Kamis, 04 Jun 2026 21:29 WIB

Ketua PWNU Jatim Dicopot, Begini Kata Pengurus Besar PBNU

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 28 Des 2023 17:57 WIB
Kantor PBNU Jatim
Kantor PBNU Jatim

selalu.id - Ketua Pengurus Wilayah Nadhlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur KH Marzuki Mustamar telah dicopot jabatannya oleh Pengurus Besar NU.

Wakil Ketua Umum Pengurus Besar PBNU Amin Said Husni mengatakan, pemberhentian KH Marzuki Mustamar merupakan masalah internal organisasi.

“Ini hal biasa. Soal internal organisasi. Jadi jangan dibesar-besarkan, apalagi ini sifatnya internal organisasi. Siapa pun, apalagi yang tidak memahami masalahnya tidak perlu ikut berkomentar,” kata Amin Said, kepada awak media, Kamis (28/12/2023).

Pemberhentian KH Marzuki, kata dia, juga telah diproses sejak lama sehingga tidak ada kaitannya dengan kepentingan politik praktis 2024.

“Proses pemberhentian juga sesuai AD/ART dan ketentuan yang ada,” tegasnya.

Terkait siapa pengganti Ketua PWNU Jatim, Anin menyampaikan hal itu akan dilaksanakan sesuai aturan.

“Ya sesuai aturan yang ada saja,” ungkapnya.

Sementara, Mantan Wakil Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH Abdussalam Shohib atau Gus Salam angkat bicara terkait pencoboton KH Marzuki Mutamar.

Gus salam mengampaikan pencopotan KH Marzuki Mustamar diduga dikarenakan PBNU diam-diam mengarahkan dukungannya ke Pasangan Calon (Paslo) Pilihan Presiden (Pilpres) nomor urut 2 Prabowo-Subianto.

Ia menyampaikan bahwa pihak pengurus besar PCNU se-Jawa Timur  menggelar rapat internal di Hotel Shangri-la, Surabaya, Rabu (27/12/2023) malam. Pertemuan itu sekaligus membahas pencobotan KH Marzuki Mustamar.

Rapat itu diketahui dihadiri Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Wakil Rais Aam KH Anwar Iskandar, Ketua Umum KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dan Sekjen Saifullah Yusuf atau Gus Ipul.

“Tokoh-tokoh teras PBNU ini mengarahkan struktur PCNU yang hadir untuk ke paslon 2. Ada yang dengan narasi soreh atau jelas, ada yang bahasa kinayah atau kiasan,” ujar Gus Salamyang juga menjadi Penasihat Tim Pemenangan Provinsi (Timprov) paslon pilres nomor urut 1 Anies-Cak Imin.

Gus Salam pun mengaku kecewa dengan sikap PBNU itu. Ia menilai selama ini Gus Yahya selalu menyampaikan bahwa NU bakal netral dan tak mau diseret ke kepentingan politik di Pilpres 2024.

“Dan itu dilakukan oleh pengurus teras PBNU yang selama ini gembor-gembornya memerintahkan untuk netral untuk semua struktur NU tapi dipertemuan internal bersama struktur PCNU mereka mengarahkan ke paslon 2,” pungkasnya.

Baca Juga: PDIP Kunci Struktural Jatim, Ini Daftar 38 Ketua DPC yang Ditetapkan Serentak

Editor : Ading
Berita Terbaru

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Gugat MK Soal Masa Berlaku SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.

Maling yang Sering Curi Lampu Lalulintas di Semampir Surabaya Dibekuk, Ini Identitasnya

Saat ini pelaku telah ditetapkan tersangka dan ditahan di Mapolsek Semampir untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.