Sabtu, 05 Sep 2026 16:20 WIB

Puluhan Juta Orang Potensi Tak Bisa Mudik Naik Kereta Api di Lebaran 2024

Foto: KA
Foto: KA

selalu.id - Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan mencatat ada potensi 33,72 juta peminat moda kereta api pada mudik Lebaran 2024 dan masa arus balik periode 3-18 April 2024 atau H-7 dan H+7.

Namun, dari jumlah itu, sebagian besar tidak banyak terangkut sebagai penumpang karena kapasitas kereta api antar kota hanya sebanyak 3,31 juta. Artinya, akan ada sebanyak 30,41 juta calon peminat moda kereta api belum dapat terangkut saat periode itu.

Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Mohamad Risal Wasal mengatakan, saat potensi puncak arus mudik dengan kereta api, yakni H-4 dan arus balik H+3, jumlah penumpangnya berpotensi mencapai 3,4 juta, namun kapasitas keretanya hanya sebesar 3,31 juta.

"Sehingga, untuk puncak arus mudik akan ada ter share 900 ribu penumpang yang akan bisa menggunakan moda angkutan lainnya," kata Risal dikutip, Senin (18/3/2024).

Sementara, Ditjen Perkeretaapian juga memperkirakan, untuk puncak mudik yang menggunakan kereta api regional jatuh pada H-3 Lebaran 2024 dan untuk puncak arus balik pada H+2 Lebaran. Total penggunanya akan mencapai 2,69 juta, dengan kapasitas angkut KA Perkotaan Regional 3,26 juta.

Meski begitu, untuk KA Perkotaan Komuter, puncak arus mudik akan jatuh pada H-5 dan arus balik H+5 dengan total penumpang berpotensi sebesar 14,42 juta. Kapasitas angkutan KA Perkotaan Komuter adalah sebesar 41,44 juta.

"Untuk pemesanan tiket PT KAI untuk KA Antarkota dapat dilakukan H-45, KA Bandara H-7, dan KA Perkotaan Regional H-7. Pemesanan tiket KA Whoosh dapat dilakukan H-14," ucap Risal.

Seperti diketahui, total potensi jumlah penumpang kereta api berbagai jenis itu naik dibandingkan realisasi pada masa mudik Lebaran 2023. Misalnya, untuk KA Antarkota meningkat 13,3 persen dibanding catatan pada 2023, KA Perkotaan Regional meningkat 10,3 persen, dan KA Perkotaan Komuter akan meningkat 26,7 persen.

Baca Juga: Commuter Line Hari Pertama Lebaran Penuh, Rute Dhoho, Penataran, dan Supas jadi Favorit

Editor : Ading
Berita Terbaru

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.

Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor 

Para peserta menempuh perjalanan kurang lebih 30 KM hingga finish di kawasan Alun-alun Jember.