Senin, 02 Feb 2026 20:18 WIB

Relawan Ganjar-Mahfud Surabaya Amankan Pilpres dari Serangan Fajar

Relawan Ganjar
Relawan Ganjar

selalu.id - Pendukung pasangan calon (paslon 03) Surabaya melaksanakan kegiatan Sat-Set Menangkan Rakyat untuk mendukung pemenangan Ganjar-Mahfud.

Kusnan salah seorang aktifis '98 dalam kegiatan itu pun berikan sedikit orasi tentang kritikan terhadap pemerintahan yang saat ini tengah melenceng dari jalurnya.

Kusnan mengimbau pada seluruh masyarakat Indonesia khususnya warga Surabaya agar tidak takut dengan adanya intimidasi kalau ingin menegakkan demokrasi.

"Kalau ingin menegakkan demokrasi, jangan takut dengan intimidasi," tegas Kusnan pada orasinya tersebut, Sabtu (9/2/2024).

Selain Kusnan yang notabenenya merupakan aktifis '98 terdapat juga simpatisan-simpatisan lainnya yang tergabung pada masa relawan pendukung paslon Ganjar-Mahfud MD.  Pihaknya juga menyempatkan untuk bagi-bagi cendera mata berupa pin, kaos, dan lain-lain kepada warga kota Surabaya yang melintas di jalan-jalan kota Pahlawan ini.

"Ternyata, warga Surabaya begitu antusias dengan pak Ganjar dan Mahfud MD. Semoga Ganjar-Mahfud harus menang telak pada pesta demokrasi kali ini," tegasnya dengan yakin.

Saat disinggung mengenai kendala pada acara di Surabaya, sejauh ini semuanya berjalan lancar. Mengingat hari ini adalah hari terakhir kampanye, dirinya menyebut bahwa tidak ada yang tidak lancar selama di Surabaya.

"Alhamdulillah, selama di Surabaya berjalan sangat lancar acara-acara yang kami buat dan tentunya, tidak ada 'penyusupan' yang terjadi dalam acara-acara yang kami selenggarakan," jelasnya.

Sementara itu, dirinya menyebut jika relawan Ganjar-Mahfud dalam masa tenang ini, bakal maninjau ulang wilayah atau daerah yang notabenenya dulu pernah di tempelin stiker paslon Ganjar-Mahfud.

"Masalahnya, kalau baliho pasti sudah di bersihkan, namun kalau wilayah Surabaya dan sekitarnya kan masih tertempel stiker Ganjar-Mahfud," ungkapnya.

Kusnan juga menyebut, dengan adanya peninjauan stiker ini, elemen pendukung Ganjar-Mahfud mampu mengetahui adanya serangan fajar atau tidak berdasarkan masih melekatnya stiker-stiker tersebut dirumah-rumah yang dulunya dipasang.

"Jadi, kita bisa tahu warga ini mendapat serangan fajar atau tidaknya dari stiker (Ganjar-Mahfud) yang tertempel di tiap-tiap rumah warga. Kalau semisal stiker tersebut sudah tidak ada dirumah warga, berarti ada indikasi bakal ada serangan fajar dari tim lain," tandasnya

Baca Juga: Relawan Eri-Armuji Bantah Klaim Kemenangan Kotak Kosong 51 Persen

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.