Sabtu, 06 Jun 2026 12:07 WIB

Pemprov Jatim Kunjungi Lokasi Konservasi Pasca Kebakaran Tahura Raden Soerjo

Gubernur Khofifah
Gubernur Khofifah

selalu.id - Aksi pemulihan ekosistem pasca kebakaran hutan yang melanda kawasan Tahura Raden Soerjo yang meliputi Gunung Arjuno, Welirang, dan Anjasmoro di Pemandian Air Panas Tahura Raden Soerjo, merupakan upaya pemulihan ekosistem Tahura Raden Soerjo.

Hal ini diwujudkan dengan pemberian 7000 bibit pohon eucalyptus dan cemara kepada Masyarakat Peduli Api (MPA) dan Relawan Tahura. Bibit tanaman ini nantinya akan ditanam di lahan yang terdampak kebakaran.

Meski begitu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan, bahwa untuk daerah yang sulit dijangkau, bisa dilakukan dengan aeroseeding. Yang mana, pada tahun 2019 pihaknya pernah melakukan aeroseeding dibantu armada dari Lanud Abdulrachman Saleh.

"Jadi itu nanti harus mendapat izin terlebih dahulu dari KSAU seperti yang dulu kita lakukan," terangnya kepada selalu.id, Minggu  (24/12/2023).

Khofifah juga mengapresiasi semua pihak yang telah bahu membahu, bersinergi, dan berkolaborasi menangani kebakaran hutan di Tahura Raden Soerjo. Mulai dari unsur pemerintahan, TNI, Polri, Kepala Desa, hingga seluruh masyarakat dan relawan yang telah bersusah payah memadamkan api dan melakukan pembasahan agar kebakaran tidak meluas.

Sebagaimanan diketahui, kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu menyebabkan kerusakan seluas 4.767,24 ha. Kebakaran tersebut merupakan dampak dari fenomena El Nino dan ulah manusia tidak bertanggung jawab. Namun berkat sinergitas dan kolaborasi berbagai instansi dan masyarakat yang dipimpin langsung oleh Gubernur Khofifah, kebakaran tersebut bisa ditangani.

"Terima kasih atas kerja kerasnya dalam menangani kebakaran hutan, atas dedikasinya selama ini untuk menjaga dan merawat hutan," imbuhnya.

Untuk itu, Gubernur Khofifah kembali mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga daya dukung alam dan lingkungan. Serta mendorong memasifkan literasi kehutanan untuk membangun kesadaran dan kecintaan terhadap alam dan lingkungan pada masyarakat, khususnya generasi muda.

"Terkait literasi kehutanan ini sudah kita lakukan di sekolah-sekolah dan masyarakat di sekitar kawasan hutan. Tinggal bagaimana komitmen forkopimda untuk bisa memasifkan lagi ke depannya," ujarnya.

Di sisi lain, Khofifah juga berharap KLHK RI untuk menempatkan tim Manggala Agni di Jawa Timur. Sebab, kebakaran hutan dan lahan masuk dalam tiga besar bencana yang sering terjadi di Jawa Timur.

"Selama ini Manggala Agni adanya di Denpasar. Kami berharap ke depannya KLHK juga menempatkan tim Manggala Agni di Jatim. Sehingga akan mempercepat penanganan jika terjadi kebakaran hutan di Jatim," tandasnya.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.