Rabu, 04 Feb 2026 13:24 WIB

Membangun Ekosistem Kesejahteraan Petani Tebu Lewat Inovasi Air Mineral

Direktur PT. Indogula Jayabaya, Jonathan Danang Wardhana
Direktur PT. Indogula Jayabaya, Jonathan Danang Wardhana

selalu.id - Koperasi Kana dan Pabrik Indogula Jayabaya Kediri berkomitmen untuk memperbaiki kualitas produksi tebu dengan membuat gebrakan baru, giling tebu tanpa mengenal musim.

Harapannnya mereka dapat menjual tebu yang nantinya diproduksi menjadi gula. Sedangan selaras dengan tema kegiatan itu para petani juga tidak harus menunggu musim panen. Karena ada pabrik yang akan selalu siap menerima hasil panen tebu.

Direktur PT. Indogula Jayabaya, Jonathan Danang Wardhana, menjelaskan penyuluhan yang disampaikan kepada petani mengenai peningkatan kuantitas dan kualitas hasil panen tebu.

"Selain tentang kualitas dan kuantitas, kami juga memaparkan strategi pengaturan pola tanam tebu setiap dua tahun agar dapat dipanen hingga tiga kali dalam satu tahun," ujar Jonathan.

Dalam kesempatan itu Jonathan juga memperkenalkan produk inovatif dari perusahaan, yaitu air mineral Banu. Produk ini merupakan satu-satunya air mineral yang dihasilkan dari uap tebu di Indonesia.

Proses evaporasi pada produksi gula tebu menghasilkan kondensasi air, dan dengan teknologi terbaru, perusahaan berhasil memurnikan air kondensasi tersebut menjadi air minum yang sustainable dan renewable.

"Produk air mineral Banu ini kaya akan mineral dan dijamin kehigienisannya," tegasnya.

Sehingga dari proses evaporasi pada produksi gula tebu ini juga berhasil menciptakan solusi yang inovatif dan berkelanjutan.

"Air mineral Banu adalah Indonesia's First 100 persen plant based pure water," lanjutnya.

Sehingga Jonathan berharap dengan adanya acara ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara perusahaan dan para supplier dan petani tebu.

"Adanya sinergi yang positif dapat mendukung pencapaian misi perusahaan dalam mensejahterakan petani dan menjaga keberlanjutan lingkungan," pungkasnya.

Kegiatan tersebut disambut antusias oleh H. Imran Perwakilan Petani Tebu wilayah Kras, Kediri, Jawa Timur. Dia mengaku melalui kegiatan itu para petani tidak hanya mendapat suatu hal baru. Namun juga mengetahui inovasi yang bisa menjadi harapan baru untuk meningkatkan perekonomiannya.

"Perlu adanya jalinan kemitraan antara petani tebu dan PT Indogula Jayabaya guna tercapainya, peningkatan produksi dan kualitas tebu," ujar Imran.

Untuk mensukseskan gebrakan tersebut, pihaknya menggelar penyuluhan dan diskusi yang berjalan sangat gayeng bersama para suplier dan petani tebu. pada Minggu (17/12/2023).

Diketahui, selain untuk memperkuat hubungan antara satu sama yang lain, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyuluhan mengenai misi perusahaan, dengan tujuan turut membangun ekosistem yang bertujuan kesejahteraan bagi petani tebu.

Dia berharap dengan kemitraan ini diyakininya dapat memperluas akses ke pasar yang lebih luas, sehingga kesejahteraan petani, keseimbangan risiko dan pengembangan inovasi secepatnya dapat terwujud.

Editor : Ading
Berita Terbaru

TPK Banjarmasin Gencarkan Safety Awareness di Bulan K3 2026, Pertegas Komitmen High Performance Zero Accident

Penguatan Safety Awareness menjadi krusial perusahaan untuk memitigasi risiko kecelakaan kerja dan potensi bahaya yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

Expo Campus 2026 Surabaya: Ajak Siswa Jelajahi Minat dan Masa Depan Pendidikan

Kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk mengenal lebih dekat pada dunia pendidikan tinggi.

Perda Baru Buka Jalan Investasi Lewat Pemanfaatan Aset Pemkot Surabaya

Perubahan perda ini dinilai penting untuk memperkuat tata kelola pemanfaatan aset milik Pemkot Surabaya ke depan.

Susur Sungai Ngotok di TBM, Destinasi Wisata Baru Kota Mojokerto

Dengan hadirnya susur Sungai Ngotok, Pemkot Mojokerto berharap TBM akan menjadi magnet wisata baru yang mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

Arif Fathoni: Perikanan Surabaya Siap Sokong Ketahanan Pangan Presiden Prabowo

Karena itu, Fathoni mendorong pemerintah hadir lewat pembangunan infrastruktur dasar dan fasilitas pascapanen.

Kota Mojokerto Dipercaya Jadi Pilot Project Digitalisasi Bansos Nasional

Melalui program ini, diharapkan model digitalisasi bansos yang diuji di beberapa daerah pilot project dapat direplikasi secara nasional.