Selasa, 03 Feb 2026 21:00 WIB

Ini Langkah Pemkot Surabaya Antisipasi Ancaman Cuaca Ekstrem

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 28 Nov 2023 13:40 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Forkompinda usai Apel Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Forkompinda usai Apel Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi

selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mewanti-wanti masyarakat untuk tetap waspada selama musim penghujan, pasalnya cuaca buruk serta bencana hidrometeorologi di Kota Pahlawan bisa mengancam kapan saja.

Eri pun menyampaikan saat ini pihaknya bersiaga menghadapi kondisi alam tak menentu untuk itu, Pemkot Surabaya juga fokus dengan penanganan banjir.

"BMKG sudah menyampaikan curah hujan dan kecepatan angin yang tinggi. Ketika ada bencana terkait pohon tumbang, angin puting beliung, rumah roboh, juga dengan banjir," kata Eri, usai apel gabunga penanggulangan bencana Hidrometeorologi, di Mapolrestabes Surabaya, Minggu (28/11/2023).

Oleh karenanya, Pemkot Surabaya berupaya bersiaga jika terjadinya cuaca buruk yang tidak diinginkan. Eri menyebut pihaknya bersama jajaran Forkompinda siap memberikan bantuan dengan cepat.

"Jadi, ketika ada kejadian maka lurah camat yang terdekat dengan babin kamtibas turun semuanya memberikan bantuan semaksimal mungkin dan memberikan bantuan-bantuan termasuk perbaikan," jelasnya.

Memasuki musim hujan ini, Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) mengantisipasi jika terjadi genangan salah satunya dilakukan dengan menyiagakan Unit Reaksi Cepat (URC).

Kepala Bidang (Kabid) Drainase Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya,Windo Gusman Prasetyo mengatakan pihaknya juga menurunkan 1.480 satgas untuk  menanggulangi genangan saat turun hujan.

"Untuk persiapan tenaga Satgas di saat musim hujan, kami menyiapkan Unit Reaksi Cepat. Dimana saat ada kendala pada saluran, TRC bisa langsung cepat menangani sumbatan-sumbatan yang terjadi karena sampah, kayu dan sebagainya," ujarnya Windo.

Ia memaparkan, pada tahun 2023 ini, pihaknya sudah melakukan normalisasi saluran menggunakan alat berat di sekitar 95 lokasi. Sementara normalisasi saluran menggunakan tenaga satgas, sudah dilakukannya di sekitar 225 lokasi.

"Selain itu kita juga melaksanakan pembangunan saluran yang sudah kami rencanakan di tahun 2023. Untuk tahun 2022, alhamdulillah pembangunan saluran di beberapa titik sudah bisa untuk menangani genangan yang sering terjadi di beberapa tahun kemarin," jelasnya.

Tak hanya itu, pembangunan saluran juga menyasar ke wilayah Surabaya Barat. Misalnya di daerah Manukan, Kecamatan Tandes, pihaknya juga membangun maupun membenahi saluran di sekitar kawasan tersebut.

"Karena wilayah Manukan memiliki kontur atau topografi naik-turun, sehingga kita membenahi saluran-saluran yang ada di wilayah tersebut dan harapannya bisa mengatasi genangan di wilayah Manukan dan sekitarnya," jelasnya.

Penanggulangan genangan pada akhir tahun 2023-2024, tidak hanya dilakukan DSDABM dengan melakukan normalisasi saluran. Namun pihaknya juga mengoptimalkan keberadaan 75 lokasi rumah pompa yang tersebar di Kota Surabaya.

"Karena sekitar 80 persen topografi Surabaya memang dataran rendah. Dengan adanya rumah pompa, maka aliran air lebih cepat mengalir ke laut atau ke sungai," pungkasnya.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya: Genteng Rumah Warga Berterbangan, Sejumlah Pohon Juga Tumbang

Editor : Ading
Berita Terbaru

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.

Kabar Gembira, Nilai Tukar Rupiah Menguat Lagi ke Rp16.755/US$

Penguatan rupiah hari ini sejalan dengan pelemahan dolar AS di pasar global. 

Wisata Mojokerto dengan Kesejukan Alam yang Syahdu, Cocok Dibuat Santai Sama Keluarga 

Jawa Timur terkenal dengan kuliner dan budayanya. Di balik itu, juga tersimpan wisata yang menakjubkan. Salah satunya di Mojokerto.