Selasa, 21 Jul 2026 18:47 WIB

Heboh Video Jenazah Santri Penuh Luka saat Dibuka Kain Kafan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 26 Feb 2024 17:10 WIB
Foto: Santri di Pondok Pesantren PPTQ Al Hanifiyyah meninggal dalam kondisi penuh luka
Foto: Santri di Pondok Pesantren PPTQ Al Hanifiyyah meninggal dalam kondisi penuh luka

selalu.id - Beredar video yang memperlihatkan jenazah seorang santri yang kain kafannya dibuka oleh pihak keluarga ternyata dipenuhi dengan luka-luka dan darah masih mengucur. Diduga santri tersebut tewas dianiaya.

Diketahui, santri tersebut adalah Bintang Balqis Maulana (14) dari Afdeling Kampunganyar, Kendenglembu, Karangharjo, Glenmore, Banyuwangi yang sedang menempuh pendidikan di Pondok Pesantren PPTQ Al Hanifiyyah, Mojo, Kediri, Jawa Timur.

Bintang dipulangkan kerumahnya dari ponpes dalam kondisi meninggal dunia dan sudah berbalut kain kafan pada Sabtu (24/2/2024) dini hari.

Namun, pihak keluarga curiga saat jenazah Bintang mengeluarkan tetesan darah. Padahal, pihak pesantren menyebut bahwa remaja tersebut tewas karena jatuh dari kamar mandi.

Hal itu ungkapkan oleh kakak korban Mia Nur Khasanah (22) yang mengaku melihat jenazah adiknya mengeluarkan tetesan darah saat diangkat keluar dari keranda mayat. Sehingga, pihaknya meminta untuk membuka kain kafan Bintang.

Permintaan keluarga awalnya sempat ditolak oleh FTH, sepupu korban yang ikut mengantarkan Bintang. Ia mengatarkan Bintang bersama empat orang lain dari pesantren.

“Kata sepupu saya sudah suci. Jadi enggak perlu dibuka (kain kafan) itu. Tapi kami tetap ngotot karena curiga adanya ceceran darah keluar dari keranda. Di situ perasaan saya dan ibu campur aduk," ungkap Mia, kepada awak media, Senin (26/2/2024).

Pihak keluarga pun bersikeras untuk membuka kain kafan jenazah santri tersebut.

“Saya bilang Astaghfirullah. Luka lebam di sekujur tubuh ditambah ada luka seperti jeratan leher. Hidungnya juga terlihat patah,” tambah Mia.

Mia menyebut, saat meilihat kondisi tubuh Bintang terdapat juga luka sundutan rokok di kaki korban. Jumlahnya lebih dari satu. Termasuk satu luka mengaga pada dada korban.

“Saya nangis, ini sudah pasti bukan jatuh, tapi dianiaya,” katanya.

Karena curiga adanya penaniayaan, pihak keluarga kemudian melapor ke Polsek Glenmore. Jasad korban sempat dibawa ke RSUD Blambangan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Namun kepolisian mengatakan kasus tersebut kini ditangani Polresta Kediri.

Sementara dalam pengakuan Pengasuh Pondok Pesantren PPTQ Al Hanifiyyah, Mojo, Kabupaten Kediri, Fatihunada atau Gus Fatih mengaku tak tahu dugaan penganiayaan yang menyebabkan santrinya meninggal. Ia menyebut  mendapatkan laporan Bintang telah meninggal di rumah sakit akibat terpeleset di kamar mandi, Jumat (23/2/2024) pagi.

“Saya mendapat laporan itu jatuh terpeleset di kamar mandi terus kemudian dibawa ke rumah sakit dari saudaranya (FTH). Kemudian saya spontan bertanya sakit apa kok ke rumah sakit, tapi ya saya percaya karena yang menyampaikan kakaknya. Masak kakaknya mau menipu kan kecil kemungkinan,” kata Gus Fatih saat dikonfirmasi, awak media.

Baca Juga: 12 Ribu Lebih Berita Migas dalam 6 Bulan, Cuma 2% yang Negatif. Kok Bisa?

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gebrakan Menko AHY di Benoa: Relokasi Kapal Perikanan demi Terwujudnya Marina District

Nantinya, Marina District akan mampu menampung hingga 180 unit yacht dengan ukuran maksimal panjang 90 meter. 

Nenek di Mojokerto jadi Korban Perampasan, Kalung Emas 7 Gram Raib

Saat beraksi, pelaku berpura-pura memberi makanan kepada korban, kemudian langsung merampas kalung emas yang dipakai korban. 

Puluhan Motor dan Truk Terjaring Razia di Mojokerto, Banyak yang Belum Bayar Pajak

Razia ini digelar karena jumlah warga yang membayar pajak kendaraan bermotor dan memperpanjang uji berkala kendaraan atau KIR mengalami penurunan.

Pemkab Sidoarjo Dorong Perbaikan Sekolah Terpencil dan Usulan Tunjangan Khusus Guru Pesisir

Pemkab Sidoarjo menilai seluruh anak berhak memperoleh fasilitas pendidikan yang aman dan nyaman tanpa membedakan lokasi tempat tinggal mereka.

MTQ ke-32 Kabupaten Sidoarjo Resmi Ditutup, Berikut Daftar Juaranya

Fenny mengatakan lomba ini sejalan dengan upaya mencetak generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik.

Harga Emas Antam Hari Ini: Kurang Baik, Seperti Cintamu ke Dia

Kondisi ini menambah tren kurang baik harga emas Antam Logam Mulia yang sempat naik tipis beberapa hari lalu.