Kamis, 04 Jun 2026 17:59 WIB

Akibat Viral, Pengunjung Ranu Manduro Mojokerto Membludak

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 01 Mar 2020 12:17 WIB

Surabaya - Setelah viral dan menjadi perbincangan masyarakat, Wisata Ranu Manduro yang berada di Desa Manduro, Kecamatan Ngoro, Mojokerto dipenuhi pengunjung pada pagi ini, Minggu (1/3/2020).

Dari foto yang di-posting oleh akun Facebook bernama Taufik Hidayat memperlihatkan antrian sekitar ratusan motor di lokasi wisata Ranu Manduro. Motor - motor pengunjung tersebut terlihat terjebak macet dan cenderung tidak bisa bergerak.

Baca Juga: Bupati Mojokerto: Jaga Keutuhan Indonesia di Momen Peringatan Hari Lahir Pancasila!

Kepada selalu.id, Taufik menuturkan bahwa kemacetan terjadi semenjak pagi hari, pengunjung yang ingin melihat pemandangan Savana dengan lanskap indah bukit serta gunung penanggungan tersebut terus berdatangan.

"Tadi saya kesana sekitar jam 9 lah. Kemacetan sudah terlihat, seperti yang di foto itu," ujar Taufik.

Selain viral, membludaknya pengunjung yang membuat kemacetan luar biasa ini diperkurakan karena hari libur yang membuat masyarakat ingin mengunjungi wisata baru yang lagi hangat diperbincangkan.

"Memang banyak yang kesini, apalagi ini weekend," timpalnya.

Tak hanya di lokasi, kemacetan diperkirakan juga terjadi di akses-akses jalan menuju ke lokasi, lantaran pengunjung terus berdatangan memanfaatkan hari liburnya untuk mengunjungi wisata alam dengan pemandangan bak di luar negeri ini.

Baca Juga: Hari Lahir Pancasila, Wali Kota Mojokerto: Teguhkan Semangat Persatuan dan Perdamaian!

"Di lokasi saja sudah macet, apalagi yang mau masuk," jelasnya.

Sementara itu Ega, warga Surabaya yang mengaku hendak menuju ke lokasi wisata bersama rombongan klub motor sportnya terpaksa mengalihkan tujuan lantaran kemacetan yang luar biasa.

"Tadi maunya ke Ranu Manduro, kan keren bisa foto sama motor dengan pemandangan Savana. Tapi kita urungkan. Macetnya luar biasa mas, ditambah akses ke lokasi yang sempit dan masih jelek," ujar Ega yang memilih mengalihkan tujuan ke Pacet.

Baca Juga: Gegara HP, Rumah di Mojokerto Terbakar

"Kalau lihat macetnya percuma juga mau kesana, pasti ndak dapat foto bagus kaya di medsos-medsos itu," tambah Ega.

Bagi masyarakat yang hendak berwisata ke Ranu Manduro pada hari libur ini, diharapkan untuk mempertimbangkan matang-matang melihat membludaknya pengunjung saat ini, serta ditambah akses menuju lokasi yang terbilang sempit.

Ranu Manduro sendiri terkenal dan menjadi viral setelah beredarnya video yang memperlihatkan keindahan Padang Savana luas dengan bacground perbukitan serta Gunung Penanggungan. Lanskap seperti itu terlihat mirip dengan pemandangan-pemandangan di luar negeri.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pecah Ban, Pikap Terguling di Tol SuMo 1 Tewas 2 Luka

pikap berwarna putih itu oleng lantaran sopir tidak bisa mengendalikan dan sempat menabrak guardrail atau pembatas jalan sisi kanan dan terguling.

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.