Sabtu, 06 Jun 2026 17:03 WIB

Istri Ganjar Pranowo Komentari Kasus Polio: 8 Tahun Bebas, Kok Sekarang Muncul Lagi?

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 19 Jan 2024 13:11 WIB
Siti Atikoh saat menghadiri Istighosah Kebangsaan untuk Indonesia bersama belasan ribu ibu-ibu NU, di Jatim Expo, Surabaya
Siti Atikoh saat menghadiri Istighosah Kebangsaan untuk Indonesia bersama belasan ribu ibu-ibu NU, di Jatim Expo, Surabaya

selalu.id - Siti Atikoh, istri Calon Presiden (Capres) Ganjar Prabowo bahas maraknya virus polio pada anak-anak setelah Indonesia mencanangkan 8 tahun bebas polio. Menurutnya, hal ini harus menjadi perhatian Pemerintah.

“Jadi, ini bukan hanya perhatian Indonesia tapi dunia. Karena sudah 8 tahun bebas kok sekarang muncul lagi,” kata Atikoh, saat menghadiri Istighosah Kebangsaan untuk Indonesia bersama belasan ribu ibu-ibu NU, di Jatim Expo, Surabaya, (19/1/2024).

Menurutnya, munculnya virus polio ini kemungkinan karena imunusiasi dan coveragenya kurang. Sebab, Pemerintah tahun sebelumnya fokus vaksinansi Pandemi Covid-19.

“Sebetulnya dari 2014 itu Indonesia sudah eradikasi bebas dari polio, ternyata sekarang malah ditemukan itu. Padahal targetnya 2026 seluruh indonesia bebas Polio,” jelasnya.

Oleh karenanya Atikoh menjelaskan pemeritah dan pihak terkait harus memberikan edukasi kepada masyarakat terkait imunisasi Polio,

“Harus ada edukasi terkait dengan (Imunisasi) yang pertama kalau untuk pencegahan kan jalan satu-satunya imunisasi, kepada anak-anak karena yang rentan anak dibawah umur lima tahun,” terangnya.

“Imunisasi harus bener-benar komplit, lima kali enam kali untuk booster,” tuturnya.

Lebih lanjut Atikoh juga menyampaikan janji program Ganjar-Mahfud untuk menyelesaikan masalah kesehatan termasuk untuk permasalahan imunisiasi polio, salah satunya memperkuat satu desa satu Puskesmas.

“Pertama, memperkuat satu desa, satu faskes satu nakes, kemudian posyandu, itu dari oleh untuk rakyat, jadi ini benar-benar berbasis komunitas dan program Ganjar-Mahfud memberikan insentif kepada kader-kader posyandu,” terangnya.

“Posyandu di Indonesia ada berjumlah 330.000 ribu lebih, dengan jumlah kader 1,5 juta. Tentu tidak berat bagi negara, kalau kita memang mau mencetak generasi unggul dengan cara semua warag negara kuat, semua warga negara itu sehat,” pungkasnya.

Baca Juga: Usut Kecurangan Pilpres, Ganjar Pranowo Datangi Kantor PDIP Jatim

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sebulan Buron, Tersangka Penembakan di Tretes Akhirnya Dibekuk Polres Pasuruan

pPristiwa bermula saat korban, mendatangi tersangka untuk meminta uang ganti rugi sebesar Rp500 ribu, karena pelayanan yang menecewakan tamu korban.

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jatim Gelar Bromo KOM XII

Sejak pertama kali digelar pada 2014, Mapolda Jatim tercatat sudah 10 kali menjadi titik start event yang selalu diikuti ribuan cyclist.

Krisis Kepala Sekolah di Sidoarjo Mulai Terurai, Namun Puluhan SD Masih Dipimpin Plt

Masih terdapat 61 SD negeri yang untuk sementara dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt) sambil menunggu proses rekrutmen berikutnya.

Info Kepulangan Haji Terkini: 8 Wafat, 3 Masih Dirawat di Arab Saudi

Masih terdapat tiga jamaah yang belum bisa dikembalikan ke Tanah Air karena kondisi kesehatan yang memerlukan perawatan lanjutan di rumah sakit Arab Saudi.

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.