Kamis, 04 Jun 2026 23:57 WIB

Relawan Ganjar-Mahfud Surabaya Amankan Pilpres dari Serangan Fajar

Relawan Ganjar
Relawan Ganjar

selalu.id - Pendukung pasangan calon (paslon 03) Surabaya melaksanakan kegiatan Sat-Set Menangkan Rakyat untuk mendukung pemenangan Ganjar-Mahfud.

Kusnan salah seorang aktifis '98 dalam kegiatan itu pun berikan sedikit orasi tentang kritikan terhadap pemerintahan yang saat ini tengah melenceng dari jalurnya.

Kusnan mengimbau pada seluruh masyarakat Indonesia khususnya warga Surabaya agar tidak takut dengan adanya intimidasi kalau ingin menegakkan demokrasi.

"Kalau ingin menegakkan demokrasi, jangan takut dengan intimidasi," tegas Kusnan pada orasinya tersebut, Sabtu (9/2/2024).

Selain Kusnan yang notabenenya merupakan aktifis '98 terdapat juga simpatisan-simpatisan lainnya yang tergabung pada masa relawan pendukung paslon Ganjar-Mahfud MD.  Pihaknya juga menyempatkan untuk bagi-bagi cendera mata berupa pin, kaos, dan lain-lain kepada warga kota Surabaya yang melintas di jalan-jalan kota Pahlawan ini.

"Ternyata, warga Surabaya begitu antusias dengan pak Ganjar dan Mahfud MD. Semoga Ganjar-Mahfud harus menang telak pada pesta demokrasi kali ini," tegasnya dengan yakin.

Saat disinggung mengenai kendala pada acara di Surabaya, sejauh ini semuanya berjalan lancar. Mengingat hari ini adalah hari terakhir kampanye, dirinya menyebut bahwa tidak ada yang tidak lancar selama di Surabaya.

"Alhamdulillah, selama di Surabaya berjalan sangat lancar acara-acara yang kami buat dan tentunya, tidak ada 'penyusupan' yang terjadi dalam acara-acara yang kami selenggarakan," jelasnya.

Sementara itu, dirinya menyebut jika relawan Ganjar-Mahfud dalam masa tenang ini, bakal maninjau ulang wilayah atau daerah yang notabenenya dulu pernah di tempelin stiker paslon Ganjar-Mahfud.

"Masalahnya, kalau baliho pasti sudah di bersihkan, namun kalau wilayah Surabaya dan sekitarnya kan masih tertempel stiker Ganjar-Mahfud," ungkapnya.

Kusnan juga menyebut, dengan adanya peninjauan stiker ini, elemen pendukung Ganjar-Mahfud mampu mengetahui adanya serangan fajar atau tidak berdasarkan masih melekatnya stiker-stiker tersebut dirumah-rumah yang dulunya dipasang.

"Jadi, kita bisa tahu warga ini mendapat serangan fajar atau tidaknya dari stiker (Ganjar-Mahfud) yang tertempel di tiap-tiap rumah warga. Kalau semisal stiker tersebut sudah tidak ada dirumah warga, berarti ada indikasi bakal ada serangan fajar dari tim lain," tandasnya

Baca Juga: Relawan Eri-Armuji Bantah Klaim Kemenangan Kotak Kosong 51 Persen

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.