Kamis, 22 Okt 2026 07:22 WIB

Bernuansa Nusantara, UK Petra Hadirkan Pohon Natal dari Perkakas Bambu

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 13 Des 2021 19:47 WIB
Fitriani Marcellita Halim, Mahasiswi UK Petra saat menari tarian Bedoyo Wulandari di depan pohon natal
Fitriani Marcellita Halim, Mahasiswi UK Petra saat menari tarian Bedoyo Wulandari di depan pohon natal

Surabaya (selalu.id) - Menjelang hari Natal, Universitas Kristen (UK) Petra menghadirkan Pohon Natal dari perkakas bambu yang bernuansa nusantara. Pohon natal bambu setinggi 7 meter itu berdiri dengan cantik dan megah dipamerkan di ruang perpustakaan UK Petra.

Kepala Perpustakaan UK Petra Dian Wulandari menyampaikan, bahwa pembuatan pohon natal ini memakan waktu selama seminggu di akhir bulan November lalu.

Baca Juga: Kedatangan Melonjak, Arus Balik Kereta Api di Surabaya Capai 25 Ribu Penumpang

"Pohon natal ini dari jumlah 544 perkakas dapur dari bambu yang biasa di pakai masyarakat Jawa," kata Dian, Senin (13/12/2021).

Ia menjelasakan, dari berbagai bahan perkakas bambu itu dibuat, terdiri dari 188 kalo, 155 tempeh, 70 tedok, 75 irek, dan 60 pincuk. Bahkan harga total pembuatannya sekitar 11 jutaan.

Mengapa pohon natal kali ini memilih bambu, ia menjelaskan bahwa bambu tergolong rumput yang mempunyai akar panjang serta kuat. Tak hanya itu, bambu in merupakan tanaman yang sangat berguna.

"Filosofinya itu khas nusantara banget. Kalau bambu ini kan rumput raksasa. Jadi memliki akar yang sangat kuat," ujarnya.

Baca Juga: Akhir Libur Nataru, Penumpang Tiba Masih Padati Stasiun KA di Surabaya

Kemudian, lanjut ia, bahwa bambu juga hidupnya kelompok ya tak berdiri sendiri tapi juga bergerombol kelompok yang lain.

"Karena itu mengajarkan kita untuk berdampingan terhadap masyarakat sekitar saling menopang saling tolong menolong," teranganya

Kemudian terakhir, bahwa bambu mengajarkan bahwa bambu itu memiliki manfaat yang sangat bagus bagi manusia.

Baca Juga: Polda Jatim Imbau Masyarakat Tidak Konvoi pada Malam Pergantian Tahun

Hal senada juga disampaikan, oleh Rektor UK Petra, Djawantoro Hardjito, bahwa selain bambu banyak filosofinya, bambu juga dari aceh sampai papua bisa tumbuh dan digunakan secara luas.

"Jadi kabar baik, memang untuk nusantara kita. Jadi tahun baru punya semangat baru, kekuatan baru,"ungkapnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Langkah ini didorong pengalaman pembahasan Peraturan Daerah (Perda) tentang Hunian Layak yang menuai protes setelah aturan tersebut disahkan.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.