Senin, 02 Feb 2026 12:16 WIB

Golkar Surabaya Bakal Bikin Koalisi Besar Usung Eri Cahyadi di Pilwali 2024

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 11 Mar 2024 19:55 WIB
Ketua DPD Golkar Surabaya, Arif Fathoni
Ketua DPD Golkar Surabaya, Arif Fathoni

selalu.id - DPD Partai Golongan Karya (Golkar) Surabaya berencana mengusung Wali Kota Eri Cahyadi untuk maju kembali dalam Pilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada November 2024 mendatang.

Ketua DPD Golkar Surabaya Arif Fathoni mengatakan, pihaknya bakal membangun koalisi besar dalam Pilkada dengan mengusung Eri Cahyadi ke periode dua.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Toni sapaan akrabnya menyampaikan, berkaca dalam hasil pemilihan Presiden yang baru saja selesai, ada pesan politik dari Masyarakat yang disalurkan melalui gerakan di tempat pemungutan suara yakni gotong royong antar partai dalam membangun negara dan keberlanjutan pembangunan.

"Ini yang harus ditangkap oleh segenap parpol yang ada di Surabaya dalam menyongsong pemilukada November mendatang," kata Toni, Senin (11/3/2024).

Ia menilai masyarakat tidak ingin ada hiruk-pikuk berlebihan, bagi masyarakat yang penting kebutuhan dasar primer terpenuhi, akses pemerataan pembangunan di Surabaya dapat dinikmati, dan proses politik tidak melelahkan.

"Makanya sejak awal Ketika Golkar mengusung Mas Eri Cahyadi dalam Pilkada November mendatang, kita ingin tercipta gotong royong parpol di Surabaya untuk membangun kerangka Kerjasama besar mengusung Mas Eri, agar keberlanjutan pembangunan di Surabaya tidak terkendala, karena selama ini kerjasama sudah berjalan dengan baik, karena politik persatuan yang dijalankan oleh walikota,"paparnya.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Ketika disinggung apakah PDIP akan setuju dengan gagasan ini? Toni menjawab bahwa Eri Cahyadi lahir dari rahim PDI Perjuangan. Maka semestinya induk partai Eri Cahyadi senang salah satu kader partainya diapresiasi partai lain dalam Pilkada.

"Itu urusan dapur Mas Eri, kami serahkan kepada beliau untuk melakukan upaya-upaya politik yang diperlukan, bahkan termasuk soal calon pendamping sekalipun kita berikan mandat penuh kepada beliau untuk menentukan," jelasnya.

Lebih lanjut Ketua Komisi A DPRD Surabaya itu menyampaikan bahwa gagasan untuk mengusung Eri Cahyadi dengan koalisi partai politik yang ada di Surabaya dikarenakan selama ini komunikasi politik antar partai berjalan sangat cair dan penuh dengan kekeluargaan.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

Bahkan sebelumnya Walikota Surabaya Eri Cahyadi ada kegiatan pertemuan ketua partai yang berlangsung secara reguler tiap satu bulan sekali, untuk membahas bagaimana upaya-upaya peningkatan kualitas pengabdian kepada masyarakat Surabaya.

"Insya Allah diskursus soal koalisi gotong royong ini sudah pernah menjadi bahan diskusi saat itu, tinggal bagaimana meyakinkan DPP masing-masing partai, ujung dari gagasan ini sebenarnya adalah agar masyarakat Surabaya segera mendapatkan manfaat keberlanjutan pembangunan, tanpa hiruk pikuk politik berlebihan," tegasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

PDBI Jember Mulai Seleksi Atlet Drumband Jelang Porprov Jatim 2027

Seleksi atlet drum band tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan teknis, namun juga pada aspek kedisiplinan, mental bertanding, serta daya juang para atlet.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Kabar Gembira, Dari Keuangan hingga Karier

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.