Selasa, 20 Okt 2026 06:23 WIB

Geruduk Kantor Gubernur, Buruh Jawa Timur Demo Tuntut Kenaikan UMK 15 Persen

Aksi massa tuntut kenaikan upah minimum
Aksi massa tuntut kenaikan upah minimum

selalu.id - Ratusan buruh dari berbagai serikat pekerja di Jawa Timur menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Jawa Timur, Jalan Pahlawan, Surabaya, Kamis (30/11/2023). Aksi ini menuntut kenaikan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Jawa Timur tahun 2024 sebesar 15 persen.

Aksi demonstrasi ini diorganisir oleh Partai Buruh dan belasan serikat pekerja lainnya, antara lain KSPSI, KSPI, KSBSI, SARBUMUSI, FSPMI, FSP LEM SPSI, FSP KEP SPSI, FSP RTMM SPSI, FSP TSK SPSI, FSP KAHUT SPS, FSP KAHUTINDO, FSP KEP KSPI, SPN, FSP FARKES, REF KSPI, FSP PPMI SPSI, FTA KSBSI, NIKEUBA KSBSI, LOMENIK KSBSI, FSP PAR SPSI, FSP PPMI KSPI dan NIBA SPSI.

Juru Bicara (Jubir) GASPER Jawa Timur, Jazuli SH mengatakan, bahwa aksi demonstrasi ini merupakan bentuk perjuangan dan pengawalan penetapan UMK Jawa Timur tahun 2024.

Ia menjelaskan, tuntutan kenaikan UMK sebesar 15 persen ini didapat dari nilai pertumbuhan ekonomi dan inflasi tahun berjalan serta prediksi pertumbuhan ekonomi dan inflasi tahun depan (tahun 2024) dengan nilai Indeks tertentu atau Alfa sebesar 1 (satu) sampai dengan 2 (dua).

"Kami meminta Gubernur Khofifah untuk menetapkan kenaikan UMK Jawa Timur tahun 2024 sesuai dengan tuntutan/aspirasi buruh," tegas Jazuli kepada selalu.id, Kamis (30/11/2023).

Sementara itu, Ketua Umum Partai Buruh, Said Iqbal, yang turut hadir dalam aksi demonstrasi tersebut memperingatkan kepada Gubernur Jawa Timur agar tidak lagi mengeksploitasi keringat buruh melalui kebijakan upah murah yang telah diterapkan selama 4 tahun kebelakang.

"Kami akan melakukan perlawanan sekuat-kuatnya dan sehormat-hormat dengan mengorganisir pemogokan apabila Gubernur mengabaikan aspirasi buruh yang menghendaki kenaikan upah sebesar 15 persen," tegas Said Iqbal.

Massa buruh yang mengikuti aksi demonstrasi ini berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur, antara lain Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Mojokerto, Pasuruan, Lamongan, Tuban, Probolinggo, Jember, Lumajang, Banyuwangi, Jombang dan Nganjuk.

Massa buruh berkumpul terlebih dahulu di titik kumpul utama di Bundaran Waru (Frontage A. Yani) sekitar pukul 12.00 WIB, untuk kemudian bergerak bersama dan melakukan longmarch (jalan kaki) mulai jalan Raya Darmo depan Kebun Binatang Surabaya (KBS) menuju Kantor Gubernur Jawa Timur di Jalan Pahlawan Surabaya. Sekitar pukul 14.00 WIB seluruh massa buruh sudah memadati Jl. Pahlawan depan Kantor Gubernur Jawa Timur.

Baca Juga: Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Ruang aman untuk mendengar cerita, arahan, dan perhatian emosional dinilai jauh lebih krusial agar anak merasa terlindungi di rumah sendiri.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).