Rabu, 21 Okt 2026 23:18 WIB

Jawa Timur Potensi Diterjang Cuaca Ekstrem hingga Awal Maret 2024

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 27 Feb 2024 15:38 WIB
Foto: Ilustrasi cuaca ekstrem (source google)
Foto: Ilustrasi cuaca ekstrem (source google)

selalu.id-  Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan bahwa Wilayah Jawa Timur berpotensi menghadapi cuaca ekstrem hingga 3 Maret 2024 mendatang.

Kepala Stasiun BMKG Juanda I Juanda Taufiq Hermawan mengatakan cuaca esktrem ini yang mengakibatkan bencana hidrometeorologi selama sepekan ke depan.

Taufiq menyampaikan, bencana hidrometeorologi itu seperti hujan lebat, banjir, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, serta hujan es.

“Waspadai potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah Jawa Timur yang dapat mengakibatkan terjadinya bencana hidrometeorologi pada periode 26 Februari - 3 Maret 2024,” kata, Selasa (27/2024)

Saat ini, kata dia, wilayah Jatim berada pada puncak musim hujan. Suhu muka laut di perairan Jatim yang hangat, pola pertemuan angin di sepanjang wilayah Jatim, serta didukung dengan kondisi atmosfer yang labil dan lembab menyebabkan penumpukan massa udara basah sehingga terbentuk awan-awan konvektif yang masif di wilayah Jatim.

Sejumlah wilayah yang perlu mewaspadai cuaca ekstrem itu yakni Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Banyuwangi, Kota Batu, Kota Blitar, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Gresik, Kabupaten Jombang, Kota Kediri, Kabupaten Lamongan.

Kemudian Kabupaten Lumajang, Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Kabupaten Magetan, Kota Malang, Kota Mojokerto, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Pamekasan, Kota Pasuruan, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Sampang, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Sumenep.

Lalu Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Tuban, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Kediri, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Blitar, Kabupaten, Bondowoso, Kabupaten Jember, Kota Surabaya, Kabupaten Malang, Kabupaten Pacitan dan Kota Probolinggo.

“Wilayah dengan topografi curam/bergunung/tebing diharapkan lebih waspada terhadap dampak yang dapat ditimbulkan akibat cuaca ekstrem,” ucapnya.

“Seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor jika wilayah tersebut tejadi hujan dengan intensitas sedang-lebat dengan durasi waktu yang panjang,” tambahnya.

Taufiq juga mengimbau masyarakat yang sedang berkendara untuk mewaspadai jalan licin, pohon tumbang serta berkurangnya jarak pandang saat hujan lebat berlangsung.

Baca Juga: DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Editor : Ading
Berita Terbaru

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Langkah ini didorong pengalaman pembahasan Peraturan Daerah (Perda) tentang Hunian Layak yang menuai protes setelah aturan tersebut disahkan.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

Banyak Kabel Semrawut di Surabaya, DPRD Minta Pemkot Tertibkan dan Tegas Pada Provider

Bukan hanya mengganggu pemandangan, kabel yang sudah tidak digunakan juga dinilai tak semestinya dibiarkan menggantung begitu saja, harus ditertibkan.

Aksi Motoran Santri Sidoarjo Kampanyekan Tertib Lalu Lintas Sambut HSN 2026

Tak sekadar konvoi, Motoran Santri membawa pesan “Motor Santun”, yakni ajakan berkendara secara aman, tertib, dan bertanggung jawab.