Hari Terakhir, Antrean Urus Pindah Pilih Membludak hingga Server Down di KPU Surabaya
- Penulis : Ade Resty
- | Senin, 15 Jan 2024 16:02 WIB
selalu.id - Ratusan warga antusias mendaftar pindah pilih atau Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) untuk Pemilu 2024 di hari terakhir pengajuan, Senin (15/1/2024).
Pantuan selalu.id, sekitar pukul 13.00 WIB warga telah memenuhi kantor KPU Surabaya demi pengajuan pindah pilihnya. Komisioner Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi, KPU Surabaya, Naafilah Astri mengatakan pada hari akhir ini sebanyak 500 lebih warga berdomisili di Surabaya, mendaftarkan pindah pilihnya. Tercatat ada 6 ribu pengurus DPTb untuk luar kota dan yang masuk Surabaya 4.800 orang.
“Hari ini hari terakhir kondisi tertentu pengurusan DPTb masuk dan keluar dari dan ke surabaya bisa diliat sekarang antrean mengekor smpai 500 lebih. Sabtu ada 100an dan Jumat kemarin 200an itu mulai rame,” kata Nafilah, saat ditemui selalui.id.
Naafilah mengaku kewalahan melayani antrean panjang tersebut. Sehingga, dia meminta warga domisili mendaftar di cabang pendaftaran yang sudah disediakan di masing-masing kecamatan ataupun kelurahan.
“Masyarakat tahunya kan tahun pemilu lalu 2019 mengurus DPTb dipusatkan di KPU Surabaya. Sekarang trennya kami permudah agar bisa langsung ke Kelurahan, Kecamatan, masing-masing,” ujarnya.
Bahkan, akibat membludaknya pendaftaran DPTb ini, kata dia, sempat mengalami error server sehingga pihaknya melaporkan ke Pemprov.
“Cuma pengecekan servernya karena crowded kita lapor provinsi mungkin menemukan solusi,” jelasnya.
Oleh karenanya, Naafilah menyampaikan kepada warga domisili untuk mengurus kecamatan dan melengkapi dokumen-dokumen lengkap.
Ia menambahkan rata-rata yang mendaftar pindah pilih untuk masuk ke Surabaya adalah mahasiswa.
“Rata-rata pengurus masuk adalaj mahasiswa dan yang keluar itu mayoritas pekerja,” ucapnya.
Salah satu warga berdomisili Surabaya, Ayesa (20) asal Prabolinggo mengaku baru pertama kali mengurus pengajuan pindah pilih. Ia bersama teman-temannya mengurus bersama ke Kantor Surabaya.
“Alasan gak bisa pulang karena mau kuliah, ini pertama kali. Agak sulit, gak jelas informasinya dari jam 13.00 disini, hari terakhir pendaftaran tadi coba kantor Kecamatan gak ada petugasnya akhirnya langsung kesini,” ungkap Ayesa.
Baca Juga: Hujan Deras Warnai Pilkada Surabaya, Petugas TPS Kesetrum hingga Tertimpa Tenda
Editor : Ading