Piala Dunia U-17 Selesai, Penjualan Merchandise UMKM Surabaya Tak Capai Target
- Penulis : Ade Resty
- | Kamis, 23 Nov 2023 19:28 WIB
selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya menyebut penjualan merchandise Piala Dunia U-17 dari UMKM hanya mencapai 16 ribu yang terjual. Jumlah tersebut justru tidak mencapai target penjualan yang ditentukan yakni 20 ribu.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan selama momen Piala Dunia hingga terakhir selesainya pertandingan Marako vs Iran pada 21 November 2023 lalu. Ia menyebut penjualan marchandise hanya mencapai 16 ribu atau sekitar 80 persen.
"Tapi disini hanya sekitar 80 persen atau 16 persen. Tapi merchandise masih banyak peminta terkait Piala Dunia U-17. Ini juga kami lakukan gerakan ekonomi bagaimana cara kita ketika ada pertandingan besar mempengaruhi sekitarnya," kata Eri, saat konforensi pers di Media Center Piala Dunia U-17, di Grand Swiss-Belhotel, Kamis (23/11/2023).
Eri menyampaikan merchandise UMKM itu juga di sebar di hotel-hotel Surabaya untuk membantu tempat untuk menjual. Apalagi, penonton menginap di hotel-hotel yang tempatnya dekat dengan tempat wisata.
"Tempat wisata okupansi hotel naik. Kedua saya bangga, pergerakan UMKm Surabaya ini ikut bergerak karena merchandise masih banyak permintaan meskipun. Kami berharap 20 ribu, tapi masih (terjual) Rp.16.500, tetapi permintaan berjalan," ujarnya.
Dengan adanya gelaran ini, Eri menyebut pergerakan ekonomi di Surabaya sangat pengaruh dengan adanya Piala Dunia U-17 di Stadion GBT.
Baca Juga: Pemkot Surabaya Putus 2 Kontraktor Proyek Pompa Air Karena Wanprestasi
Kedepannya, kegiatan atau event Sepak Bola apapun yang digelar di Surabaya bisa menarik pergerakan perekonomian UMKM.
"Kami selalu mau dan ikut bersaing dengan daerah lain agar bisa dilakukan di Surabaya dengan kemudahaan yang sama-sama kita tawarkan. Insyaallah itu menggerakan perekonomian," pungkasnya.
Baca Juga: Hadapi Puncak Hujan Februari, Pemkot Surabaya Tambah Lagi 5 Rumah Pompa
Editor : Ading