Senin, 20 Jul 2026 07:03 WIB

Akibat Viral, Pengunjung Ranu Manduro Mojokerto Membludak

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 01 Mar 2020 12:17 WIB

Surabaya - Setelah viral dan menjadi perbincangan masyarakat, Wisata Ranu Manduro yang berada di Desa Manduro, Kecamatan Ngoro, Mojokerto dipenuhi pengunjung pada pagi ini, Minggu (1/3/2020).

Dari foto yang di-posting oleh akun Facebook bernama Taufik Hidayat memperlihatkan antrian sekitar ratusan motor di lokasi wisata Ranu Manduro. Motor - motor pengunjung tersebut terlihat terjebak macet dan cenderung tidak bisa bergerak.

Baca Juga: Nobar Final Piala Dunia 2026 di Mojokerto Bakal Digelar di GOR Seni Majapahit

Kepada selalu.id, Taufik menuturkan bahwa kemacetan terjadi semenjak pagi hari, pengunjung yang ingin melihat pemandangan Savana dengan lanskap indah bukit serta gunung penanggungan tersebut terus berdatangan.

"Tadi saya kesana sekitar jam 9 lah. Kemacetan sudah terlihat, seperti yang di foto itu," ujar Taufik.

Selain viral, membludaknya pengunjung yang membuat kemacetan luar biasa ini diperkurakan karena hari libur yang membuat masyarakat ingin mengunjungi wisata baru yang lagi hangat diperbincangkan.

"Memang banyak yang kesini, apalagi ini weekend," timpalnya.

Tak hanya di lokasi, kemacetan diperkirakan juga terjadi di akses-akses jalan menuju ke lokasi, lantaran pengunjung terus berdatangan memanfaatkan hari liburnya untuk mengunjungi wisata alam dengan pemandangan bak di luar negeri ini.

Baca Juga: Pria yang Sering Curi Motor di Mojokerto Ditangkap, Ini Tampangnya

"Di lokasi saja sudah macet, apalagi yang mau masuk," jelasnya.

Sementara itu Ega, warga Surabaya yang mengaku hendak menuju ke lokasi wisata bersama rombongan klub motor sportnya terpaksa mengalihkan tujuan lantaran kemacetan yang luar biasa.

"Tadi maunya ke Ranu Manduro, kan keren bisa foto sama motor dengan pemandangan Savana. Tapi kita urungkan. Macetnya luar biasa mas, ditambah akses ke lokasi yang sempit dan masih jelek," ujar Ega yang memilih mengalihkan tujuan ke Pacet.

Baca Juga: Gara-gara Bambang, Ribuan Siswa di Mojokerto Kini Tak Dapat MBG

"Kalau lihat macetnya percuma juga mau kesana, pasti ndak dapat foto bagus kaya di medsos-medsos itu," tambah Ega.

Bagi masyarakat yang hendak berwisata ke Ranu Manduro pada hari libur ini, diharapkan untuk mempertimbangkan matang-matang melihat membludaknya pengunjung saat ini, serta ditambah akses menuju lokasi yang terbilang sempit.

Ranu Manduro sendiri terkenal dan menjadi viral setelah beredarnya video yang memperlihatkan keindahan Padang Savana luas dengan bacground perbukitan serta Gunung Penanggungan. Lanskap seperti itu terlihat mirip dengan pemandangan-pemandangan di luar negeri.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

1 Rumah dan 3 Lapak di Dukuh Kupang Surabaya Terbakar

Berdasarkan laporan petugas, objek yang terbakar meliputi satu rumah milik Suprapti serta tiga lapak usaha.

Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kabupaten Jember, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Pasuruan dan Probolinggo.

Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

"Mahasiswa jangan hanya menjadi pengamat atau pemberi kritik, tetapi juga ikut menghadirkan solusi," ujar Fawait.

Api Tinggi Tampak di Area TPA Benowo Surabaya, Begini Kesaksian Pengendara

Informan bernama Amar itu menyebut bahwa ia merekam kejadian tepat saat melintasi jalan menuju gerbang tol Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.