Nyoblos di TPS 31, Khofifah Berharap Pemilu 2024 Membawa Indonesia Lebih Maju
- Penulis : Dony Maulana
- | Rabu, 14 Feb 2024 12:09 WIB
selalu.id - Mantan Gubernur Jawa Timur (Jatim), sekaligus Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Khofifah Indar Parawansa menyalurkan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 31 Wilayah RW 05, Kelurahan Jemur Wonosari Kecamatan Wonocolo Surabaya, dengan ditemani tiga orang puteranya.
Kompak memakai setelan pakaian putih dan hitam, ketiga putranya, yakni Jalaludin Managgali Parawansa Ali Managgalli Parawansa, Yusuf Managalli Parawansa, Tidak ada perlakuan khusus yang diberikan dari petugas TPS 31 kepada keluarga Khofifah.
Baca Juga: Polda Jatim Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026: Terjunkan 5.020 Personel, Ini yang Disasar
Khofifah ditemani ketiga puteranya berjalan kaki dari rumah menuju ke TPS. Setibanya di lokasi, empat orang masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) ini langsung mengisi daftar hadir. Sebelum duduk di kursi yang tersedia, Khofifah dan anak-anaknya bersalaman dengan pemilih lain yang duduk mengantre. Keempatnya pun juga tampak ikut mengantre.
Tak lama kemudian, satu per satu keluarga Khofifah dipanggil. Pertama yang dipanggil Ali Managgali, kemudian Jalaludin, dilanjut Khofifah dan terakhir Yusuf. Khofifah sempat menunjukkan surat suara yang akan dicoblosnya.
Khofifah tampak tidak kesulitan mencoblos lima surat suara. Yakni Pasangan Calon Presiden - Wakil Presiden, Calon Anggota DPD RI, Anggota DPR RI, Anggota DPRD Jatim dan Anggota DPRD Surabaya. Ia hanya butuh waktu kurang dari 5 menit saja.
Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin
Setelah memasukkan surat suara ke dalam kotak, Khofifah dan ketiga putranya menyelupkan tinta ke jari telunjuk kiri. Ia langsung memamerkannya kepada awak media yang bersiap di luar TPS.
Usai mencoblos, Khofifah berpesan kepada seluruh warga Jatim untuk menjalankan amanah Pemilu melalui 5 keyword.
Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United
Ia berharap proses demokrasi yang tengah berlangsung bisa menjadi sarana pembangunan keberlanjutan baik di tingkat kabupaten, provinsi dan Indonesia.
"Saya rasa 5 tahun kedepan akan menjadi proses yang sangat penting bagi bangsa Indonesia melanjutkan proses pembangunan menuju Indonesia yang makin maju dan hebat," pungkas Ketum Muslimat itu.
Editor : Arif Ardianto