Rabu, 22 Jul 2026 20:05 WIB

Pedagang Watu-watu Kenjeran Ngamuk Tak Mau Ditertibkan, Begini Sikap Wali Kota Eri

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 29 Des 2023 16:11 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id -  Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menananggapi para pedagang kali lima (PKL) di kawasan Pantai Watu-watu yang protes tidak mau ditertibkan hingga melakukan aksi perusakan pagar.

Eri menegaskan pihaknya sudah melaporkan para oknum pelaku tindak vandalisme fasilitas pemkot ke pihak kepolisian.

“Tim Inafis sudah turun ke TKP, satu hari setelah laporan kami masuk, di lokasi sudah dipasang police line. Artinya, sudah mendapatkan perhatian,” tegas Eri, Jumat (29/12/2023).

Ia yakin bahwa sebenarnya mereka yang baik pasti melakukan protes dengan cara beretika dan elegan, bukan dengan merusak hingga mengganggu pengguna jalan.

“Jadi bukan kami Satpol PP musuhnya warga tetapi kami ingin membantu usaha warga di sana mendapatkan prioritas utama dengan cara kami menghalau PKL yang tidak disiplin dan tidak sesuai komitmen bersama,” jelasnya.

Lebih lanjut Eri memahami tuntutan para pedagang yang ingin berjualan di Watu-watu pada akhir pekan, sebab, pada momen itu pengunjung ramai berdatangan.

“Iya itu setiap hari Minggu, kami tahu hari Minggu atensinya tinggi karena banyak pengunjung datang, kami juga berpikir ke depan jalan keluarnya seperti apa,” tuturnya.

Oleh karenanya, Eri mengungkapkan bahwa Pemkot Surabaya berupaya untuk menawarkan kepada para pedagang untuk masuk ke Sentral Ikan Bulak (SIB) agar tempat yang telah disediakan dan diberikan fasilitas-fasilitas dari Pemerintah.

“Makanya ada tawaran untuk bisa berusaha, ada di THP Kenjeran, Kejawan Lor, SIB, ada tiga lokasi yang sebenarnya boleh untuk berjualan,” tambahnya.

Ia pun berharap para pedagang bisa bekerjasama dan bergotong royong bersama pemerintah dan mengikuti aturan yang ada.

“Kami berharap ada kerja sama, kasih juga yang sudah patuh aturan terus kami dari pemerintah tidak tegas melindunginya. Artinya, kami harus membela yang benar dan mengikuti aturan,” pungkasnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kaji Ipuk Buka-bukaan Nilai Banpol PDIP Surabaya: Tembus Rp6 Miliar, Wajib Ditanggungjawabkan

Dana tersebut dipastikan digunakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan fokus utama pada kegiatan pendidikan politik dan kaderisasi.

Tabrak Truk Parkir, Pasutri di Mojokerto Tewas 

Petugas Unit Gakkum saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa pasangan suami istri tersebut.

Ketika Wabup Sidoarjo Mimik Pakai Dana Pribadi Bangun Jembatan Kedungbanteng–Balongdowo

Setelah bertahun-tahun menunggu realisasi pembangunan, akses yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat tersebut kini memasuki tahap pemasangan box culvert.

Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib

Peristiwa itu terjadi di area Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Korban saat itu tengah mencari rumput.

Resmikan Closed Barn di Pasuruan, Wamenko Pangan Dorong Pengembangan Sapi Perah Dataran Rendah

Inovasi tersebut diyakini dapat menjadi terobosan untuk meningkatkan produksi susu nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Dr WP Djatmiko soal OTT Bupati Lombok Barat: Biaya Politik Tinggi hingga Lemahnya Pengawas Internal

Sebaliknya, publik harus mendorong reformasi sistemik pada legal substance dan legal culture agar kasus-kasus korupsi serupa tidak terus berulang.