Kamis, 03 Sep 2026 17:13 WIB

Akibat Viral, Pengunjung Ranu Manduro Mojokerto Membludak

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 01 Mar 2020 12:17 WIB

Surabaya - Setelah viral dan menjadi perbincangan masyarakat, Wisata Ranu Manduro yang berada di Desa Manduro, Kecamatan Ngoro, Mojokerto dipenuhi pengunjung pada pagi ini, Minggu (1/3/2020).

Dari foto yang di-posting oleh akun Facebook bernama Taufik Hidayat memperlihatkan antrian sekitar ratusan motor di lokasi wisata Ranu Manduro. Motor - motor pengunjung tersebut terlihat terjebak macet dan cenderung tidak bisa bergerak.

Baca Juga: Dua Atlet Balap Sepeda SEA Games jadi Korban Pelecehan Seksual di Pacet Mojokerto

Kepada selalu.id, Taufik menuturkan bahwa kemacetan terjadi semenjak pagi hari, pengunjung yang ingin melihat pemandangan Savana dengan lanskap indah bukit serta gunung penanggungan tersebut terus berdatangan.

"Tadi saya kesana sekitar jam 9 lah. Kemacetan sudah terlihat, seperti yang di foto itu," ujar Taufik.

Selain viral, membludaknya pengunjung yang membuat kemacetan luar biasa ini diperkurakan karena hari libur yang membuat masyarakat ingin mengunjungi wisata baru yang lagi hangat diperbincangkan.

"Memang banyak yang kesini, apalagi ini weekend," timpalnya.

Tak hanya di lokasi, kemacetan diperkirakan juga terjadi di akses-akses jalan menuju ke lokasi, lantaran pengunjung terus berdatangan memanfaatkan hari liburnya untuk mengunjungi wisata alam dengan pemandangan bak di luar negeri ini.

Baca Juga: Pemkab Mojokerto Kucurkan Rp3,2 Miliar untuk Kelompok Tani, Ajak Milenial Tak Gengsi jadi Petani

"Di lokasi saja sudah macet, apalagi yang mau masuk," jelasnya.

Sementara itu Ega, warga Surabaya yang mengaku hendak menuju ke lokasi wisata bersama rombongan klub motor sportnya terpaksa mengalihkan tujuan lantaran kemacetan yang luar biasa.

"Tadi maunya ke Ranu Manduro, kan keren bisa foto sama motor dengan pemandangan Savana. Tapi kita urungkan. Macetnya luar biasa mas, ditambah akses ke lokasi yang sempit dan masih jelek," ujar Ega yang memilih mengalihkan tujuan ke Pacet.

Baca Juga: Kebakaran Hutan di Lereng Semeru Meluas hingga 592 Hektar, Pendakian Ditutup Total

"Kalau lihat macetnya percuma juga mau kesana, pasti ndak dapat foto bagus kaya di medsos-medsos itu," tambah Ega.

Bagi masyarakat yang hendak berwisata ke Ranu Manduro pada hari libur ini, diharapkan untuk mempertimbangkan matang-matang melihat membludaknya pengunjung saat ini, serta ditambah akses menuju lokasi yang terbilang sempit.

Ranu Manduro sendiri terkenal dan menjadi viral setelah beredarnya video yang memperlihatkan keindahan Padang Savana luas dengan bacground perbukitan serta Gunung Penanggungan. Lanskap seperti itu terlihat mirip dengan pemandangan-pemandangan di luar negeri.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Mangkrak dan Tak Ada Kepastian, Tiga Pembeli Apartemen PT TPI Gugat Pengembang Rp6,49 Miliar di PN Surabaya

Langkah hukum ini ditempuh lantaran unit yang telah dilunasi sejak 2024 tak kunjung diserahterimakan.

Ketika Peziarah Terusik dengan Markanya Anjal dan Pengemis di Kawasan Sunan Ampel Surabaya

Aduan tersebut mengalir deras ke hotline Lapor Cak Eri. Sejumlah peziarah mengaku kerap diresahkan oleh aksi anjal yang meminta uang dengan berbagai macam cara.

Resmi Dikelola Pemkab Pasuruan, Rest Area dan Tengger Cultural Center Tosari Siap Dihidupkan

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menegaskan komitmennya untuk segera mengaktifkan fasilitas penunjang wisata tersebut.

Gandeng PMI Surabaya, PT PAL Indonesia Kirim Donasi Kemanusiaan Rp83,1 Juta ke Korban Gempa NTT

Berdasarkan komunikasi dan assessment sementara tim lapangan di NTT, bantuan akan difokuskan untuk pemenuhan fasilitas dasar masyarakat terdampak.

Bahlil Mini Soccer Zona Madiun Raya Resmi Bergulir, Dibuka Laga Golkar Vs PKB

Ketua Pelaksana Bahlil Mini Soccer 2026 Arif Fathoni mengatakan, antusiasme sekolah dan pelajar untuk mengikuti kompetisi tersebut cukup tinggi.

Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

Majelis hakim dijadwalkan bakal memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV pada persidangan pekan depan guna mencocokkan fakta lapangan.