Kamis, 22 Okt 2026 20:27 WIB

Pakar Komunikasi Unair Tanggapi Gimik Debat Cawapres

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 23 Jan 2024 13:19 WIB
Ilustrasi Debat Politik
Ilustrasi Debat Politik

selalu.id - Pakar komunikasi politik Universitas Airlangga, Dr Suko Widodo memberikan pandangannya terkait debat keempat cawapres 2024 yang membawa sebuah perbincangan tentang etika dalam berdebat di tengah masyarakat.

Menurutnya, debat itu merupakan tradisi di dalam demokrasi dan cara untuk menemukan kebaikan yang tepat. Sehingga tidak ada kata menang atau kalah di dalam perdebatan. Debat mencari pemikiran-pemikiran yang bagus. Agar dapat menjadi alat bagi masyarakat untuk menyeleksi calon pemimpin mereka. 

“Bagaimana kita bisa mempromote atau mempresentasikan ide-ide agar bisa diterima orang banyak dengan argumentasi-argumentasi,” lanjutnya. 

Dr Suko menjelaskan bahwa selain tema yang jelas, debat memerlukan cara berkomunikasi yang benar. Semua yang dibicarakan harus menjadi jelas dengan menggunakan bahasa yang mudah dimengerti. Hal itu sangat perlu untuk sebuah diskusi dapat berjalan.

“Yang bicara harus mengerti sehingga peserta dan lawan bisa mengikuti alur berpikir. Sehingga nanti akan keluar argumentasi sanggahan atau usulan yang masuk akal terhadap ide itu,” jelas dosen ilmu komunikasi itu.

Tujuan dari debat adalah untuk mengadu pikiran, mengadu ide, serta mengadu gagasan. Maka dari itu, tema di dalam debat harus menjadi fokus atau consent dalam perdebatan. Ia menganggap gestur-gestur berlebihan itu tidak menjadi perlu di dalam suatu debat. 

Menurut Dr Suko, komunikasi itu menyangkut rasa dengan tiga unsur penting berupa logika, etika, dan estetika. Sehingga gaya komunikasi itu menjadi penting bagi calon pemimpin. 

Banyak orang mengatakan bahwa penggunaan istilah itu merupakan sebuah strategi dalam debat. Menurut pakar komunikasi politik itu, penggunaan istilah itu memang benar adalah sebuah strategi, namun tidak berada pada level yang tinggi. 

“Strategi debat itu terdiri dari level 1 sampai 6, mestinya semakin matang berpikirnya semakin bijak. Pengambilan policy itu pada level 6, bukan teknis atau level 1. Itu baru menunjukkan kualitas orang,” katanya. 

Untuk mencapai komunikasi efektif di dalam debat, istilah-istilah harus dijelaskan dengan mantap kepada semua audiens dalam perdebatan. Ditopang dengan cara penyampaian yang benar, ide yang digagas akan tersampaikan kepada masyarakat. Sehingga masyarakat dapat menilai calon pemimpin yang akan mereka pilih pada 14 Februari mendatang.

Baca Juga: IKA Unair Jember Resmi Dikukuhkan, Siap Dukung Program Pemkab

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kanwil Kemenag Jatim Luncurkan Aplikasi El-Santri pada Hari Santri 2026, Ini Kegunaannya

Syaikhul Hadi menekankan pentingnya sikap adaptif dan inovatif agar ilmu yang dimiliki mampu menjawab tantangan zaman. 

Soal Isu Kredit Fiktif Rp690 Juta, BRI Nganjuk Tegaskan Sesuai Prosedur

BRI Nganjuk juga telah memanggil pihak keluarga terkait untuk duduk bersama. Ruang mediasi dibuka guna mencari jalan keluar terbaik sesuai regulasi.

Kabar Gembira, Jalan Rusak di Pace-Tanhunganom Nganjuk Segera Diperbaiki

Perbaikan jalan ini tak sekedar untuk akses kendaraan, namun juga mampu melejitkan denyut perekonomian warga di sekitar jalur Pace-Tanjunganom, Nganjuk

IMM Jember Gelar Aksi Demo, Desak Pemerintah Serius Benahi 7 Persoalan Pendidikan

Mereka memberikan waktu satu minggu dan mengancam bakal menggelar aksi demonstrasi jilid II apabila tuntutan tidak ditindaklanjuti dengan langkah konkret.

Momen Pesawat Tempur TNI AU Mendarat di Tol Pasuruan-Probolinggo

Kegiatan ini merupakan bagian dari pengujian kesiapan operasional TNI AU dalam memanfaatkan infrastruktur jalan tol untuk mendukung operasi udara.

Demo di Grahadi Surabaya, Massa Tuntut Prabowo-Gibran Mundur dari Jabatannya

Sambil melakukan orasi secara bergantian, gema teriakan "revolusi" terus disuarakan sebagai bentuk protes terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran.