Senin, 02 Feb 2026 05:25 WIB

AirAsia Siapkan 350.000 Kursi Penerbangan Selama Lebaran

Foto: Maskapai AirAsia
Foto: Maskapai AirAsia

selalu.id - Maskapai penerbangan PT AirAsia Indonesia Tbk. menyiapkan sebanyak 350.000 kursi penerbangan selama periode Lebaran 1445 H pada April 2024 yang berlangsung pada 3-18 April 2024.

Meski begitu, AirAsia telah menyiapkan berbagai langkah strategis dalam mengantisipasi lonjakan pemudik, salah satunya dengan menyediakan setidaknya 160 hingga 250 penerbangan tambahan untuk mengakomodir tingginya permintaan tiket pesawat selama periode Lebaran berlangsung.

Direktur Utama AirAsia Indonesia, Veranita Yosephine mengatakan, jumlah itu mengalami kenaikan sebesar 27 persen dibandingkan periode yang sama 2023.

"AirAsia Indonesia berupaya untuk mendukung pemerintah dalam mengendalikan tingginya animo masyarakat yang ingin mudik dengan menyediakan lebih banyak kapasitas armada," ujar Veranita, Kamis (14/3/2024).

Hal ini diharapkan dapat membantu menstabilkan harga tiket pesawat di pasaran dan tetap dapat dijangkau oleh para pemudik. Selain itu, AirAsia juga memastikan ketersediaan dan memberikan lebih banyak pilihan penerbangan bagi para pemudik.

Mengacu data Kementerian Perhubungan (Kemenhub) jumlah pemudik yang akan bepergian menggunakan pesawat selama periode mudik Lebaran 2024 dari tanggal 3 hingga 18 April 2024 diprediksi mencapai 4,4 juta orang. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 12 persen jika dibandingkan dengan periode Lebaran 2023.

Veranita mengatakan, sepanjang 2023, sekitar 2,1 juta penumpang telah menggunakan penerbangan AirAsia Indonesia untuk bepergian ke berbagai destinasi di Indonesia.

Adapun, rute domestik yang dimiliki AirAsia Indonesia per Februari 2024 juga sudah mencapai 12 rute, dengan yang terbaru dibuka yaitu penerbangan Denpasar-Kupang dan Denpasar-Lampung.

"AirAsia Indonesia akan selalu memprioritaskan kenyamanan, keamanan dan keselamatan para penumpang dalam setiap penerbangannya. Seluruh staf AirAsia Indonesia telah terlatih untuk memberikan pelayanan terbaik dalam menghadapi lonjakan penumpang selama periode Lebaran di setiap tahunnya," jelasnya.

Tak hanya itu, lanjutnya, personel keamanan terlatih juga siap siaga untuk membantu mengamankan dan menertibkan situasi di lapangan. Serta seluruh penumpang yang menggunakan penerbangan AirAsia di rute domestik akan mendapatkan gratis kuota bagasi kabin sebesar 7 kg dan kuota bagasi sebesar 20 kg.

Sebelumnya, manajemen AirAsia mengatakan, dalam proyeksi pada tahun 2024, AirAsia akan lebih berfokus kepada pemulihan penuh untuk keseluruhan armada pesawat milik perseroan. Seluruh maskapai AirAsia akan berdiri di bawah satu perusahaan, yakni AirAsia Aviation Group.

AirAsia juga berharap untuk dapat mengaktifkan kembali 191 pesawat pada akhir kuartal I/2024, dengan 166 di antaranya sudah kembali beroperasi sebelumnya. AirAsia memperkirakan kapasitasnya akan pulih hingga 83 persen pada akhir kuartal pertama 2024 dari sebelum pandemi dan akan terus bertumbuh di masa depan.

Baca Juga: Lima Kebakaran di Surabaya Saat Lebaran, Listrik dan LPG Jadi Pemicu

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.