Rabu, 04 Feb 2026 02:24 WIB

Ini Daftar Sebelas Caleg Potensi Dapat Kursi DPRD Surabaya Dapil 2

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 08 Mar 2024 18:09 WIB
Foto: Ini nama-nama potensial Celeg yang dapat kursi di DPRD Kota Surabaya
Foto: Ini nama-nama potensial Celeg yang dapat kursi di DPRD Kota Surabaya

selalu.id - Belasan Calon Legislatif (Caleg) DPRD Surabaya di kawasan Daerah Pilihan (Dapil) 2 bakal potensial merebut 11 kursi Dewan Kota Pahlawan.

Berdadarkan data C1 dan D Hasil kecamatan update 7 Maret 2024 lalu. Dalam hasil sementara real count khusus Dapil 2 Kota Surabaya meliputi wilayah kecamatan Tambaksari, Pabean Cantian, Semampir dan Kenjeran sejumlah dengan alokasi 11 kursi DPRD Kota Surabaya, terlihat akan potensi lolos menjadi anggota dewan.

Pertama partai porelehan suara partai terbanyak yakni Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yakni sebanyak 71.089 suara.

Khusus di Dapil 2 Caleg PDIP mendapatkan peraih suara terbanyak yakni politisi kawakan, Baktiono dengan raihan 16.321 suara.

Kursi kedua diraih oleh Gerindra dengan raihan 44.312 suara. Dan untuk caleg yang memperoleh suara tertinggi yakni Luthfiyah dengan raihan 10.152 suara.

Kursi ketiga diraih PKB dengan raihan 41.105 suara. Sedangkan untuk caleg PKB peraih suara terbanyak yakni nama baru Ketua Ansor Surabaya, H. Mohammad Faridz Afif dengan raihan 15.576 suara.

Kursi keempat diraih oleh Golkar dengan raihan 34.990 suara. Untuk nama caleg yang memperoleh suara tertinggi yakni nama baru Achmad Nurdjyanto dengan raihan 11.960 suara.

Kursi kelima diraih oleh PKS dengan raihan 25.636 suara. Untuk nama caleg yang memperoleh suara tertinggi yakni Faris Abidin denga raihan suara 4.909 suara.

Pada kursi keenam terlihat masih diraih oleh PDIP dengan raihan 71.089 suara. Sementara itu, peraih kursi kedua PDIP yakni pendatang baru yaitu Abdul Malik dengan raihan suara 10.999 suara.

Kemudian, ketujuh diraih oleh PAN dengan raihan 22.257 suara. Untuk nama caleg yang memperoleh suara tertinggi Juliana Eva Wati dengan perolehan suara 7.232 suara.

Lalu, kedelapan diraih oleh PSI dengan raihan  22.273 suara. Untuk nama caleg yang memperoleh suara tertinggi Yoga Pratisabda dengan perolehan suara 2.005 suara.

Lebih lanjut, kesembilan diraih oleh Demokrat dengan 22.149 suara. Untuk nama caleg yang memperoleh suara tertinggi yakni Muhammad Saifudin dengan perolehan suara 8.542 suara.

Kursi kesepuluh berhasil direbut
PPP dengan raihan suara 17.805 suara. Untuk nama caleg yang memperoleh suara tertinggi yakni Buchori Imron dengan perolehan suara 13.265 suara.

Sementara, kursi kesebelas sekaligus kursi terakhir berhasil diamankan Nasdem dengan raihan suara 16.152 suara. Untuk nama caleg yang memperoleh suara tertinggi yakni Saiful Bahri dengan perolehan suara 7.373 suara.

Baca Juga: DPC PDIP Magetan Buka Rekrutmen Anggota Baru, Sasar Generasi Muda

Editor : Ading
Berita Terbaru

Balita 2 Tahun di Probolinggo Hilang Misterius

Balita itu bernama Muhammad Arsyad Arrazi, berusia 2 tahun, anak dari pasangan Abdul Manan dan Zuharo, warga Dusun Polai, Desa Sumendi.

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.