Senin, 02 Feb 2026 21:10 WIB

Istri Ganjar Pranowo Komentari Kasus Polio: 8 Tahun Bebas, Kok Sekarang Muncul Lagi?

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 19 Jan 2024 13:11 WIB
Siti Atikoh saat menghadiri Istighosah Kebangsaan untuk Indonesia bersama belasan ribu ibu-ibu NU, di Jatim Expo, Surabaya
Siti Atikoh saat menghadiri Istighosah Kebangsaan untuk Indonesia bersama belasan ribu ibu-ibu NU, di Jatim Expo, Surabaya

selalu.id - Siti Atikoh, istri Calon Presiden (Capres) Ganjar Prabowo bahas maraknya virus polio pada anak-anak setelah Indonesia mencanangkan 8 tahun bebas polio. Menurutnya, hal ini harus menjadi perhatian Pemerintah.

“Jadi, ini bukan hanya perhatian Indonesia tapi dunia. Karena sudah 8 tahun bebas kok sekarang muncul lagi,” kata Atikoh, saat menghadiri Istighosah Kebangsaan untuk Indonesia bersama belasan ribu ibu-ibu NU, di Jatim Expo, Surabaya, (19/1/2024).

Menurutnya, munculnya virus polio ini kemungkinan karena imunusiasi dan coveragenya kurang. Sebab, Pemerintah tahun sebelumnya fokus vaksinansi Pandemi Covid-19.

“Sebetulnya dari 2014 itu Indonesia sudah eradikasi bebas dari polio, ternyata sekarang malah ditemukan itu. Padahal targetnya 2026 seluruh indonesia bebas Polio,” jelasnya.

Oleh karenanya Atikoh menjelaskan pemeritah dan pihak terkait harus memberikan edukasi kepada masyarakat terkait imunisasi Polio,

“Harus ada edukasi terkait dengan (Imunisasi) yang pertama kalau untuk pencegahan kan jalan satu-satunya imunisasi, kepada anak-anak karena yang rentan anak dibawah umur lima tahun,” terangnya.

“Imunisasi harus bener-benar komplit, lima kali enam kali untuk booster,” tuturnya.

Lebih lanjut Atikoh juga menyampaikan janji program Ganjar-Mahfud untuk menyelesaikan masalah kesehatan termasuk untuk permasalahan imunisiasi polio, salah satunya memperkuat satu desa satu Puskesmas.

“Pertama, memperkuat satu desa, satu faskes satu nakes, kemudian posyandu, itu dari oleh untuk rakyat, jadi ini benar-benar berbasis komunitas dan program Ganjar-Mahfud memberikan insentif kepada kader-kader posyandu,” terangnya.

“Posyandu di Indonesia ada berjumlah 330.000 ribu lebih, dengan jumlah kader 1,5 juta. Tentu tidak berat bagi negara, kalau kita memang mau mencetak generasi unggul dengan cara semua warag negara kuat, semua warga negara itu sehat,” pungkasnya.

Baca Juga: Usut Kecurangan Pilpres, Ganjar Pranowo Datangi Kantor PDIP Jatim

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.