Jumat, 05 Jun 2026 04:41 WIB

Permudah Pengurusan Akta Kelahiran, Dispendukcapil Gandeng Puluhan Rumah Sakit di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 26 Nov 2023 16:29 WIB
Penandatanganan kerjasama antara Dispendukcapil dengan rumah sakit di Surabaya
Penandatanganan kerjasama antara Dispendukcapil dengan rumah sakit di Surabaya

selalu.id - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Surabaya menggandeng National Hospital (NH) serta puluhan Rumah Sakit dengan tujuan untuk mempermudah pengurusan Akta Kelahiran.

Ketua Tim Kerjasama dan Pelayanan Dispendukcapil Surabaya Antonius Rachmat W, mengatakan bahwa kesadaran masyarakat
masyarakat untuk membuat akta lahir sebelum 60 hari kelahiran di Surabaya masih rendah. Sebab itu, Dispendukcapil membuat inovasi layanan one stop service dengan pengurusan yang dibantu pihak Rumah Sakit. Sehingga ketika pulang ke rumah anak sudah memiliki akta lahir.

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Antonius menyampaikan inovasi ini sudah ada sejak tahun 2021 lalu, dengan total RS yang bekerjasama dengan Dispendukcapil sebanyak 47 RS dan 104 bidan.

Terbaru, pihaknya telah melakikan MoU terhadap RS NH Surabaya juga ikut serta dalam program tersebut, pada Kamis (23/11/2023).

Dengan inovasi layanan ini menurutnya dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pengurusan Adminduk.

Ia menilai saat ini masyarakat memang kurang peduli dengan pengurusan Akta Kelahiran yang biasanya mereka bakal mengurus jika dibutuhkan.

"Untuk itu, kami membuat pengurusan semudah mungkin, menyediakan sarana dan prasarana yang mudah dijangkau masyarakat,"ujarnya.

Dengan program kerjasama dengan RS ini, lanjutnya, pengurusan akta kelahiran anak bisa dibantu oleh pihak RS yang sudah diberi arahan oleh Dispendukcapil.

Sehingga ketika bayi pulang ke rumah juga sudah membawa akta kelahiran dan Kartu Keluarga (KK) baru.

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

"Jadi betul sudah bekerjasama dengan RS, mengedepankan pelayanan yang menjangkau masyarakat. Masyarakat tidak perlu repot-repot datang ke Dispendukcapil untuk mengurus, karena di RS sekarang sudah bisa,"terangnya.

Sebenarnya lanjut Antonius, pengurusan mandiri tidak berbeda jauh dengan di RS, tetapi pengurusan mandiri terkadang masih terkendala kesibukan.

"Sehingga akhirnya banyak yang nunda-nunda, baru diurus ketika anak butuh,"

Sebagai gambaran, setiap harinya Dispendukcapil mengurus kurang lebih 300 akta kelahiran anak, sebagian besar dari jumlah itu adalah pengurusan acta saat anak sudah berusia dewasa (pengurusan yang terlambat).

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Pihaknya pun menghimbau kepada RS atau tempat bersalin yang belum melakukan kerjasama segera melakukan.

"Yang perlu ditekankan juga pengurusan adminduk di Kota Surabaya bersifat gratis. Kecuali pengurusannya terlambat sesuai Perda nomor 6 tahun 2019 ada dendanya,"

Sementara itu, Direktur National Hospital (NH) Surabaya, Azwan Hakmi Lubis menyampaikan, penandatanganan kerjasama dengan Dispendukcapil hari ini ditujukan untuk membantu masyarakat.

"Pasien jadi tidak susah untuk mengurus Adminduk. Memang targetnya perawatan dia selesai tidak perlu mondar-mandir lagi di Dispendukcapil. Setiap bulannya kami melayani persalinan bisa 10 sampai 15 orang,"pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.