Sabtu, 20 Jul 2024 19:47 WIB

Gabungan Ormas Madura Tuntut Pemprov Keluarkan Pergub Boikot Israel

Gabungan ormas-ormas dari Madura lakukan aksi demo boikot Israel

Gabungan ormas-ormas dari Madura lakukan aksi demo boikot Israel

selalu.id - Sekitar ratusan orang yang menamai diri mereka sebagai Ormas Madura menggelar aksi damai bela Palestina di depan gedung Grahadi, untuk menuntut Gubernur Jatim mengeluarkan pergub (peraturan gubernur) yang berisikan pembatasan penjualan produk yang diduga berafiliasi dengan Israel. Jumat (17/11/2023).

Ormas Madura tersebut terdiri dari beberapa ormas-ormas, diantaranya yang hadir memadati jalanan depan Gedung Kenegaraan Grahadi Surabaya yakni, Madas (Madura Asli), KFM (Komunitas Fitnes Madura) serta banyak lainnya. Mereka berorasi di atas mobil komando, dimana pihaknya meminta Provinsi Jatim turut membantu perjuangan rakyat Palestina melawan penjajah Israel.

Ketua KFM Muhammad Sukur menjelaskan, sebagai orang Indonesia bisa memberikan sumbangan maupun dukungan kepada rakyat Palestina yang menjadi korban kekejaman Israel.

"Salah satunya melalui aksi ini , setidaknya ketika aksi ini didengar oleh Gubernur, paling tidak Gubernur bisa melanjutkan tindakan apa yang telah disampaikan oleh aliansi kita," ucap Sukur kepada selalu.id usai melakukan orasi.

Saat ditanya mengenai tuntutan harus dikeluarkannya pergub oleh para penunjuk rasa, Sukur menerangkan bahwa produk yang berafiliasi dengan Israel itu bisa dihentikan.

"Tidak dipajang, tidak dipromosikan sehingga apa! Itu bisa mengurangi biaya-biaya mereka sehingga sokongan-sokongan dana untuk Israel itu berkurang. Setidaknya itu yang bisa kita lakukan," tegasnya.

Dalam aksi ini, penunjuk rasa juga menyerukan untuk melakukan sweeping tapi KFM menyebut bahwa sweeping tersebut adalah langkah mensosialisasikan kepada masyarakat untuk mengurangi mengkonsumsi produk yang berafiliasi dengan Israel .

"Mini market misalnya, mini market tidak memajang produk Israel. Mungkin itu tidak bisa semuanya tapi paling tidak sedikit demi sedikit bisa berkurang, sosialisasi aja kita. Kalau men-sweeping karena yang di dalam juga saudara kita, jadi tidak bisa sweeping," pungkasnya.

Meski sempat memakan badan jalan, aksi damai yang dijaga ketat oleh sejumlah personil aparat keamanan ini berlangsung lancar dan tertib.

Baca Juga: Aksi Demo di Depan Konjen AS, Ratusan Mahasiswa Gelar Salat Gaib untuk Palestina

Editor : Ading