Minggu, 27 Sep 2026 11:32 WIB

Istri Ganjar Pranowo Komentari Kasus Polio: 8 Tahun Bebas, Kok Sekarang Muncul Lagi?

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 19 Jan 2024 13:11 WIB
Siti Atikoh saat menghadiri Istighosah Kebangsaan untuk Indonesia bersama belasan ribu ibu-ibu NU, di Jatim Expo, Surabaya
Siti Atikoh saat menghadiri Istighosah Kebangsaan untuk Indonesia bersama belasan ribu ibu-ibu NU, di Jatim Expo, Surabaya

selalu.id - Siti Atikoh, istri Calon Presiden (Capres) Ganjar Prabowo bahas maraknya virus polio pada anak-anak setelah Indonesia mencanangkan 8 tahun bebas polio. Menurutnya, hal ini harus menjadi perhatian Pemerintah.

“Jadi, ini bukan hanya perhatian Indonesia tapi dunia. Karena sudah 8 tahun bebas kok sekarang muncul lagi,” kata Atikoh, saat menghadiri Istighosah Kebangsaan untuk Indonesia bersama belasan ribu ibu-ibu NU, di Jatim Expo, Surabaya, (19/1/2024).

Menurutnya, munculnya virus polio ini kemungkinan karena imunusiasi dan coveragenya kurang. Sebab, Pemerintah tahun sebelumnya fokus vaksinansi Pandemi Covid-19.

“Sebetulnya dari 2014 itu Indonesia sudah eradikasi bebas dari polio, ternyata sekarang malah ditemukan itu. Padahal targetnya 2026 seluruh indonesia bebas Polio,” jelasnya.

Oleh karenanya Atikoh menjelaskan pemeritah dan pihak terkait harus memberikan edukasi kepada masyarakat terkait imunisasi Polio,

“Harus ada edukasi terkait dengan (Imunisasi) yang pertama kalau untuk pencegahan kan jalan satu-satunya imunisasi, kepada anak-anak karena yang rentan anak dibawah umur lima tahun,” terangnya.

“Imunisasi harus bener-benar komplit, lima kali enam kali untuk booster,” tuturnya.

Lebih lanjut Atikoh juga menyampaikan janji program Ganjar-Mahfud untuk menyelesaikan masalah kesehatan termasuk untuk permasalahan imunisiasi polio, salah satunya memperkuat satu desa satu Puskesmas.

“Pertama, memperkuat satu desa, satu faskes satu nakes, kemudian posyandu, itu dari oleh untuk rakyat, jadi ini benar-benar berbasis komunitas dan program Ganjar-Mahfud memberikan insentif kepada kader-kader posyandu,” terangnya.

“Posyandu di Indonesia ada berjumlah 330.000 ribu lebih, dengan jumlah kader 1,5 juta. Tentu tidak berat bagi negara, kalau kita memang mau mencetak generasi unggul dengan cara semua warag negara kuat, semua warga negara itu sehat,” pungkasnya.

Baca Juga: Usut Kecurangan Pilpres, Ganjar Pranowo Datangi Kantor PDIP Jatim

Editor : Ading
Berita Terbaru

IGIC 2026, Menag Nasaruddin: Imam untuk Duta Perdamaian Dunia

Kedekatan imam dengan masyarakat menjadikan pemimpin keagamaan memiliki posisi strategis untuk membangun dialog.

Bupati Sidoarjo Tekankan Sinergi Kades BPD, Perencanaan Pembangunan 2027 Harus Dimulai Sekarang

Ia juga mengingatkan BPD bukan lawan, melainkan mitra kerja kades.

Festival Gamelan Kahuripan 2026, Siswa Sidoarjo Jadi Garda Pelestarian Karawitan

Pada 2025 di lokasi yang sama ada 23 kelompok. Kini 2026 mencapai 33 kelompok dari pelajar dan masyarakat umum.

Motor Adu Depan Mobil di Mojokerto, Satpam Berangkat Kerja Tewas

Akibat kecelakaan tersebut, korban langsung meningga dunia di lokasi kejadian.

Respons Cepat Dugaan Luberan Air Limbah, SIERLakukan Pengecekan dan Pembersihan Saluran

Direktur Operasi PT SIER, Yohanes Deddy Setiawan, mengatakan setiap informasi yang berkaitan dengan lingkungan menjadi perhatian serius.

Kortastipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa jadi Tersangka Dugaan Korupsi Perizinan

Penyidik telah memeriksa sekitar 30 saksi dan empat ahli serta melakukan penggeledahan di empat lokasi.