Selasa, 21 Jul 2026 14:35 WIB

Masih Banyak Genangan di Surabaya, Ini Penjelasan Pemkot

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 29 Nov 2023 16:53 WIB
Genangan air di Surabaya
Genangan air di Surabaya

selalu.id - Beberapa waktu sebelum memasuki musim penghujan, Pemkot Surabaya terus melakukan upaya preventif untuk menghindari atau meminimalisir dampak yang merugikan, seperti halnya banjir atau pun genangan.

Upaya-upaya preventif itu dilakukan dengan berbagai cara, seperti memperbaiki saluran air, membangun gorong-gorong dan menyiapkan rumah pompa. Namun, seperti yang diketahui beberapa hari ini Surabaya dilanda hujan deras dan genangan air di beberapa wilayah masih terjadi.

Kabid Drainase Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya Windo Gusman Prasetyo mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pemetaan dan pembangunan saluran yang dikebut akhir tahun ini.

Pemetaan itu, kata dia, sudah dilakukan di  wilayah rawan genangan dan banjir di Surabaya. Mulai dari Surabaya Barat, Timur hingga Utara.

"Yang masih kita prioritaskan itu di Jalan Mayjend Sungkono kita usahakan agar tidak terjadi genangan," kata Windo, Rabu (29/11/2023)

Windo menyampaikan pihaknya melakukan upaya pencegahan genangan di
di Surabaya Utara, yang menjadi prioritas adalah wilayah Kalianak. Karena terdapat hambatan penyempitan saliran di Sungai Kalianak.

"Saluran awalnya 30 meter, kemudian banyak perumahan (memiliki saluran)1 meter salurannya. Titik-titik banjir utara juga prioritas," ujarnya.

Kemudian wilayah Surabaya Timur, ada di kawasan Sidotopo. Pihaknya sedang membangun saluran dan akan selesai tahun ini, lalu dilanjutkan lagi tahun 2024.

"Wilayah barat, Manukan dan sekitarnya masih proses pembangunan (saluran). Maksimal pembangunan tahun 2023, kita lanjutkan 2024," jelasnya.

Diketahui Pemkot telah membangun 6 rumah pompa yang sedang dikebut hingga akhir tahun ini. Kemudian ada lebih dari 200 saluran lingkungan yang digarap.

Lebih lanjut Windo menyampaikan, beberapa hari Surabaya diguyur hujan menimbulkan masalah baru di rumah pompa yang terdapat banyak tumpukan sampah. Sehingga dapat menimbulkan genangan.

"Jadi yang sampah-sampah yang ada hujan pertama memang besar sekali sampah yang datang ke rumah pompa dan saluran," ungkapnya.

Pihaknya pun kesulitan dalam mengambil sampah yang ada di saluran dan rumah pompa. DSDABM pun menyebar satgas untuk melakukan bormalisasi saluran maupun rumah pompa, agar tidak menimbulkan genangan.

"Beberapa genenangan ada masalah, salah satunya ada ada sumbatan-sumbatan karena sampahnya hujan pertama ada sudah lama dibuangi masyarakat, tiba-tiba hujan mengalir semua akhirnya banyak sumbatan," jelasnya.

Windo menyebut, jumlah sampah yang ada di saluran dan rumah pompa sangat banyak. Bahkan menjadi bendungan dan akhirnya terhambat sampai tidak bisa dioperasikan.

"Sangat besar (sampah), operasi rumah pompa itu tergantung dari banyaknya air yang datang ke pompa. Tapi kalau ada sampah-sampah yang menghambat, otomatis menjadi bendungan dan tidak beroperasi pompanya, harus diambil," ujarnya.

Baca Juga: Tenyata Ini Penyebab Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel

Editor : Ading
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.