Selasa, 03 Feb 2026 23:24 WIB

Sepak Terjang Mensos Risma Berantas Katarak di Indonesia

Mensos Risma saat mengunjungi RSUD dr Iskak Tulungagung menyambangi pasien katarak
Mensos Risma saat mengunjungi RSUD dr Iskak Tulungagung menyambangi pasien katarak

selalu.id - Beri perhatian pada kasus katarak, Menteri Sosial Tri Rismaharini berkeliling Indonesia untuk membantu memberikan dukungan penyembuhan pasien.

Kali ini Mensos Risma mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Iskak Tulungagung, Rabu (22/11/2023). Secara khusus, Mensos Risma menemui pasien yang sedang dan akan melakukan operasi katarak.

Baca Juga: Mensos Targetkan Tambah 100 Sekolah Rakyat Permanen Setiap Tahun

"Kami (Kemensos) memang memberi perhatian pada kasus-kasus seperti ini. Karena memang berhubungan langsung dengan kesejahteraan. Kalau orang sakit kan jadi Ndak produktif," ujar Mensos Risma saat ditemui di RSUD dr Iskak Tulungagung.

Lebih lanjut Mensos Risma mengatakan bahwa dirinya akan terus berkeliling untuk memberikan semangat sekaligus dukungan kepada penderita katarak untuk melakukan pengobatan.

"Kita berkeliling dimana kasus terbanyak, disitu kita datangi,"imbuh Mensos Risma.

Kasus terbanyak, lanjut Risma, terjadi di kawasan pesisir, lantaran terkena paparan sinar matahari langsung dengan durasi waktu yang cukup lama.

Baca Juga: Kunjungi Sekolah Rakyat di Mojokerto, Mensos Gus Ipul Tegur Pendamping

"Kalau pesisir itu kan profesinya rata-rata nelayan, mereka terpapar matahari langsung setiap hari," imbuhnya.

Mensos Risma mengimbau kepada masyarakat untuk tidak ragu mengakses pelayanan kesehatan terkait katarak serta meminta kepada penderita untuk segera melakukan operasi jika sudah dinyatakan menderita katarak.

"Jangan sampai terlambat, karena kesembuhan njenengan berdampak pada kesejahteraan keluarga masing-masing. Sayangi diri dan keluarga anda. Segera lakukan tindakan (operasi) jika memang sudah divonis seperti itu. Kalau operasi mandiri biayanya sekitar 4 juta lebih, tapi tercover sama BPJS. Kalau Ndak bapak-ibu bisa mendatangi kantor dinas sosial setempat, kita akan lakukan pendataan dan penanganan," jelasnya.

Baca Juga: Tak Tertib Adminduk, Pemkot Surabaya Sebut Seribu Data Kematian Belum Dilaporkan

Tak hanya memberi dukungan kepada penderita saja, Mensos Risma secara khusus memberikan penghargaan kepada petugas medis yang bekerja memberi pelayanan kepada penderita katarak.

"Terima kasih kepada bapak dan ibu yang terlah bekerja memberikan pelayanan kesehatan kepada pasien. Bapak dan ibu bekerja tanpa lelah membantu para pasien. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih," pungkas Risma.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.