Rabu, 21 Okt 2026 07:13 WIB

Cerita Tetangga Khofifah yang Mengaku Beda Pilihan di Pilpres 2024

Slamet tetangga Khofifah yang mengaku berbeda pilihan Capres
Slamet tetangga Khofifah yang mengaku berbeda pilihan Capres

selalu.id - Tetangga mantan Gubernur Jawa Timur sekaligus Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Khofifah Indar Parawansa mengaku berbeda pilihan dengan Khofifah pada Pilpres 2024 ini.

Aan (43), warga Jemur Wonosari mengaku berbeda pilihan dengan pasangan Capres yang telah dikampanyekan oleh Khofifah yakni pasangan nomor 2 Prabowo-Gibran. Secara terbuka, Aan mengaku menjatuhkan pilihannya pada pasangan nomor 3 Ganjar-Mahfud.

Baca Juga: Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

"Orangnya bagus dan juga memiliki track record yang bersih juga. Cocok untuk jadi pemimpin Indonesia," jelasnya kepada selalu.id, Rabu (14/2/2024).

Meski di kawasan tersebut diinformasikan sangat kuat mendukung pasangan Capres nomor 2, namun Aan beserta keluarganya tak bergeming dan tetap mengaku menjatuhkan pilihan pada pasangan Ganjar-Mahfud. Bahkan Aan berharap TPS 31 tempatnya juga tempat Khofifah memilih dimenangkan oleh pasangan Ganjar-Mahfud.

"Harapan saya mudah-mudahan di TPS 31 ini, yang menang adalah paslon 03, walaupun desas-desus yang rame adalah paslon 02," jelasnya.

Baca Juga: Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Senada dengan Aan, Slamet (72) warga Jemur Wonosari yang menggunakan hak pilihnya di TPS 26, dimana TPS tersebut berada di gang sebelah TPS 31, juga mengaku menjatuhkan pilihannya pada pasangan Ganjar-Mahfud.

"Kalau keluarga saya semua, mulai dari anak sampe cucu memilih paslon 03 Ganjar-Mahfud. Kami memilih mereka sebab mereka sangat merakyat," ungkap Pak Slamet saat ditemui selalu.id di Warung sebelah lokasi TPS 31.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Perketat Penjualan Minol, Pembeli Wajib Tunjukkan Identitas

Berbeda dengan Aan dan Slamet, Miftahul Huda (51), warga Jemur Wonosari lainnya mengaku memilih pasangan yang dikampanyekan oleh Khofifah. Miftah mengaku pilihannya tersebut didasari pemberian bantuan berupa sembako serta kegiatan sosial.

"Ibu kalau disini sering mengadakan kegiatan pengajian dan juga sering kali bagi-bagi sembako kepada warga sekitar rumahnya. Terlebih beliau dari kelompok Muslimat NU," pungkas Huda.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.

Pemuda Bawa Truk Tronton Tabrak Tiang PJU di Balongbendo Sidoarjo

Atas kejadian ini, korban mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit. Sementara truknya yang terguling dievakuasi petugas.

Raker Pusat Studi UMSIDA: Buka Peluang Kolaborasi Global

Sebanyak 12 pusat studi dan satu Lembaga Pusat Unggulan (PUI) terlibat dalam pertemuan ini untuk menyusun program yang fokus pada luaran dan dampak nyata bagi m