Sabtu, 05 Sep 2026 22:01 WIB

Bernuansa Nusantara, UK Petra Hadirkan Pohon Natal dari Perkakas Bambu

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 13 Des 2021 19:47 WIB
Fitriani Marcellita Halim, Mahasiswi UK Petra saat menari tarian Bedoyo Wulandari di depan pohon natal
Fitriani Marcellita Halim, Mahasiswi UK Petra saat menari tarian Bedoyo Wulandari di depan pohon natal

Surabaya (selalu.id) - Menjelang hari Natal, Universitas Kristen (UK) Petra menghadirkan Pohon Natal dari perkakas bambu yang bernuansa nusantara. Pohon natal bambu setinggi 7 meter itu berdiri dengan cantik dan megah dipamerkan di ruang perpustakaan UK Petra.

Kepala Perpustakaan UK Petra Dian Wulandari menyampaikan, bahwa pembuatan pohon natal ini memakan waktu selama seminggu di akhir bulan November lalu.

Baca Juga: Kedatangan Melonjak, Arus Balik Kereta Api di Surabaya Capai 25 Ribu Penumpang

"Pohon natal ini dari jumlah 544 perkakas dapur dari bambu yang biasa di pakai masyarakat Jawa," kata Dian, Senin (13/12/2021).

Ia menjelasakan, dari berbagai bahan perkakas bambu itu dibuat, terdiri dari 188 kalo, 155 tempeh, 70 tedok, 75 irek, dan 60 pincuk. Bahkan harga total pembuatannya sekitar 11 jutaan.

Mengapa pohon natal kali ini memilih bambu, ia menjelaskan bahwa bambu tergolong rumput yang mempunyai akar panjang serta kuat. Tak hanya itu, bambu in merupakan tanaman yang sangat berguna.

"Filosofinya itu khas nusantara banget. Kalau bambu ini kan rumput raksasa. Jadi memliki akar yang sangat kuat," ujarnya.

Baca Juga: Akhir Libur Nataru, Penumpang Tiba Masih Padati Stasiun KA di Surabaya

Kemudian, lanjut ia, bahwa bambu juga hidupnya kelompok ya tak berdiri sendiri tapi juga bergerombol kelompok yang lain.

"Karena itu mengajarkan kita untuk berdampingan terhadap masyarakat sekitar saling menopang saling tolong menolong," teranganya

Kemudian terakhir, bahwa bambu mengajarkan bahwa bambu itu memiliki manfaat yang sangat bagus bagi manusia.

Baca Juga: Polda Jatim Imbau Masyarakat Tidak Konvoi pada Malam Pergantian Tahun

Hal senada juga disampaikan, oleh Rektor UK Petra, Djawantoro Hardjito, bahwa selain bambu banyak filosofinya, bambu juga dari aceh sampai papua bisa tumbuh dan digunakan secara luas.

"Jadi kabar baik, memang untuk nusantara kita. Jadi tahun baru punya semangat baru, kekuatan baru,"ungkapnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.