Sabtu, 06 Jun 2026 11:15 WIB

Bernuansa Nusantara, UK Petra Hadirkan Pohon Natal dari Perkakas Bambu

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 13 Des 2021 19:47 WIB
Fitriani Marcellita Halim, Mahasiswi UK Petra saat menari tarian Bedoyo Wulandari di depan pohon natal
Fitriani Marcellita Halim, Mahasiswi UK Petra saat menari tarian Bedoyo Wulandari di depan pohon natal

Surabaya (selalu.id) - Menjelang hari Natal, Universitas Kristen (UK) Petra menghadirkan Pohon Natal dari perkakas bambu yang bernuansa nusantara. Pohon natal bambu setinggi 7 meter itu berdiri dengan cantik dan megah dipamerkan di ruang perpustakaan UK Petra.

Kepala Perpustakaan UK Petra Dian Wulandari menyampaikan, bahwa pembuatan pohon natal ini memakan waktu selama seminggu di akhir bulan November lalu.

Baca Juga: Kedatangan Melonjak, Arus Balik Kereta Api di Surabaya Capai 25 Ribu Penumpang

"Pohon natal ini dari jumlah 544 perkakas dapur dari bambu yang biasa di pakai masyarakat Jawa," kata Dian, Senin (13/12/2021).

Ia menjelasakan, dari berbagai bahan perkakas bambu itu dibuat, terdiri dari 188 kalo, 155 tempeh, 70 tedok, 75 irek, dan 60 pincuk. Bahkan harga total pembuatannya sekitar 11 jutaan.

Mengapa pohon natal kali ini memilih bambu, ia menjelaskan bahwa bambu tergolong rumput yang mempunyai akar panjang serta kuat. Tak hanya itu, bambu in merupakan tanaman yang sangat berguna.

"Filosofinya itu khas nusantara banget. Kalau bambu ini kan rumput raksasa. Jadi memliki akar yang sangat kuat," ujarnya.

Baca Juga: Akhir Libur Nataru, Penumpang Tiba Masih Padati Stasiun KA di Surabaya

Kemudian, lanjut ia, bahwa bambu juga hidupnya kelompok ya tak berdiri sendiri tapi juga bergerombol kelompok yang lain.

"Karena itu mengajarkan kita untuk berdampingan terhadap masyarakat sekitar saling menopang saling tolong menolong," teranganya

Kemudian terakhir, bahwa bambu mengajarkan bahwa bambu itu memiliki manfaat yang sangat bagus bagi manusia.

Baca Juga: Polda Jatim Imbau Masyarakat Tidak Konvoi pada Malam Pergantian Tahun

Hal senada juga disampaikan, oleh Rektor UK Petra, Djawantoro Hardjito, bahwa selain bambu banyak filosofinya, bambu juga dari aceh sampai papua bisa tumbuh dan digunakan secara luas.

"Jadi kabar baik, memang untuk nusantara kita. Jadi tahun baru punya semangat baru, kekuatan baru,"ungkapnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.