Selasa, 20 Okt 2026 23:00 WIB

Puluhan Juta Orang Potensi Tak Bisa Mudik Naik Kereta Api di Lebaran 2024

Foto: KA
Foto: KA

selalu.id - Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan mencatat ada potensi 33,72 juta peminat moda kereta api pada mudik Lebaran 2024 dan masa arus balik periode 3-18 April 2024 atau H-7 dan H+7.

Namun, dari jumlah itu, sebagian besar tidak banyak terangkut sebagai penumpang karena kapasitas kereta api antar kota hanya sebanyak 3,31 juta. Artinya, akan ada sebanyak 30,41 juta calon peminat moda kereta api belum dapat terangkut saat periode itu.

Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Mohamad Risal Wasal mengatakan, saat potensi puncak arus mudik dengan kereta api, yakni H-4 dan arus balik H+3, jumlah penumpangnya berpotensi mencapai 3,4 juta, namun kapasitas keretanya hanya sebesar 3,31 juta.

"Sehingga, untuk puncak arus mudik akan ada ter share 900 ribu penumpang yang akan bisa menggunakan moda angkutan lainnya," kata Risal dikutip, Senin (18/3/2024).

Sementara, Ditjen Perkeretaapian juga memperkirakan, untuk puncak mudik yang menggunakan kereta api regional jatuh pada H-3 Lebaran 2024 dan untuk puncak arus balik pada H+2 Lebaran. Total penggunanya akan mencapai 2,69 juta, dengan kapasitas angkut KA Perkotaan Regional 3,26 juta.

Meski begitu, untuk KA Perkotaan Komuter, puncak arus mudik akan jatuh pada H-5 dan arus balik H+5 dengan total penumpang berpotensi sebesar 14,42 juta. Kapasitas angkutan KA Perkotaan Komuter adalah sebesar 41,44 juta.

"Untuk pemesanan tiket PT KAI untuk KA Antarkota dapat dilakukan H-45, KA Bandara H-7, dan KA Perkotaan Regional H-7. Pemesanan tiket KA Whoosh dapat dilakukan H-14," ucap Risal.

Seperti diketahui, total potensi jumlah penumpang kereta api berbagai jenis itu naik dibandingkan realisasi pada masa mudik Lebaran 2023. Misalnya, untuk KA Antarkota meningkat 13,3 persen dibanding catatan pada 2023, KA Perkotaan Regional meningkat 10,3 persen, dan KA Perkotaan Komuter akan meningkat 26,7 persen.

Baca Juga: Kolaborasi Pemkab Jember-KAI, 350 Peserta Tajemtra Berangkat ke Tanggul Naik Kereta Khusus

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Integrasi ini memudahkan masyarakat mengakses layanan administrasi kependudukan tanpa harus mendatangi sejumlah kantor pelayanan secara terpisah.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.