Sabtu, 13 Jun 2026 16:41 WIB

Istri Ganjar Pranowo Komentari Kasus Polio: 8 Tahun Bebas, Kok Sekarang Muncul Lagi?

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 19 Jan 2024 13:11 WIB
Siti Atikoh saat menghadiri Istighosah Kebangsaan untuk Indonesia bersama belasan ribu ibu-ibu NU, di Jatim Expo, Surabaya
Siti Atikoh saat menghadiri Istighosah Kebangsaan untuk Indonesia bersama belasan ribu ibu-ibu NU, di Jatim Expo, Surabaya

selalu.id - Siti Atikoh, istri Calon Presiden (Capres) Ganjar Prabowo bahas maraknya virus polio pada anak-anak setelah Indonesia mencanangkan 8 tahun bebas polio. Menurutnya, hal ini harus menjadi perhatian Pemerintah.

“Jadi, ini bukan hanya perhatian Indonesia tapi dunia. Karena sudah 8 tahun bebas kok sekarang muncul lagi,” kata Atikoh, saat menghadiri Istighosah Kebangsaan untuk Indonesia bersama belasan ribu ibu-ibu NU, di Jatim Expo, Surabaya, (19/1/2024).

Menurutnya, munculnya virus polio ini kemungkinan karena imunusiasi dan coveragenya kurang. Sebab, Pemerintah tahun sebelumnya fokus vaksinansi Pandemi Covid-19.

“Sebetulnya dari 2014 itu Indonesia sudah eradikasi bebas dari polio, ternyata sekarang malah ditemukan itu. Padahal targetnya 2026 seluruh indonesia bebas Polio,” jelasnya.

Oleh karenanya Atikoh menjelaskan pemeritah dan pihak terkait harus memberikan edukasi kepada masyarakat terkait imunisasi Polio,

“Harus ada edukasi terkait dengan (Imunisasi) yang pertama kalau untuk pencegahan kan jalan satu-satunya imunisasi, kepada anak-anak karena yang rentan anak dibawah umur lima tahun,” terangnya.

“Imunisasi harus bener-benar komplit, lima kali enam kali untuk booster,” tuturnya.

Lebih lanjut Atikoh juga menyampaikan janji program Ganjar-Mahfud untuk menyelesaikan masalah kesehatan termasuk untuk permasalahan imunisiasi polio, salah satunya memperkuat satu desa satu Puskesmas.

“Pertama, memperkuat satu desa, satu faskes satu nakes, kemudian posyandu, itu dari oleh untuk rakyat, jadi ini benar-benar berbasis komunitas dan program Ganjar-Mahfud memberikan insentif kepada kader-kader posyandu,” terangnya.

“Posyandu di Indonesia ada berjumlah 330.000 ribu lebih, dengan jumlah kader 1,5 juta. Tentu tidak berat bagi negara, kalau kita memang mau mencetak generasi unggul dengan cara semua warag negara kuat, semua warga negara itu sehat,” pungkasnya.

Baca Juga: Usut Kecurangan Pilpres, Ganjar Pranowo Datangi Kantor PDIP Jatim

Editor : Ading
Berita Terbaru

Semarak Piala Dunia 2026, Warga Desa Medali di Mojokerto Pasang 48 Bendera Kontestan

Sebanyak 48 bendera yang berlaga di piala dunia itu didapatkan dari anggaran yang diperoleh dari iuran secara sukarela.

Sekretariat DPRD Jatim Kembangkan Tanaman Hidroponik, Sri Wahyuni Mengapresiasi

Di area depan ruangan Fraksi PDI-P, terlihat deretan tanaman hidroponik yang ditanam menggunakan media pipa paralon tersusun rapi.

Peringati Harganas ke-33, KB Permanen di Jember Sasar 234 Perempuan dan 25 Laki-laki

Target akseptor MOW di Jember berkisar 250 peserta dan kini hampir seluruhnya telah terpenuhi.

Demi Tingkatkan Layanan ke Masyarakat, Polres Probolinggo Resmikan Gedung SPKT Baru

Kapolres Probolinggo juga mengingatkan seluruh personel yang bertugas di SPKT agar mengedepankan sikap ramah, responsif, dan berorientasi pada solusi.

Diduga Ada yang Nyontek di Seleksi Direksi PDAM Delta Tirta, Begini Pengakuan Seorang Peserta

"Saya duduk bersebelahan dengan yang diduga pelaku. Selain saya, ada yang duduk di depan dan di belakang yang juga mengetahui kejadian tersebut," ungkap Sigit.

Lagi Asyik Latihan Musik, Motor Pemuda di Mojokerto Dicuri Maling

Sebelum beraksi, pelaku datang dua kali, pertama memantau keadaan dan dua kali motor langsung dibawa kabur.