Jumat, 23 Okt 2026 09:19 WIB

Permudah Pengurusan Akta Kelahiran, Dispendukcapil Gandeng Puluhan Rumah Sakit di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 26 Nov 2023 16:29 WIB
Penandatanganan kerjasama antara Dispendukcapil dengan rumah sakit di Surabaya
Penandatanganan kerjasama antara Dispendukcapil dengan rumah sakit di Surabaya

selalu.id - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Surabaya menggandeng National Hospital (NH) serta puluhan Rumah Sakit dengan tujuan untuk mempermudah pengurusan Akta Kelahiran.

Ketua Tim Kerjasama dan Pelayanan Dispendukcapil Surabaya Antonius Rachmat W, mengatakan bahwa kesadaran masyarakat
masyarakat untuk membuat akta lahir sebelum 60 hari kelahiran di Surabaya masih rendah. Sebab itu, Dispendukcapil membuat inovasi layanan one stop service dengan pengurusan yang dibantu pihak Rumah Sakit. Sehingga ketika pulang ke rumah anak sudah memiliki akta lahir.

Baca Juga: Massa Demo Berpakaian Serba Hitam Mulai Datang di Depan Grahadi Surabaya

Antonius menyampaikan inovasi ini sudah ada sejak tahun 2021 lalu, dengan total RS yang bekerjasama dengan Dispendukcapil sebanyak 47 RS dan 104 bidan.

Terbaru, pihaknya telah melakikan MoU terhadap RS NH Surabaya juga ikut serta dalam program tersebut, pada Kamis (23/11/2023).

Dengan inovasi layanan ini menurutnya dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pengurusan Adminduk.

Ia menilai saat ini masyarakat memang kurang peduli dengan pengurusan Akta Kelahiran yang biasanya mereka bakal mengurus jika dibutuhkan.

"Untuk itu, kami membuat pengurusan semudah mungkin, menyediakan sarana dan prasarana yang mudah dijangkau masyarakat,"ujarnya.

Dengan program kerjasama dengan RS ini, lanjutnya, pengurusan akta kelahiran anak bisa dibantu oleh pihak RS yang sudah diberi arahan oleh Dispendukcapil.

Sehingga ketika bayi pulang ke rumah juga sudah membawa akta kelahiran dan Kartu Keluarga (KK) baru.

Baca Juga: DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

"Jadi betul sudah bekerjasama dengan RS, mengedepankan pelayanan yang menjangkau masyarakat. Masyarakat tidak perlu repot-repot datang ke Dispendukcapil untuk mengurus, karena di RS sekarang sudah bisa,"terangnya.

Sebenarnya lanjut Antonius, pengurusan mandiri tidak berbeda jauh dengan di RS, tetapi pengurusan mandiri terkadang masih terkendala kesibukan.

"Sehingga akhirnya banyak yang nunda-nunda, baru diurus ketika anak butuh,"

Sebagai gambaran, setiap harinya Dispendukcapil mengurus kurang lebih 300 akta kelahiran anak, sebagian besar dari jumlah itu adalah pengurusan acta saat anak sudah berusia dewasa (pengurusan yang terlambat).

Baca Juga: Banyak Kabel Semrawut di Surabaya, DPRD Minta Pemkot Tertibkan dan Tegas Pada Provider

Pihaknya pun menghimbau kepada RS atau tempat bersalin yang belum melakukan kerjasama segera melakukan.

"Yang perlu ditekankan juga pengurusan adminduk di Kota Surabaya bersifat gratis. Kecuali pengurusannya terlambat sesuai Perda nomor 6 tahun 2019 ada dendanya,"

Sementara itu, Direktur National Hospital (NH) Surabaya, Azwan Hakmi Lubis menyampaikan, penandatanganan kerjasama dengan Dispendukcapil hari ini ditujukan untuk membantu masyarakat.

"Pasien jadi tidak susah untuk mengurus Adminduk. Memang targetnya perawatan dia selesai tidak perlu mondar-mandir lagi di Dispendukcapil. Setiap bulannya kami melayani persalinan bisa 10 sampai 15 orang,"pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Tiga Pemuda Bobol 2 Sekolah di Mojokerto, Pelaku Diringkus saat Tidur

Aksi pencurian dengan pemberatan itu terjadi di SDN Mlaten Kecamatan Puri dan TK Jabon Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar.

Top 5 Berita: Perampokan Toko Emas di Jember hingga Santri Terganjal Aturan

Artikel peristiwa dan pemerintahan masih banyak dibaca.

Pabrik Daur Ulang Ban Bekas Dekat SPBU di Mojokerto Terbakar

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih diselidiki pihak kepolisian. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir cukup besar.

Polda Jatim Amankan 11 Orang Diduga Pembuat Onar saat Demo di Grahadi Surabaya

Dalam penangkapan itu, polisi turut menyita barang bukti cairan tiner, minuman keras jenis arak, senjata keling (knuckle), hingga beberapa telepon seluler.

7.000 Hektare Hutan dan Lahan di Indonesia Masih Terbakar, Ini Daftar Wilayahnya

Selain karhutla, BNPB mencatat 2.188 bencana alam melanda Indonesia hingga Oktober 2026. Dari kekeringan, gempa, erupsi gunung, hingga cuaca ekstrem.

Banyak Santri Terganjal Aturan Usia 16 Tahun, DPRD Surabaya Desak Revisi Juknis Beasiswa

Muhammad Saifuddin mengungkapkan, dari target awal 3.000 santri penerima beasiswa pada 2026, baru sekitar 700 santri yang terealisasi.