Rabu, 19 Jun 2024 23:55 WIB

Stabilkan Harga Bahan Pokok, Pemprov Jatim Gelar Pasar Murah di Jember

Foto: Pasar murah di Jember

Foto: Pasar murah di Jember

selalu.id - Menyambut datangnya Bulan Suci Ramadan 1445 Hijriah/2024, Pemprov Jatim menggelar Pasar Murah bagi masyarakat Jember, di Kantor Kelurahan Tegal Besar, Kec. Kaliwates, Kab, Jember.

Gelaran Pasar Murah ini disambut antusias oleh warga masyarakat Jember. Sembako ini dijual dengan harga yang terjangkau dibandingkan harga pasar. Antara lain Beras Medium dijual dengan harga Rp10.400/kg, Minyakkita Rp14.000/liter, Gula Pasir Rp16.000 dan Telur Ayam Ras Rp27.000/kg.

Padahal, harga pasar bahan pokok di Kab. Jember untuk Beras Medium dikisaran harga Rp10.900/kg, Minyakkita Rp15.300/liter, Gula Pasir Rp16.800/kg dan Telur Ayam Ras Rp30.200/kg.

Pj. Gubernur Adhy Karyono menyatakan, Pasar Murah ini sengaja digelar sebagai upaya Pemprov Jatim dalam menstabilkan harga kebutuhan bahan pokok. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga dihelat untuk mengendalikan inflasi menghadapi Bulan Suci Ramadhan dalam beberapa hari mendatang.

"Lewat Pasar Murah ini kami ingin membantu masyarakat agar bisa membeli sembako dengan harga yang terjangkau tidak melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET). Seperti tadi contohnya minyak di Pasar Murah kita sediakan dengan harga Rp14.000 sesuai HET sementara di Pasar Jember rata-rata harganya masih diatas Rp14.000 lebih," ungkapnya pada selalu.id, Kamis (7/3/2024).

Adhy berpendapat kelangkaan bahan pokok disejumlah tempat salah satunya dikarenakan rantai pasok yang terhambat. Dengan konsistensi melakukan operasi pasar dan menggelar pasar murah di banyak tempat semacam ini, juga dapat memberikan informasi dan pengetahuan kebutuhan mana saja yang pasokannya kurang.

Dan jika pasokannya berkurang maka pemerintah bisa mengintervensi apakah di sektor Bulog ataupun di pasar-pasar tradisionalnya ataupun intervensi kepada para pemasok. Hal ini penting agar kebutuhan setiap daerah bisa saling terpenuhi dan tercukupi sehingga sama sama Balance.

"Jadi harus balance atau seimbang kebutuhan setiap daerah. Jika ada titik yang kurang bisa langsung dipenuhi sehingga tidak sampai terjadi kelangkaan. Kami memastikan bahwa stok beras dan kebutuhan pokok lainnya tercukupi masyarakat selama nanti menghadapi Ramadhan hingga Idul Fitri bisa terjamin," tegasnya.

Baca Juga: Pasar Murah Sea Food, Upaya Pemprov Jatim Kenalkan Produk Kelautan dan Perikanan

Editor : Ading