Rabu, 21 Okt 2026 01:20 WIB

eL Hotel Yogyakarta Sumbang 70.000 Liter Air Bersih untuk Kekeringan Ekstrem di Gunungkidul

CSR eL Hotel Yogyakarta
CSR eL Hotel Yogyakarta

selalu.id – Kemarau yang panjang dan ekstrem menyebabkan krisis air dan kekeringan di beberapa daerah di DIY salah satunya Desa Hargomulyo, Gedangsari dan Dusun Karangnongko Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta.

Dalam rangka membantu masyarakat kabupaten Gunungkidul menghadapi situasi ini, eL Hotel Yogyakarta, Malioboro berkomitmen untuk memberikan bantuan air bersih sebagai bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR).

Pihaknya menyadari bahwa air bersih adalah kebutuhan pokok yang diperlukan sehari - hari. Bantuan air bersih ini diinisiasi sebagai respon terhadap kebutuhan mendesak masyarakat yang tinggal di desa Karangnongko dan Hargomulyo yang semakin memburuk akibat kurangnya pasokan air bersih selama musim kemarau yang panjang.

Seperti diketahui, eL Hotel Yogyakarta, Malioboro berkomitmen untuk membantu masyarakat melalui penyediaan bantuan air bersih. Upaya ini sejalan dengan tekad kami untuk berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan dan membantu masyarakat yang membutuhkan.

Program CSR ini mencakup pengiriman air bersih sebanyak 70.000 Liter ke daerah Kabupaten Gunungkidul yang terdampak.
Yudhi Ramadina selaku General Manager eL Hotel Yogyakarta, Malioboro menuturkan bahwa dengan adanya program ini, pihaknya berharap dapat meringankan permasalahan yang dialami oleh warga Hargomulyo.

"Semoga dengan bantuan ini dapat menjadi pengantar berkah untuk warga sekitar," ungkap Yudhi Ramadina kepada selalu.id, Kamis (23/11/2023).

Sementara itu, Bapak Sumariyanta selaku Kepala Desa Hargomulyo, Gedangan, Wonosari mengatakan jika desanya sudah mengalami kekeringan ini selama beberapa bulan.

"Kami sudah mengalami kekeringan ini selama 4 bulan, warga kami juga sangat kesulitan mencari air bahkan beberapa warga juga mendatangi kantor daerah untuk mengeluhkan perihal susahnya mencari air atau sumber mata air," terangnya.

Di desa ini merupakan desa Zona Merah yang berarti rawan bencana alam dan kekeringan. "Jarak antara warga dengan warga lainnya sangat jauh dan aksesnya juga tidak mudah," tambah Bapak Tular, salah satu warga di desa Hargomulyo.

Baca Juga: Genapi Rehabilitasi Kawasan Pesisir, TPS Serahkan Tiga Ribu Bibit Mangrove ke DLH Surabaya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Integrasi ini memudahkan masyarakat mengakses layanan administrasi kependudukan tanpa harus mendatangi sejumlah kantor pelayanan secara terpisah.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.