Sabtu, 05 Sep 2026 16:20 WIB

Relawan Ganjar-Mahfud Surabaya Amankan Pilpres dari Serangan Fajar

Relawan Ganjar
Relawan Ganjar

selalu.id - Pendukung pasangan calon (paslon 03) Surabaya melaksanakan kegiatan Sat-Set Menangkan Rakyat untuk mendukung pemenangan Ganjar-Mahfud.

Kusnan salah seorang aktifis '98 dalam kegiatan itu pun berikan sedikit orasi tentang kritikan terhadap pemerintahan yang saat ini tengah melenceng dari jalurnya.

Kusnan mengimbau pada seluruh masyarakat Indonesia khususnya warga Surabaya agar tidak takut dengan adanya intimidasi kalau ingin menegakkan demokrasi.

"Kalau ingin menegakkan demokrasi, jangan takut dengan intimidasi," tegas Kusnan pada orasinya tersebut, Sabtu (9/2/2024).

Selain Kusnan yang notabenenya merupakan aktifis '98 terdapat juga simpatisan-simpatisan lainnya yang tergabung pada masa relawan pendukung paslon Ganjar-Mahfud MD.  Pihaknya juga menyempatkan untuk bagi-bagi cendera mata berupa pin, kaos, dan lain-lain kepada warga kota Surabaya yang melintas di jalan-jalan kota Pahlawan ini.

"Ternyata, warga Surabaya begitu antusias dengan pak Ganjar dan Mahfud MD. Semoga Ganjar-Mahfud harus menang telak pada pesta demokrasi kali ini," tegasnya dengan yakin.

Saat disinggung mengenai kendala pada acara di Surabaya, sejauh ini semuanya berjalan lancar. Mengingat hari ini adalah hari terakhir kampanye, dirinya menyebut bahwa tidak ada yang tidak lancar selama di Surabaya.

"Alhamdulillah, selama di Surabaya berjalan sangat lancar acara-acara yang kami buat dan tentunya, tidak ada 'penyusupan' yang terjadi dalam acara-acara yang kami selenggarakan," jelasnya.

Sementara itu, dirinya menyebut jika relawan Ganjar-Mahfud dalam masa tenang ini, bakal maninjau ulang wilayah atau daerah yang notabenenya dulu pernah di tempelin stiker paslon Ganjar-Mahfud.

"Masalahnya, kalau baliho pasti sudah di bersihkan, namun kalau wilayah Surabaya dan sekitarnya kan masih tertempel stiker Ganjar-Mahfud," ungkapnya.

Kusnan juga menyebut, dengan adanya peninjauan stiker ini, elemen pendukung Ganjar-Mahfud mampu mengetahui adanya serangan fajar atau tidak berdasarkan masih melekatnya stiker-stiker tersebut dirumah-rumah yang dulunya dipasang.

"Jadi, kita bisa tahu warga ini mendapat serangan fajar atau tidaknya dari stiker (Ganjar-Mahfud) yang tertempel di tiap-tiap rumah warga. Kalau semisal stiker tersebut sudah tidak ada dirumah warga, berarti ada indikasi bakal ada serangan fajar dari tim lain," tandasnya

Baca Juga: Mahfud MD Ajak Masyarakat Junjung Kejujuran di HUT ke-80 Provinsi Jatim

Editor : Ading
Berita Terbaru

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.

Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor 

Para peserta menempuh perjalanan kurang lebih 30 KM hingga finish di kawasan Alun-alun Jember.