Senin, 02 Nov 2026 01:57 WIB

Wow! Total Pendapatan Indosat Capai Rp51,2 Triliun di 2023

Jajaran Officer Indosat Ooredoo Hutchison
Jajaran Officer Indosat Ooredoo Hutchison

selalu.id - Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) memaparkan kinerja positif hingga periode 31 Desember 2023. Catatan positif tersebut meliputi total pendapatan, EBITDA, margin EBITDA, trafik data, hingga jumlah BTS (Base Transceiver Station) 4G.

Indosat sendiri, mencatat total pendapatan hingga mencapai Rp 51,2 triliun selama 2023, artinya mengalami kenaikan sebesar 10 persen dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya year of year (yoy).

Baca Juga: Perkuat AI TechCo, Indosat Bukukan Laba Rp4,9 Triliun di Kuartal III 2026

Kendati demikian, pertumbuhan tersebut ditopang dari peningkatan kualitas pelanggan konsumen dan korporasi berikut kinerja positif dari semua lini bisnis Perusahaan.

Sementara itu, pendapatan Selular tumbuh 8,7 persen (yoy) yang didorong kenaikan pendapatan Data dan Interkoneksi. Untuk pendapatan Multimedia, Data Communication, and Internet (MIDI) lonjak 13 persen ditopang dari peningkatan pendapatan layanan IT dan Internet Tetap.

Seperti diketahui, pendapatan Telekomunikasi juga melesat hingga 28,4 persen. Hal ini didorong oleh faktor peningkatan pendapatan Telepon Internasional dan Jaringan tetap.

Baca Juga: Vikram Sinha Kembali Pimpin Indosat, Fokus Perluas Ekosistem AI North Star

Vikram Sinha, President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison mengungkapkan, kenaikan pendapatan ini diiringi optimalisasi biaya yang berdampak pada pertumbuhan positif pada EBITDA sebesar 23 persen (yoy) menjadi Rp 23,9 triliun.

"Indosat mencatat EBITDA margin yang dinormalisasi tumbuh solid hingga 46,8 persen meningkat 4,5 poin persentase," ungkapnya dalam keterangan tertulis, Jumat (9/2/2024).

Baca Juga: Kinerja Indosat Melonjak Tajam di 2026, Jatim jadi Penyumbang Terbanyak Kedua

Untuk itu, lanjut Vikram mengurai, laba normalisasi periode berjalan yang bisa diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 3,5 triliun dan tetap positif selama 3 tahun berturut-turut. Sementara, untuk Mobile Average Revenue Per User (ARPU) sendiri, kini mencapai 5,3 persen menjadi Rp 35,6 ribu.

"Yang terpenting paham terhadap dinamika pasar, inovasi layanan yang berbasis teknologi, serta integritas pada keunggulan operasional tak sekedar menjadi kunci untuk menavigasi pertumbuhan bisnis namun juga andil memperbesar penciptaan nilai bagi para pemangku kepentingan kami," pungkas Vikram.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bakal Dihadiri 13 Ribu Peserta, Ini Rangkaian dan Jadwal Milad ke-7 LSN di Alun-Alun Jember

Konsolidasi akbar ini menargetkan kehadiran sekitar 13 ribu peserta sekaligus memecahkan momentum pelantikan massal bagi ribuan pengurus LSN dan Srikandi LSN.

Sketsa YouTube Woko Channel jadi Film Layar Lebar "Piye To Kih?": Tayang di Bioskop 19 November

Cerita film ini tentang Mukidi setelah rencananya untuk menikah berantakan sampai ia bertemu Sukma, perempuan yang membawanya pada sebuah hubungan yang absurd.

Muaythai Jatim Mulai Petakan Regenerasi Atlet untuk PON 2028

Gebrakan ini dilakukan setelah Baso Juherman kembali terpilih secara aklamasi untuk memimpin Pengprov MI Jatim periode 2026–2031.

Gudang Minyak Goreng di Kemuning Sidoarjo Ludes Terbakar

Mengenai pemicu amukan api serta estimasi kerugian materiil, pihak Damkarmat Sidoarjo mengaku masih belum bisa memastikannya, begitupun penyebabnya.

Haul Akbar Sidoarjo 2026, Bupati Subandi Ajak Warga Perkuat Moral dan Persatuan

Bupati Sidoarjo Subandi mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kebersamaan dan saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat.

Syaiful Mahdi Terpilih jadi Ketum KONI Nganjuk, Berikut Gebrakan yang Disiapkan

Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi pun mendorong pengembangan sport center berbasis sport science dengan menggandeng perguruan tinggi dan insan pers.