Rabu, 22 Jul 2026 21:11 WIB

Logistik Belum Lengkap, KPU Surabaya Minta Perlengkapan Pemilu Datang Minggu Ini

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 08 Jan 2024 18:39 WIB
Ketua KPU Surabaya Nur Syamsi
Ketua KPU Surabaya Nur Syamsi

selalu.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya meminta kepada KPU Pusat untuk segera mengirimkan perlengkapan dan sarana pemungutan suara menjelang pencoblosan pada 14 Februari 2024 nanti.

Ketua KPU Surabaya Nur Syamsi mengatakan beberapa logistik pemungutuan suara belum 
masuk ke kantor wilayah, yakni seperti formulir-formulir.


“Dari total seluruh perlengkapan pemungutan suara, dukungan perlengkapan lainnya yang memang ditentukan oleh KPU RI, berapa logistik yang belum masuk, misal sampul yang untuk bungkus atau sampul surat suara,” kata Syamsi, saat ditemui selalui.id, di Kantor KPU Surabaya, Senin (8/1/2024).

Syamsi menjelaskan formulir-formulir yang belum lengkap lainnnya yang belum masuk yakni beberapa formulir C.

“Misal C daftar hadir, C pemberitahuan, C kejadian khusus, C surat pengantar penyampaian hasil, C tanda terima penyampaikan hasil tapi kecil kecil ya, itu belum masuk,” jelasnya.

Meski begitu Syamsi menerangkan terkait perlengakapan lainnya seperti kotak suara, bilik suara, alat coblos sudah lengkap

Baca Juga: Raih Nilai Tertinggi Nasional, TUKS Petrokimia Gresik Pimpin Revolusi Pelabuhan Hijau 2026

“Total 40800 sekian kotak suara. Surat suara jumlah DPT kami sekitar 2.2266167 juta. Sudah datang semua,” ujarnya.

Terkait surat suara yang rusak, Syamsi menyebut di KPU Surabaya masih melakuakan seleksi dan masih proses pelipatan surat suara. Namun, tidak menutup kemungkinan ada beberapa potensi yang rusak sehingga belum memastikan jumlahnya.

“Teman-teman di gudang masih bekerja, kita tunggu saja lah, hasilnya berapa surat 
yang rusak yang harus diganti pada saat sortir dilipat dan diidentifikasi,” ungkapnya.

Lebih lanjut Syamsi menyampaikan KPU Surabaya berharap perlengkapan logistik seperti surat formulir C segera dikirim. Mengingat jadwal pencoblosan tinggal 36 hari lagi.

“Karena itu menjadi logistik pokok yang harus kami packing di dalam kotak suara. Kemudian, C hasil pleno, setiap jenis pemilu harapan sudah datang minggu ini,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa proses setting packing dengan kapasitas suara terbesar di Jawa Timur cukup memakan waktu.

“Karena itu juga manajemen setting baking dengan kapasitas 40 ribu kotak suara sekian tidak mudah. Harapan kami segera datang,” ucapnya.

“Hari terus berjalan, jarum jam terus berputar. Semakin lamam datang kami krepotan. kendalanya Volume kapasitas gudang kami dan waktu paking itu juga tidak mudah. monggo bisa bayangkanlah. gudang 3200 lebarnya. Ada kotak pilih dan kotak suara dan kami harus seting paking puluhan ribu. itu tidak mudah,” tambahnya. Ini

Baca Juga: KPU Surabaya Mulai Verifikasi Surat PAW Almarhum Adi Sutarwijono

Editor : Ading
Berita Terbaru

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.

Dugaan Penganiayaan di Super House Surabaya: 3 Orang Diamankan, Polisi Dalami Kelalaian Pengelola

Insiden tersebut menyebabkan korban menderita luka fisik dan trauma berat hingga kini masih menjalani perawatan medis.

Kaji Ipuk Buka-bukaan Nilai Banpol PDIP Surabaya: Tembus Rp6 Miliar, Wajib Ditanggungjawabkan

Dana tersebut dipastikan digunakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan fokus utama pada kegiatan pendidikan politik dan kaderisasi.

DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

Desakan itu muncul setelah delapan halte yang telah dipasangi iklan mampu menyumbang PAD sebesar Rp583 juta.

Tabrak Truk Parkir, Pasutri di Mojokerto Tewas 

Petugas Unit Gakkum saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa pasangan suami istri tersebut.

Ketika Wabup Sidoarjo Mimik Pakai Dana Pribadi Bangun Jembatan Kedungbanteng–Balongdowo

Setelah bertahun-tahun menunggu realisasi pembangunan, akses yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat tersebut kini memasuki tahap pemasangan box culvert.