karang taruna, Minggu (17/3/2024). Ngobras merupakan program besutan Asrilia, yaitu dialog berkonsep podcast.

Dalam acara ngobras, salah satu yang dibahas adalah masalah usaha mikro kecil menengah (UMKM). Asrilia Kurniati mendapatkan keluhan terkait ekonomi UMKM di Surabaya.
 
Asrilia pun ingin memberikan pelatihan kepada masyarakat (UMKM) agar usaha mereka lebih berkembang.

“Jadi, karena mereka usahanya UMKm
bagaimana mereka memasarkan produk mereka. Karena selama ini mereka takutnya akan mati sendiri karena tidak ada pelatihan dan bimbingan dari marketingnya,” kata Asrilia.

Usai mendapat keluhan soal pemasaran, pihaknya akan melakukan pelatihan yang dikhusukan untuk UMKM.  Asrilia menyebut akan merangkul menjadi anggota Perkumpulan Penyelenggara Jasa Boga Indonesia (PPJI).

“Dengan begitu mereka akan ada bimbingan dan pelatihan bagaimana mengemas dan membuat rasa produk mereka menjadi enak dan packaging bagus,” jelasnya.

Selain itu, pelaku UMKM juga akan dibuatkan sertifikat halal dam BPOM secara gratis. “Insyaalah dengan adanya PPJI, dan IPIP serta ngobras, semua akan bisa menjadi satu dan bekerja sama dalam UMKM menjadi lebih baik,” jelasnya.

Kedepan, kata Asrilia, Ngobras bakal digelar rutin untuk menampung keluh kesah masyarakat. Serta mencarikan solusi atas permasalahan tersebut.

“Kalau memang nanti kami dengan Ngobras ini meluas, bukan hanya tingkat UMKM, tetapi juga istilahnya infrastruktur  dan lain lain. Maka kami akan sampaikan ke pemerintah. Kami menjadi wadah, kami menjadi jembatan untuk menympaikan ke pemerintah,” jelasnya.

Maka dari itu, pihaknya juga tak menutup kemungkinan untuk berkolaborasi dengan pemerintah.

“Kalau pemkot nanti misalnya noleh ke ngobras, ayo kami sama-sama. Jadi, kami membenahi apa yg menjadi aspirasi dari orang-orang ini, kami menyampaikan dan kami akan ngobrol ke pemkot dan pemkot akan memberikan solusinya,” tandas Asrilia.

Baca Juga: Pelindo Regional 3 Gelar Portival Nusantara 2025 Wadahi Kolaborasi UMKM dan Generasi Muda

Editor : Ading
Berita Terbaru

Balita 2 Tahun di Probolinggo Hilang Misterius

Balita itu bernama Muhammad Arsyad Arrazi, berusia 2 tahun, anak dari pasangan Abdul Manan dan Zuharo, warga Dusun Polai, Desa Sumendi.

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya.