Kamis, 04 Jun 2026 22:28 WIB

Dua Petugas KPPS dan Timses Caleg di Surabaya Dilaporkan Dugaan Politik Uang

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 19 Feb 2024 17:30 WIB
Foto: AMI laporkan 4 oknum terduga melakukan money politic
Foto: AMI laporkan 4 oknum terduga melakukan money politic

selalu.id - Aliansi Madura Indonesia (AMI) mendatangi kantor Bawaslu Surabaya untuk melaporkan dugaan adanya money politic pada pemilihan legislatif (Pileg) Pemilu 2024, Senin (19/2/2024).

AMI melaporkan sebanyak total 4 orang yang diduga terlibat money politic tersebut, yakni:
• SJ dan IEC yang merupakan tim koordinator PKB untuk caleg atas nama M dan JA (caleg DPR RI dan DPRD Jatim)
• MR yang merupakan anggota KPPS TPS 77 di Jalan Tambak Asri Krembangan Sepatu.
• MJ yang merupakan Ketua KPPS TPS 114 Morokrembangan.

“Kami dari Aliansi Madura Indonesia melaporkan ada empat oknum yang terlibat dugaan pelanggaran pemilu,” kata Ketua Aliansi Madura Indonesia, Baihaki Akbar, saat ditemui di Kantor Bawaslu Surabaya.

Baihaki menceritakan kronologi dugaan money politic hasil temuan anggotanya di lapangan. Disebutkan oknum timses Caleg mendatangi anggota AMI berdomisili di Kedinding, Tambak Wedi Tengah.

“Mereka memberikan uang Rp100 ribu dan Rp50 ribu di dalam amplop dan disertai alat peraga serta bahan kampanye caleg,” terangnya.

Kemudian, peristiwa lainnya adanya dugaan money politic sebesar Rp22.350.000 juta. Disebutkan para oknum timses tersebut mempunyai data rekap DPT di dapil tersebut.

“Ada beberapa data rekap dan data pemilih yang harusnya tidak tersebar ke timses. Tapi itu sekarang sudah diserahkan ke Bawaslu,” ucapnya.

Tak hanya itu, ia menambahkan dugaan money politic lainnya berasal dari timses dari PDI-Perjuangan. Lokasi itu terjadi di Kecamatan Semampir tepatnya di Karang Tembok Pabrik Tahu.

“Timses yang ditunjuk caleg (PDIP) menyalurkan uang dengan nominal per kepala Rp50 ribu, inisial AS,” pungkasnya.

Baca Juga: PKB Desak Total Perombakan Timsel Bank Jatim, Ingatkan Tak jadi Ajang Akomodasi Kelompok

Editor : Ading
Berita Terbaru

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gagar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.