Sabtu, 06 Jun 2026 00:16 WIB

Pedagang Watu-watu Kenjeran Ngamuk Tak Mau Ditertibkan, Begini Sikap Wali Kota Eri

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 29 Des 2023 16:11 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id -  Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menananggapi para pedagang kali lima (PKL) di kawasan Pantai Watu-watu yang protes tidak mau ditertibkan hingga melakukan aksi perusakan pagar.

Eri menegaskan pihaknya sudah melaporkan para oknum pelaku tindak vandalisme fasilitas pemkot ke pihak kepolisian.

“Tim Inafis sudah turun ke TKP, satu hari setelah laporan kami masuk, di lokasi sudah dipasang police line. Artinya, sudah mendapatkan perhatian,” tegas Eri, Jumat (29/12/2023).

Ia yakin bahwa sebenarnya mereka yang baik pasti melakukan protes dengan cara beretika dan elegan, bukan dengan merusak hingga mengganggu pengguna jalan.

“Jadi bukan kami Satpol PP musuhnya warga tetapi kami ingin membantu usaha warga di sana mendapatkan prioritas utama dengan cara kami menghalau PKL yang tidak disiplin dan tidak sesuai komitmen bersama,” jelasnya.

Lebih lanjut Eri memahami tuntutan para pedagang yang ingin berjualan di Watu-watu pada akhir pekan, sebab, pada momen itu pengunjung ramai berdatangan.

“Iya itu setiap hari Minggu, kami tahu hari Minggu atensinya tinggi karena banyak pengunjung datang, kami juga berpikir ke depan jalan keluarnya seperti apa,” tuturnya.

Oleh karenanya, Eri mengungkapkan bahwa Pemkot Surabaya berupaya untuk menawarkan kepada para pedagang untuk masuk ke Sentral Ikan Bulak (SIB) agar tempat yang telah disediakan dan diberikan fasilitas-fasilitas dari Pemerintah.

“Makanya ada tawaran untuk bisa berusaha, ada di THP Kenjeran, Kejawan Lor, SIB, ada tiga lokasi yang sebenarnya boleh untuk berjualan,” tambahnya.

Ia pun berharap para pedagang bisa bekerjasama dan bergotong royong bersama pemerintah dan mengikuti aturan yang ada.

“Kami berharap ada kerja sama, kasih juga yang sudah patuh aturan terus kami dari pemerintah tidak tegas melindunginya. Artinya, kami harus membela yang benar dan mengikuti aturan,” pungkasnya.

Baca Juga: Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.