Sabtu, 05 Sep 2026 04:49 WIB

Sepak Terjang Mensos Risma Berantas Katarak di Indonesia

Mensos Risma saat mengunjungi RSUD dr Iskak Tulungagung menyambangi pasien katarak
Mensos Risma saat mengunjungi RSUD dr Iskak Tulungagung menyambangi pasien katarak

selalu.id - Beri perhatian pada kasus katarak, Menteri Sosial Tri Rismaharini berkeliling Indonesia untuk membantu memberikan dukungan penyembuhan pasien.

Kali ini Mensos Risma mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Iskak Tulungagung, Rabu (22/11/2023). Secara khusus, Mensos Risma menemui pasien yang sedang dan akan melakukan operasi katarak.

Baca Juga: 1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Gus Ipul Mulai Sisir Data dan Siapkan Sanksi ASN

"Kami (Kemensos) memang memberi perhatian pada kasus-kasus seperti ini. Karena memang berhubungan langsung dengan kesejahteraan. Kalau orang sakit kan jadi Ndak produktif," ujar Mensos Risma saat ditemui di RSUD dr Iskak Tulungagung.

Lebih lanjut Mensos Risma mengatakan bahwa dirinya akan terus berkeliling untuk memberikan semangat sekaligus dukungan kepada penderita katarak untuk melakukan pengobatan.

"Kita berkeliling dimana kasus terbanyak, disitu kita datangi,"imbuh Mensos Risma.

Kasus terbanyak, lanjut Risma, terjadi di kawasan pesisir, lantaran terkena paparan sinar matahari langsung dengan durasi waktu yang cukup lama.

Baca Juga: Usai di-OTT KPK, Begini Kehadiran Bupati Gatut Sunu Wibowo di Gedung Merah Putih

"Kalau pesisir itu kan profesinya rata-rata nelayan, mereka terpapar matahari langsung setiap hari," imbuhnya.

Mensos Risma mengimbau kepada masyarakat untuk tidak ragu mengakses pelayanan kesehatan terkait katarak serta meminta kepada penderita untuk segera melakukan operasi jika sudah dinyatakan menderita katarak.

"Jangan sampai terlambat, karena kesembuhan njenengan berdampak pada kesejahteraan keluarga masing-masing. Sayangi diri dan keluarga anda. Segera lakukan tindakan (operasi) jika memang sudah divonis seperti itu. Kalau operasi mandiri biayanya sekitar 4 juta lebih, tapi tercover sama BPJS. Kalau Ndak bapak-ibu bisa mendatangi kantor dinas sosial setempat, kita akan lakukan pendataan dan penanganan," jelasnya.

Baca Juga: KPK Benarkan OTT di Tulungagung Amankan 16 Orang Termasuk Bupati

Tak hanya memberi dukungan kepada penderita saja, Mensos Risma secara khusus memberikan penghargaan kepada petugas medis yang bekerja memberi pelayanan kepada penderita katarak.

"Terima kasih kepada bapak dan ibu yang terlah bekerja memberikan pelayanan kesehatan kepada pasien. Bapak dan ibu bekerja tanpa lelah membantu para pasien. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih," pungkas Risma.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Tokoh masyarakat Surabaya, Saleh Mukadar, menilai penerapan aturan jam operasional secara seragam tanpa melihat jenis komoditas adalah langkah yang keliru.

SMARTFREN Unlimited 5G, Pengalaman Digital dan Entertainment yang Semakin Dekat dengan Masyarakat

selalu.id - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) terus memperluas jaringan 5G nasional XLSMART dengan meningkatkan kualitas dan kapasitas jaringan di

Pemkot Surabaya Matangkan RDTR 2026, Bebaskan Lahan Warga yang 'Terjebak' Proyek Mangkrak

Saat ini, Pemkot mematangkan tahap penjaringan masukan akhir dari para pemangku kepentingan.

Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Tak cuma soal izin, limbah darah hingga kotoran yang dibuang sembarangan ke saluran air dinilai membahayakan kesehatan warga.

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.