Minggu, 01 Feb 2026 19:20 WIB

Motor Listrik Diakui Hemat, Jogja–Pacitan Hanya Habiskan 15 Ribu Rupiah

Foto: Motor Listrik
Foto: Motor Listrik

selalu.id – Jelajahi Jogja hingga Pacitan dengan kendaraan listrik, komunitas motor listrik (KOSMIK) habiskan Rp.15.000,-. Ketua komunitas motor listrik asal Jogja ini, Akhid menuturkan selain hemat berkendara menggunakan kendaraan listrik juga tidak bising sehingga bisa fokus menikmati pemandangan keindahan jalur selatan Jawa.

Rombongan yang terdiri dari 28 orang melakukan pengisian selama dua kali Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) Wonosari dan SPLU Pacitan. Lebih lanjut, Akhid mengatakan durasi pengisian setiap kendaraan listrik berbeda tergantung kapasitas baterai dan teknologi charger masing-masing. Membutuhkan waktu rata-rata 2-3 jam hingga baterai terisi penuh.

"Rata-rata tadi kami menghabiskan 10,8 kWh dikalikan tarif per kWh sekitar 1.444 sehingga hanya menghabiskan Rp. 15.595,- hemat sekali. Ditambah fasilitas lain yang disediakan di dekat SPLU seperti musholla, dan kamar mandi. Sangat akomodatif tidak hanya kami yang datang hari ini, tapi juga bagi teman-teman pengendara kendaraan listrik yang akan datang ke Pacitan nantinya," kata Akhid.

Terpisah, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur, Agus Kuswardoyo mengungkapkan saat ini terdapat 342 SPLU yang tersebar di berbagai wilayah Jawa Timur. Sementara untuk Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) ada 59 unit di 33 lokasi.

"Kehadiran teman-teman Kosmik sekaligus meningkatkan awareness masyarakat sekitar bahwa motor listrik ini mudah digunakan, hemat dan pengisian bisa dilakukan sewaktu-waktu 24 jam di SPLU PLN," terangnya kepada selalu.id di Surabaya, Rabu (6/3/2024).

Hal ini menjadi bukti komitmen keseriusan PLN mendukung transisi energi sektor transportasi dari sisi penyiapan infrastruktur. Dengan berbagai kampanye yang digalakkan, PLN berharap semakin banyak masyarakat ragu dan beralih memakai kendaraan listrik.

"Kedepannya kami akan terus menambah infrastruktur kelistrikan di Jawa Timur di berbagai kota seperti Pacitan dan lainnya," tukasnya.

Baca Juga: Token Listrik PLN Diblokir di Sidoarjo, Warga Diminta Bayar Rp10 Juta untuk Tagihan Orang Lain

Editor : Ading
Berita Terbaru

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.