Pelajari Ilmu Gaib, Seorang Ibu Siksa Putrinya dengan Air Panas di Surabaya
- Penulis : Ade Resty
- | Senin, 22 Jan 2024 22:32 WIB
selalu.id- Seorang ibu tega melakukan penganiayaan kepada putri kandungnya dengan dalih sedang menjalankan ilmu gaib. Penganiayaan tersebut berupa pemaksaan minum air mendidih hingga disiram air panas yang menyebabkan luka bakar.
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Hendro Sukmono mengatakan tersangka berisinial ACA (26) warga Surabaya, menyiksa putirnya sendiri berisinial GEL (9) sejak usia 7 tahun.
Karena mendapatkan kekerasan selama bertahun-tahun, AKBP Hendro menyampaikan korban GEL sebelumnya sempat dibawa ke Dinas Sosial (Dinsos) Surabaya untuk dirawat.
“Korban dititipkan di Dinsos kemudian di rawat selama kurang lebih 6 bulan untuk pemulihan lalu pelaku mengambil korban,” kata AKBP Hendro, saat di Mapolrestabes Surabaya, Senin (22/1/2024).
Kemudian, ibunya ACA mengambil korban kembali dan pada 16 Januari 2024, saat itu lah pihak Dinsos kembali mendapat laporan bahwa ACA menyiksa kembali putrinya tersebut.
“Korban kembali mendapat perlakukan kasar dari ibunya seperti disiram dengan menggunakan air panas,” ujarnya.
Tak hanya itu, kata dia, tersangka ACA juga sering melakukan kekerasan fisik. Lebih lanjut AKBP Hendro menyampaikan, dalam pengakuannya ACA sengaja menyiksa putrinya karena dirasa nakal.
“Putrinya dididik sangat keras, seakan putrinya melakukan kesalahan,” jelasnya.
Terkait motif penganiayaan, lanjut AKBP Hendro, ACA mengakui sedang mempelajari ilmu gaib. Namun, tersangka ACA mengaku bahwa ilmu gaib yang dijalankan tidak memiliki amalan untuk menyiksa putinya.
“Masalah mistis (motif) ilmu gaib,”
Atas perbuatannya ini, pelaku disangkakan dengan Pasal 44 ayat (2) UU RI No. 23 tahun 2004 tentang PKDRT dan atau Pasal 80 ayat (2) dan (4) UU RI No. 35 tahun 2014 tentang perubahan ke dua atas UU RI No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan anak.
Baca Juga: Lebih Dari 900 Kendaraan Hasil Curian di Bazar Ranmor Polrestabes Surabaya Belum Diambil
Editor : Ading