Senin, 02 Feb 2026 06:56 WIB

Wisata Perahu Kalimas Dihentikan Sementara, Ini Penyebabnya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 31 Des 2023 11:51 WIB
Wisata perahu di Sungai Kalimas
Wisata perahu di Sungai Kalimas

selalu.id - Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) pengeloaan Objek Wisata Perahu Kalimas Rusdi Ismet mengatakan selama Liburan panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) wisata di sungai kalimas dihentikan sementara.

Rusdi menjelaskan, selama momen Nataru ini, sungai Kalimas mengalami debit air yang berkurang. Sehingga, membuat perahu tidak beroperasi dan sudah terjadi beberapa hari yang lalu.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

"Kami selaku pengelola memohon maaf kendala elevasi debit air jadi salah satu kenapa beberapa hari tidak operasional. Tapi, prinsipnya ketika normal, setiap hari kami jam operasional mulai pukul 15.00-21.00 WIB," kata Ismet, Minggu (31/12/2023).

Sepanjang momen Nataru ini, kata dia, hanya baru dua kali operasi saat Natal 25 Desember dan setelahnya 26 Desember.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

"Tapi pas menjelang tutup surut lagi. Tanggal 23, 24, gak operasional," imbuhnya.

Saat beroperasi, antusiasme pengunjung mencapai 1.400 orang dalam dua hari. Jumlah itu hampir sama dengan capaian hari biasa.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

"Tanggal 25, 600-an orang, tanggal 26 800-an di dua rute yaitu dari Taman Prestasi dan Monumen Kapal Selam. Harian biasanya weekend Sabtu-Minggu 1.100-1.300 dan weekday 400-600," pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.

Konflik Lahan di Jember Masih Rawan, DPRD Dorong Peran Posbakum Desa

Konflik tersebut tidak hanya terjadi di kawasan pedesaan, tetapi juga merambah wilayah perkotaan dan berpotensi memicu gesekan sosial di tengah masyarakat.