Jumat, 23 Okt 2026 04:20 WIB

Hasil Forensik Ledakan Markas Brimob Surabaya Ditemukan Kandungan Zat Ini

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 04 Mar 2024 19:42 WIB
Foto: Suasana dalam Markas Brimob Surabaya pascaledakan
Foto: Suasana dalam Markas Brimob Surabaya pascaledakan

selalu.id - Kepolisian Jawa Timur menjelaskan penyebab terjadinya ledakan bom mortir yang terjadi di Markas Satuan Brimob, Subden Jibom Datasemen Gegana Sat Brimob Polda Jatim, Jalan Gresik Surabaya, Senin (4/3/2024).

“Kemungkinan karena paparan sinar matahari, sehingga bahan tersebut, analisa sementara bisa membuat efek ledakan,” kata Kapolda Jawa Timur Irjen pol Imam Sugianto, saat konferensi pers di lokasi kejadian.

Ledakan bom mortir itu, kata dia, terjadi di tempat gudang penyimpanan di Markas Satuan Brimob dan juga tersimpan sejumlah bahan peledak lainnya yang rencananya akan dimusnahkan.

“Bahan peledak itu terdiri dari beberapa barang temuan, bahan peledak seperti bondet, bahan peledak untuk bon ikan yang rencananya akan didisposal,” terangnya

Ia membeberkan isi gudang tersebut yakni ada black powder, serbuk petasan lebih 1 kg. Kata dia bahan itu digunakan tim penjinak bom (Jibom) untuk memusnahkan barang peledak.

“Digunakan tim Jibom, manakala kewilayahan menemukan atau menyita barang peledak atau temuan dari masyarakat atau temuan barang-barang lama yang tidak digunakan itu diserahkan ke Jiandak  kemudian dimusnahkan Dengan menggunakan bahan powder, blackpowder dan bahan peledak lain, serbuk arang dan potasium flotat,” terangnya.

Selain itu dari investigasi tim Kapuslabfor juga menemukan zat yang serupa dalam sampel partikel sisa ledakan, yakni Blorang Sulfur yang merupakan oksidator positif, atau yang biasa disebut bahan mercon/bondet.

"Bahan mercon atau bondet digolongkan low explosive sungguh riskan sensitif terhadap beberapa gerakan, panas, tekanan. Jadi lebih mudah meledak. Sedangkan yang memiliki potensi high eksplosive justru lebih aman karena tidak terlalu sensitif," terang laporan forensik.

Dalam analisanya juga disebut bahwa ledakan itu terjadi karena suasana hujan. Udara lembab bertemu dengan panas menyebabkan reaksi kimia dan secara teori bahan-bahan tersebut bisa meledak.

"Kesimpulan sementara kondisi lembab di dalam gudang dan sinar matahari terlalu panas terjadi reaksi kimia timbul ledakan," tambah Kapuslabfor.

Sedangkan untuk diameter radius ledaka  masih dalam pengukuran dan analisa lebih lanjut.

"Masih kita ukur karena belum berani masuk. Ruangan 2 kali 3 meter berpotensi jadi casingnya. Menimbulkan efel lebih besar. Secara radius ledakan juga belum diukur karena hujan," katanya.

Terkait ledakan susulan yang terjadi, tim Kapuslabfor mengatakan bahwa hal tersebut terjadi karena terdetonasi dari ledakan pertama.

"Jadi ledakan pertama mendetonasi bahan lain," pungkasnya.

Baca Juga: Ketua BEM Unair Ngaku Ditahan di Polda Jatim Gegara Dituduh Sebar Ajakan Kerusuhan

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pabrik Daur Ulang Ban Bekas Dekat SPBU di Mojokerto Terbakar

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih diselidiki pihak kepolisian. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir cukup besar.

7.000 Hektare Hutan dan Lahan di Indonesia Masih Terbakar, Ini Daftar Wilayahnya

Selain karhutla, BNPB mencatat 2.188 bencana alam melanda Indonesia hingga Oktober 2026. Dari kekeringan, gempa, erupsi gunung, hingga cuaca ekstrem.

Banyak Santri Terganjal Aturan Usia 16 Tahun, DPRD Surabaya Desak Revisi Juknis Beasiswa

Muhammad Saifuddin mengungkapkan, dari target awal 3.000 santri penerima beasiswa pada 2026, baru sekitar 700 santri yang terealisasi.

Kanwil Kemenag Jatim Luncurkan Aplikasi El-Santri pada Hari Santri 2026, Ini Kegunaannya

Syaikhul Hadi menekankan pentingnya sikap adaptif dan inovatif agar ilmu yang dimiliki mampu menjawab tantangan zaman. 

Soal Isu Kredit Fiktif Rp690 Juta, BRI Nganjuk Tegaskan Sesuai Prosedur

BRI Nganjuk juga telah memanggil pihak keluarga terkait untuk duduk bersama. Ruang mediasi dibuka guna mencari jalan keluar terbaik sesuai regulasi.

Kabar Gembira, Jalan Rusak di Pace-Tanjunganom Nganjuk Segera Diperbaiki

Perbaikan jalan ini tak sekedar untuk akses kendaraan, namun juga mampu melejitkan denyut perekonomian warga di sekitar jalur Pace-Tanjunganom, Nganjuk