Rabu, 22 Jul 2026 23:44 WIB

Membangun Ekosistem Kesejahteraan Petani Tebu Lewat Inovasi Air Mineral

Direktur PT. Indogula Jayabaya, Jonathan Danang Wardhana
Direktur PT. Indogula Jayabaya, Jonathan Danang Wardhana

selalu.id - Koperasi Kana dan Pabrik Indogula Jayabaya Kediri berkomitmen untuk memperbaiki kualitas produksi tebu dengan membuat gebrakan baru, giling tebu tanpa mengenal musim.

Harapannnya mereka dapat menjual tebu yang nantinya diproduksi menjadi gula. Sedangan selaras dengan tema kegiatan itu para petani juga tidak harus menunggu musim panen. Karena ada pabrik yang akan selalu siap menerima hasil panen tebu.

Direktur PT. Indogula Jayabaya, Jonathan Danang Wardhana, menjelaskan penyuluhan yang disampaikan kepada petani mengenai peningkatan kuantitas dan kualitas hasil panen tebu.

"Selain tentang kualitas dan kuantitas, kami juga memaparkan strategi pengaturan pola tanam tebu setiap dua tahun agar dapat dipanen hingga tiga kali dalam satu tahun," ujar Jonathan.

Dalam kesempatan itu Jonathan juga memperkenalkan produk inovatif dari perusahaan, yaitu air mineral Banu. Produk ini merupakan satu-satunya air mineral yang dihasilkan dari uap tebu di Indonesia.

Proses evaporasi pada produksi gula tebu menghasilkan kondensasi air, dan dengan teknologi terbaru, perusahaan berhasil memurnikan air kondensasi tersebut menjadi air minum yang sustainable dan renewable.

"Produk air mineral Banu ini kaya akan mineral dan dijamin kehigienisannya," tegasnya.

Sehingga dari proses evaporasi pada produksi gula tebu ini juga berhasil menciptakan solusi yang inovatif dan berkelanjutan.

"Air mineral Banu adalah Indonesia's First 100 persen plant based pure water," lanjutnya.

Sehingga Jonathan berharap dengan adanya acara ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara perusahaan dan para supplier dan petani tebu.

"Adanya sinergi yang positif dapat mendukung pencapaian misi perusahaan dalam mensejahterakan petani dan menjaga keberlanjutan lingkungan," pungkasnya.

Kegiatan tersebut disambut antusias oleh H. Imran Perwakilan Petani Tebu wilayah Kras, Kediri, Jawa Timur. Dia mengaku melalui kegiatan itu para petani tidak hanya mendapat suatu hal baru. Namun juga mengetahui inovasi yang bisa menjadi harapan baru untuk meningkatkan perekonomiannya.

"Perlu adanya jalinan kemitraan antara petani tebu dan PT Indogula Jayabaya guna tercapainya, peningkatan produksi dan kualitas tebu," ujar Imran.

Untuk mensukseskan gebrakan tersebut, pihaknya menggelar penyuluhan dan diskusi yang berjalan sangat gayeng bersama para suplier dan petani tebu. pada Minggu (17/12/2023).

Diketahui, selain untuk memperkuat hubungan antara satu sama yang lain, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyuluhan mengenai misi perusahaan, dengan tujuan turut membangun ekosistem yang bertujuan kesejahteraan bagi petani tebu.

Dia berharap dengan kemitraan ini diyakininya dapat memperluas akses ke pasar yang lebih luas, sehingga kesejahteraan petani, keseimbangan risiko dan pengembangan inovasi secepatnya dapat terwujud.

Editor : Ading
Berita Terbaru

75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Program ini bertujuan memberikan perlindungan hukum bagi anak yatim piatu, anak terlantar, hingga anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.

Dugaan Penganiayaan di Super House Surabaya: 3 Orang Diamankan, Polisi Dalami Kelalaian Pengelola

Insiden tersebut menyebabkan korban menderita luka fisik dan trauma berat hingga kini masih menjalani perawatan medis.