Selasa, 03 Feb 2026 09:43 WIB

Logistik Belum Lengkap, KPU Surabaya Minta Perlengkapan Pemilu Datang Minggu Ini

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 08 Jan 2024 18:39 WIB
Ketua KPU Surabaya Nur Syamsi
Ketua KPU Surabaya Nur Syamsi

selalu.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya meminta kepada KPU Pusat untuk segera mengirimkan perlengkapan dan sarana pemungutan suara menjelang pencoblosan pada 14 Februari 2024 nanti.

Ketua KPU Surabaya Nur Syamsi mengatakan beberapa logistik pemungutuan suara belum 
masuk ke kantor wilayah, yakni seperti formulir-formulir.


“Dari total seluruh perlengkapan pemungutan suara, dukungan perlengkapan lainnya yang memang ditentukan oleh KPU RI, berapa logistik yang belum masuk, misal sampul yang untuk bungkus atau sampul surat suara,” kata Syamsi, saat ditemui selalui.id, di Kantor KPU Surabaya, Senin (8/1/2024).

Syamsi menjelaskan formulir-formulir yang belum lengkap lainnnya yang belum masuk yakni beberapa formulir C.

“Misal C daftar hadir, C pemberitahuan, C kejadian khusus, C surat pengantar penyampaian hasil, C tanda terima penyampaikan hasil tapi kecil kecil ya, itu belum masuk,” jelasnya.

Meski begitu Syamsi menerangkan terkait perlengakapan lainnya seperti kotak suara, bilik suara, alat coblos sudah lengkap

Baca Juga: Fraksi Demokrat Desak KPU Segera Tetapkan Penambahan Dapil Surabaya

“Total 40800 sekian kotak suara. Surat suara jumlah DPT kami sekitar 2.2266167 juta. Sudah datang semua,” ujarnya.

Terkait surat suara yang rusak, Syamsi menyebut di KPU Surabaya masih melakuakan seleksi dan masih proses pelipatan surat suara. Namun, tidak menutup kemungkinan ada beberapa potensi yang rusak sehingga belum memastikan jumlahnya.

“Teman-teman di gudang masih bekerja, kita tunggu saja lah, hasilnya berapa surat 
yang rusak yang harus diganti pada saat sortir dilipat dan diidentifikasi,” ungkapnya.

Lebih lanjut Syamsi menyampaikan KPU Surabaya berharap perlengkapan logistik seperti surat formulir C segera dikirim. Mengingat jadwal pencoblosan tinggal 36 hari lagi.

“Karena itu menjadi logistik pokok yang harus kami packing di dalam kotak suara. Kemudian, C hasil pleno, setiap jenis pemilu harapan sudah datang minggu ini,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa proses setting packing dengan kapasitas suara terbesar di Jawa Timur cukup memakan waktu.

“Karena itu juga manajemen setting baking dengan kapasitas 40 ribu kotak suara sekian tidak mudah. Harapan kami segera datang,” ucapnya.

“Hari terus berjalan, jarum jam terus berputar. Semakin lamam datang kami krepotan. kendalanya Volume kapasitas gudang kami dan waktu paking itu juga tidak mudah. monggo bisa bayangkanlah. gudang 3200 lebarnya. Ada kotak pilih dan kotak suara dan kami harus seting paking puluhan ribu. itu tidak mudah,” tambahnya. Ini

Baca Juga: Praktisi Digital Website ini Beberkan Optimasi Fotografi Pada Mesin Pencarian Google

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Libra Mulai Temukan Kebahagiaan, Pisces Akhirnya Keluar dari Zona Nyaman

Lalu, bagaimana ramalan zodiak kalian? Berikut ramalan zodiak hari ini, dibahas lengkap.

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.