Kamis, 04 Jun 2026 13:31 WIB

Cerita Tetangga Khofifah yang Mengaku Beda Pilihan di Pilpres 2024

Slamet tetangga Khofifah yang mengaku berbeda pilihan Capres
Slamet tetangga Khofifah yang mengaku berbeda pilihan Capres

selalu.id - Tetangga mantan Gubernur Jawa Timur sekaligus Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Khofifah Indar Parawansa mengaku berbeda pilihan dengan Khofifah pada Pilpres 2024 ini.

Aan (43), warga Jemur Wonosari mengaku berbeda pilihan dengan pasangan Capres yang telah dikampanyekan oleh Khofifah yakni pasangan nomor 2 Prabowo-Gibran. Secara terbuka, Aan mengaku menjatuhkan pilihannya pada pasangan nomor 3 Ganjar-Mahfud.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

"Orangnya bagus dan juga memiliki track record yang bersih juga. Cocok untuk jadi pemimpin Indonesia," jelasnya kepada selalu.id, Rabu (14/2/2024).

Meski di kawasan tersebut diinformasikan sangat kuat mendukung pasangan Capres nomor 2, namun Aan beserta keluarganya tak bergeming dan tetap mengaku menjatuhkan pilihan pada pasangan Ganjar-Mahfud. Bahkan Aan berharap TPS 31 tempatnya juga tempat Khofifah memilih dimenangkan oleh pasangan Ganjar-Mahfud.

"Harapan saya mudah-mudahan di TPS 31 ini, yang menang adalah paslon 03, walaupun desas-desus yang rame adalah paslon 02," jelasnya.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Senada dengan Aan, Slamet (72) warga Jemur Wonosari yang menggunakan hak pilihnya di TPS 26, dimana TPS tersebut berada di gang sebelah TPS 31, juga mengaku menjatuhkan pilihannya pada pasangan Ganjar-Mahfud.

"Kalau keluarga saya semua, mulai dari anak sampe cucu memilih paslon 03 Ganjar-Mahfud. Kami memilih mereka sebab mereka sangat merakyat," ungkap Pak Slamet saat ditemui selalu.id di Warung sebelah lokasi TPS 31.

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

Berbeda dengan Aan dan Slamet, Miftahul Huda (51), warga Jemur Wonosari lainnya mengaku memilih pasangan yang dikampanyekan oleh Khofifah. Miftah mengaku pilihannya tersebut didasari pemberian bantuan berupa sembako serta kegiatan sosial.

"Ibu kalau disini sering mengadakan kegiatan pengajian dan juga sering kali bagi-bagi sembako kepada warga sekitar rumahnya. Terlebih beliau dari kelompok Muslimat NU," pungkas Huda.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.