Senin, 10 Agu 2026 11:23 WIB

Jadi Wadah Aspirasi, Ratusan Ojol Perempuan Keluhkan Akses Kesehatan dan Ketenagakerjaan ke TPN Ganjar-Mahfud Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 13 Jan 2024 20:15 WIB
Diskusi Generasi Merdeka di Surabaya bersama ratusan driver ojek online perempuan
Diskusi Generasi Merdeka di Surabaya bersama ratusan driver ojek online perempuan

selalu.id - Ratusan driver ojek online perempuan berkeluh kesah terkait minimnya jaminan kesejahteraan terutama persoalan sektor kesehatan dan keamanan dalam bekerja (ketenagkerjaan) dalam diskusi bersama Generasi Merdeka di Surabaya.

Deputi Inklusi TPN Ganjar-Mahfud Jaleswari Pramodhawardhani mengatakan, kondisi yang terjadi saat ini adalah para driver ojek online (ojol) khususnya perempuan di lapangan belum mendapatkan perlindungan yang nyata.

Baca Juga: Ketika Slank Tetap Teguh di Jalur Perjuangan

“Misalnya, jam kerja mereka yang melampaui batas. Kemudian, bagaimana relasi dengan perusahaan penyedia jasa layanan transportasi online ini juga kurang. Jadi, hal itu yang perlu diperbaiki di kondisi lapangannya,” kata Jaleswari, usai diskusi bersama ratusan ojol perempuan, di Joglo Caffee, Surabaya, Sabtu (13/1/2024).

Jaleswari mengungkapkan, pekerja driver ojol perempuan juga menjadi bagian penggerak roda ekonomi negara. Sehingga, lanjut dia, sudah sepatutnya negara hadir di dalamnya. Belum lagi, lanjut dia, driver ojol perempuan yang minim terhadap akses kesehatan dan ketenagakerjaan sebagai penjamin keamanan bekerja.

“Disampaikan oleh ratusan ojol perempuan, mereka sudah menerima kartu kesehatan misalnya. Tapi, mereka tidak tahu bagaimana menggunakannya,” tuturnya.

Baca Juga: Optimalkan Peran Perempuan, Tim Pemenangan Ganjar-Mahfud Ajak Ratusan Emak-emak Kongkow

Karena itu, kata Jaleswari, perlu adanya pendampingan dalam hal peningkatan keterampilan bagi para ojol perempuan ke depannya. Saat ini, skema perlidungan dan rumah keterampilan tengah dimatangkan terus oleh Ganjar-Mahfud.

“Seperti yang disampaikan pak Mahfud soal rumah keterampilan. Ini nanti yang jelas adalah visinya bergerak untuk memberikan keterampilan kepada para ojol perempuan,” tambahnya.

Terpisah, Pembina Generasi Merdeka Evi Ratnasari menyatakan, pihaknya akan terus mengumpulkan kelompok-kelompok social terutama kelompok perempuan. Dia menuturkan, pihaknya berkomitmen untuk melakukan pendampingan kepada masyarakat serta pengawalan janji dari Ganjar-Mahfud.

“Kami juga akan bergerak untuk mendengarkan aspirasi-aspirasi para perempuan. Nanti juga bakal ada diskusi bareng petani perempuan,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Penyelenggaraan Makin Progresif, Festival Dayung Tejoasri Lamongan Diproyeksi jadi Agenda Rutin Jatim

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi yang menyaksikan perlombaan, mengapresiasi perkembangan Festival Dayung Tejoasri yang terus mengalami peningkatan setiap tahun.

Harga Emas Antam Hari Ini: Kurang Oke Tapi Masih Lumayan, Berikut Rinciannya 

Dengan demikian, harga emas Antam kembali menjauh dari level Rp3 juta per gram dan mengalami penurunan dibanding perdagangan sebelumnya.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Pekerjaan-Kesehatan hingga Cinta Cukup Baik, Cek Bintangmu

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Hari ini cukup baik.

Menyalakan Asa Generasi Muda: Soekarno Cup 2026 dan Jalan Menuju Panggung Dunia

Seluruh rangkaian pertandingan Soekarno Cup 2026 bisa disaksikan secara gratis, tanpa dipungut biaya masuk stadion. Turnamen digelar mulai 10-24 Agustus 2026.

Cita-cita Aisatus Zahira, Salah Satu Pelajar Sidoarjo untuk Jamnas Pramuka 2026

Bagi Aisa, kesempatan tersebut menjadi pengalaman yang tidak ingin disia-siakannya. “Semoga saya jadi pembina Pramuka terkenal,” ujar Aisa.

Pesta Siaga Sidoarjo: 1.000 Anak Belajar Keberanian dan Kerja Sama Lewat Petualangan

Mengusung konsep “Petualangan Pencarian Harta Karun Jenggala”, kegiatan dikemas melalui berbagai permainan dan tantangan.