Minggu, 06 Sep 2026 02:31 WIB

Cerita Tetangga Khofifah yang Mengaku Beda Pilihan di Pilpres 2024

Slamet tetangga Khofifah yang mengaku berbeda pilihan Capres
Slamet tetangga Khofifah yang mengaku berbeda pilihan Capres

selalu.id - Tetangga mantan Gubernur Jawa Timur sekaligus Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Khofifah Indar Parawansa mengaku berbeda pilihan dengan Khofifah pada Pilpres 2024 ini.

Aan (43), warga Jemur Wonosari mengaku berbeda pilihan dengan pasangan Capres yang telah dikampanyekan oleh Khofifah yakni pasangan nomor 2 Prabowo-Gibran. Secara terbuka, Aan mengaku menjatuhkan pilihannya pada pasangan nomor 3 Ganjar-Mahfud.

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

"Orangnya bagus dan juga memiliki track record yang bersih juga. Cocok untuk jadi pemimpin Indonesia," jelasnya kepada selalu.id, Rabu (14/2/2024).

Meski di kawasan tersebut diinformasikan sangat kuat mendukung pasangan Capres nomor 2, namun Aan beserta keluarganya tak bergeming dan tetap mengaku menjatuhkan pilihan pada pasangan Ganjar-Mahfud. Bahkan Aan berharap TPS 31 tempatnya juga tempat Khofifah memilih dimenangkan oleh pasangan Ganjar-Mahfud.

"Harapan saya mudah-mudahan di TPS 31 ini, yang menang adalah paslon 03, walaupun desas-desus yang rame adalah paslon 02," jelasnya.

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Senada dengan Aan, Slamet (72) warga Jemur Wonosari yang menggunakan hak pilihnya di TPS 26, dimana TPS tersebut berada di gang sebelah TPS 31, juga mengaku menjatuhkan pilihannya pada pasangan Ganjar-Mahfud.

"Kalau keluarga saya semua, mulai dari anak sampe cucu memilih paslon 03 Ganjar-Mahfud. Kami memilih mereka sebab mereka sangat merakyat," ungkap Pak Slamet saat ditemui selalu.id di Warung sebelah lokasi TPS 31.

Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Berbeda dengan Aan dan Slamet, Miftahul Huda (51), warga Jemur Wonosari lainnya mengaku memilih pasangan yang dikampanyekan oleh Khofifah. Miftah mengaku pilihannya tersebut didasari pemberian bantuan berupa sembako serta kegiatan sosial.

"Ibu kalau disini sering mengadakan kegiatan pengajian dan juga sering kali bagi-bagi sembako kepada warga sekitar rumahnya. Terlebih beliau dari kelompok Muslimat NU," pungkas Huda.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.

Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor 

Para peserta menempuh perjalanan kurang lebih 30 KM hingga finish di kawasan Alun-alun Jember.