Senin, 19 Okt 2026 08:01 WIB

Akibat Viral, Pengunjung Ranu Manduro Mojokerto Membludak

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 01 Mar 2020 12:17 WIB

Surabaya - Setelah viral dan menjadi perbincangan masyarakat, Wisata Ranu Manduro yang berada di Desa Manduro, Kecamatan Ngoro, Mojokerto dipenuhi pengunjung pada pagi ini, Minggu (1/3/2020).

Dari foto yang di-posting oleh akun Facebook bernama Taufik Hidayat memperlihatkan antrian sekitar ratusan motor di lokasi wisata Ranu Manduro. Motor - motor pengunjung tersebut terlihat terjebak macet dan cenderung tidak bisa bergerak.

Baca Juga: Green Action, Pemuda Kota Mojokerto Tanam Pohon di Taman Bahari Mojopahit

Kepada selalu.id, Taufik menuturkan bahwa kemacetan terjadi semenjak pagi hari, pengunjung yang ingin melihat pemandangan Savana dengan lanskap indah bukit serta gunung penanggungan tersebut terus berdatangan.

"Tadi saya kesana sekitar jam 9 lah. Kemacetan sudah terlihat, seperti yang di foto itu," ujar Taufik.

Selain viral, membludaknya pengunjung yang membuat kemacetan luar biasa ini diperkurakan karena hari libur yang membuat masyarakat ingin mengunjungi wisata baru yang lagi hangat diperbincangkan.

"Memang banyak yang kesini, apalagi ini weekend," timpalnya.

Tak hanya di lokasi, kemacetan diperkirakan juga terjadi di akses-akses jalan menuju ke lokasi, lantaran pengunjung terus berdatangan memanfaatkan hari liburnya untuk mengunjungi wisata alam dengan pemandangan bak di luar negeri ini.

Baca Juga: Rekomendasi 5 Wisata Air Terjun di Mojokerto yang Cocok Buat Healing dan Bikin Betah

"Di lokasi saja sudah macet, apalagi yang mau masuk," jelasnya.

Sementara itu Ega, warga Surabaya yang mengaku hendak menuju ke lokasi wisata bersama rombongan klub motor sportnya terpaksa mengalihkan tujuan lantaran kemacetan yang luar biasa.

"Tadi maunya ke Ranu Manduro, kan keren bisa foto sama motor dengan pemandangan Savana. Tapi kita urungkan. Macetnya luar biasa mas, ditambah akses ke lokasi yang sempit dan masih jelek," ujar Ega yang memilih mengalihkan tujuan ke Pacet.

Baca Juga: Kisah Tragis Pasangan Muda di Mojokerto jadi Spesialis Maling Motor

"Kalau lihat macetnya percuma juga mau kesana, pasti ndak dapat foto bagus kaya di medsos-medsos itu," tambah Ega.

Bagi masyarakat yang hendak berwisata ke Ranu Manduro pada hari libur ini, diharapkan untuk mempertimbangkan matang-matang melihat membludaknya pengunjung saat ini, serta ditambah akses menuju lokasi yang terbilang sempit.

Ranu Manduro sendiri terkenal dan menjadi viral setelah beredarnya video yang memperlihatkan keindahan Padang Savana luas dengan bacground perbukitan serta Gunung Penanggungan. Lanskap seperti itu terlihat mirip dengan pemandangan-pemandangan di luar negeri.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hasil MU vs Leeds 1-1, Suporter The Red Devils Desak Carrick Out

Kondisi ini kian memojokkan posisi Michael Carrick di kursi kepelatihan. Suporter mulai kehilangan kesabaran dan meminta dia out atau dipecat.

Pendakian Horor Gunung Anjasmoro, Terjebak di Hutan Keramat dan Desa Terkutuk

Warga setempat meyakini barang siapa yang memasuki Desa Mahkota Prabu dan belum keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan akan tinggal selamanya di sana.

Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

DPRD pun mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar memberi kemudahan akses serta kepastian izin pemanfaatan fasum untuk kegiatan kebudayaan warga.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.