Selasa, 20 Okt 2026 17:49 WIB

Pemkot Surabaya Bakal Dirikan Museum Langgar Gipo di Wisata Religi Ampel

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 26 Feb 2024 11:40 WIB
Foto: Kunjungan Wali Kota Eri ke kawasan Religi Ampel
Foto: Kunjungan Wali Kota Eri ke kawasan Religi Ampel

selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengungkapkan sejumlah rencana penataan yang dilakukan di kota lama, kawasan wisata religi Sunan Ampel. Salah satunya adalah rencana pembuatan gapura kawasan Ampel, penataan para pedagang hingga pendirian museum di Langgar (Musala) Gipo.

"Di sini ada Masjid Serang dan Langgar Gipo. Ini adalah tempat-tempat sejarah Kota Surabaya. Karena itu yang saya minta Langgar Gipo dan Masjid Serang ini juga menjadi salah satu tujuan (pengunjung) ketika datang ke kota lama yang ada di kawasan Ampel," kata Wali Kota Eri,

Untuk itu, Wali Kota Eri meminta agar tempat-tempat tersebut diperbaiki dan direvitalisasi. Ia berharap, kawasan Ampel ini bisa menjadi tempat religi yang sekaligus dapat menggerakkan ekonomi masyarakat. "Jadi Langgar Gipo dan Masjid Serang nanti itu menjadi bagian daripada kawasan Ampel," ujarnya.

Bahkan, Wali Kota Eri juga berencana mendirikan museum di lantai 2 Langgar Gipo. Sebab, musala yang diperkirakan  berdiri ratusan tahun di Jalan Kalimas Udik tersebut, memiliki nilai-nilai sejarah yang tinggi bagi Kota Pahlawan.

"Karena itu Langgar Gipo kita perbaiki, sekaligus di lantai 2 kita buatkan museum. Jadi orang yang datang ke Surabaya setelah itu melihat apa sih sejarahnya, siapa yang ada di sini, siapa yang mendirikan nanti ada di museum Langgar Gipo," tuturnya.

Pun demikian dengan Masjid Serang yang berada Jalan Panggung No 141, Kelurahan Nyamplungan, Kecamatan Pabean Cantian, Kota Surabaya. Nantinya masjid yang kental dengan arsitektur budaya Yaman tersebut, akan dikoneksikan satu dengan yang lainnya.

"Insyaallah saya sudah minta untuk koordinasi dengan PLN yang namanya listrik juga turun ke bawah. Jadi nanti sampai kota lama-nya, ini benar-benar akan terkoneksi satu sama lainnya di kawasan Ampel," bebernya.

ia juga menyatakan tengah berdiskusi dengan Tim Cagar Budaya dan beberapa tokoh masyarakat setempat. Diskusi tersebut terkait dengan rencana pembangunan gapura kawasan wisata religi Ampel sebagai simbol yang memiliki nilai sejarah dan budaya.

"Gapura kawasan Ampel itu saya letakkan nanti di sepanjang KH Mas Mansyur. Mulai dari Jalan Sasak, sampai dengan bundaran yang dari keluar-masuk tol. Jadi kita tata di sana," ungkap dia.

Selain memperbaiki bangunan-bangunan sejarah, Wali Kota Eri juga tidak melupakan nasib para pedagang dan warga yang ada di kawasan Ampel dan Kalimas Timur.

Karenanya, ia akan menata UMKM dan para pedagang yang ada di bantaran sungai. Nantinya, para pedagang akan ditempatkan rapi di sentra kuliner eks Rumah Potong Hewan (RPH) Pegirian yang saat ini dalam proses perbaikan.

"Juga nanti yang di depan (parkir bus wisata religi Ampel) yang tempat jual itu, nanti juga kita bongkar. Jadi dari depan akan kelihatan betul bahwa di sini adalah tempat dari pedagang - pedagang yang ada di sekitar Ampel," katanya.

Di samping itu, Wali Kota Eri juga concern terhadap kawasan di sepanjang Jalan Kalimas Timur. Sebab, ketika berkeliling di kawasan itu, ia menjumpai banyak truk trailer yang terparkir di pedestrian jalan. Hal itu membuat jalan kurang nyaman dan mengganggu aktivitas warga setempat.

"Saya berharap semua investor di Surabaya silahkan (investasi), tapi ketika punya pabrik ya harus punya tempat parkir, jangan diparkir di jalan. Kasihan warga saya yang tertutup," tegasnya.

Baca Juga: Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Editor : Ading
Berita Terbaru

Raker Pusat Studi UMSIDA: Buka Peluang Kolaborasi Global

Sebanyak 12 pusat studi dan satu Lembaga Pusat Unggulan (PUI) terlibat dalam pertemuan ini untuk menyusun program yang fokus pada luaran dan dampak nyata bagi m

Truk Boks Tabrak Trailer di Krembangan Surabaya, Begini Kondisi Korban

Saat ini, Unit Gakkum Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya masih melakukan penyelidikan untuk mencari penyebab kecelakaan tersebut.

Polda Jatim Gelar Donor Darah Sambut HUT ke-75 Humas Polri, 100 Kantong Terkumpul

Aksi kemanusiaan yang mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat, Menjaga Reputasi Polri” ini diikuti personel Polri, insan pers, hingga masyarakat umum.

Finalis Cak Surabaya Ditangkap Polisi, Wali Kota Eri: Gelar Akan Kita Cabut

Menurut Eri, pemegang gelar Cak dan Ning Surabaya memiliki tanggung jawab membawa nama Kota Surabaya.

Bareskrim Telusuri Aset 500 Miliar Kasus PT Dana Syariah, Tiga Berkas P21

Penyidikan juga menyasar pertanggungjawaban pidana korporasi.

Ritual Malam Anggoro Kasih di Sendang Agung, Warga Sidoarjo Jaga Nilai Luhur Budaya Jawa

Hari dan pasaran itu diyakini memiliki makna spiritual khusus.