• Loadingselalu.id
  • Loading

Jumat, 23 Feb 2024 14:48 WIB

Beri UMKM Pelatihan Strategi Branding, Telkom Pasuruan Komitmen Naikkan Kualitas Produk

Pelatihan strategi branding UMKM Telkom Pasuruan

Pelatihan strategi branding UMKM Telkom Pasuruan

selalu.id - Telkom Pasuruan memberikan pelatihan strategi branding kepada 20 pelaku UMKM di Wilayah Pasuruan, Probolinggo dan Lumajang. Pelatihan digelar di RM Kurnia Jl Jend A Yani Gading, Kecamatan Gadingrejo-Pasuruan, Rabu (6/12/2023).

Pelatihan tersebut dibuka Manager Shared Service dan General Support Agung Widyantoro dengan mendatangkan narasumber Ronny Mei Kurniawan SE. MM dan Mitra Binaan Telkom Yoenarti SH. Agar UMKM binaan Telkom Pasuruan naik kelas, mereka diberikan bekal edukasi branding dan narasi produk yang diselenggarakan oleh Unit Community Development Center (CDC).

"Pelaku UMKM lokal diharapkan bisa membawa produknya naik kelas. Dengan begitu, mereka bisa bersaing dengan pasar global di era digitalisasi saat ini," kata Manager Shared Service dan General Support, Agung Widyantoro kepada selalu.id, Rabu (6/12/2023).

Dia mengatakan, saat ini persaingan usaha sangat tinggi di tengah pesatnya kemajuan teknologi. Karena itu, perlu strategi untuk menjangkau pembeli dari semua kalangan dan wilayah.

Menurut Agung, peran pengelola atau Pembina UMKM diperlukan dalam memberikan pelatihan dan wawasan terkait penggunaan digital sebagai media pemasaran produk usaha yang dimiliki oleh para pelaku UMKM.

Sementara itu nara sumber Ronny Mei Kurniawan mengatakan, ada berbagai macam jenis branding. "Branding mengacu pada proses menciptakan persepsi yang khas dan tahan lama di benak konsumen. Ada berbagai jenis branding, masingmasing memiliki tujuan yang berbeda," kata Ronny.

Beberapa jenis branding yang umum yaitu, branding produk, Berfokus pada penciptaan identitas merek untuk produk tertentu. "Pencitraan Merek Korporat adalah melibatkan penciptaan identitas merek untuk seluruh perusahaan," katanya kembali.

Adapun peronal branding berhubungan dengan individu yang menciptakan merek untuk diri mereka sendiri.

"Umumnya terjadi di bidang-bidang seperti hiburan, olahraga, dan kewirausahaan. Ada juga branding tentang pencitraan jasa, yaitu berkaitan dengan perusahaan yang menawarkan layanan daripada produk berwujud," tutupnya.

Baca Juga: Dosen ITTelkom Surabaya Raih Penghargaan Perempuan Inspirasi Indonesia 2023

Editor : Ading