Rabu, 04 Feb 2026 00:00 WIB

Pelaku Penganiaya Satpol PP Surabaya Menyerahkan Diri

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 06 Des 2023 10:35 WIB
Kanitreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Hendro Sukmono
Kanitreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Hendro Sukmono

selalu.id - Polrestabes Surabaya telah mengidentifikasi identitas pelaku massa buruh yang menganiaya dua angota Satpol PP.

Kanitreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Hendro Sukmono mengatakan pihaknya sudah mengedentifikasi pelaku yang menendang petugas Satpol PP dari rekaman video saat menganiaya korban.

"Dari rekaman yang kami lihat ada kaki menendang korban, pelaku sudah diidentifikasi ada nama dan datanya. Anggota kami sudah ke alamat itu. Tapi yang bersangkutan tidak di lokasi," kata AKBP Hendro, Rabu (6/12/2023).

AKBP Hendro menjelaskan, pelaku massa buruh itu akhirnya menyerahkan diri pada Senin, malam. Ia menyebut pelaku ingin berdamai dengan korban.

"Kami tetap melaksanakn mekanisme penyidikan kami terima yang bersangkutan, kami lakukan pemeriksaan sebagai saksi. Brdasarkan alat bukti yang kami miliki tadi malam kami lakukan menaikan status sebagai tersangka," jelasnya.

Meski begitu, pelaku meminta permohonan untuk tidak penahanan. Pihaknya pun menyetujui dengan alasan pelaku kooperatif menyerahkan diri.

"Siap hadir dan dikenakan wajib lapor 2x seminggu senin-kamis," tuturnya.

Lebih lanjut AKBP Hendro menambahkan, bahwa kasus ini proses hukum tetap berjalan, terkecuali pelapor mencabut laporannya.

"Demikian nama lain, sampai dengan pelapor atau korban. Mencabut lapiran baru berhenti. Namun juga tidak pencabutan maka proses hukum berjalan," pungkasnya.

Baca Juga: Lebih Dari 900 Kendaraan Hasil Curian di Bazar Ranmor Polrestabes Surabaya Belum Diambil

Editor : Ading
Berita Terbaru

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.