Jumat, 05 Jun 2026 14:54 WIB

Gabungan Ormas Madura Tuntut Pemprov Keluarkan Pergub Boikot Israel

Gabungan ormas-ormas dari Madura lakukan aksi demo boikot Israel
Gabungan ormas-ormas dari Madura lakukan aksi demo boikot Israel

selalu.id - Sekitar ratusan orang yang menamai diri mereka sebagai Ormas Madura menggelar aksi damai bela Palestina di depan gedung Grahadi, untuk menuntut Gubernur Jatim mengeluarkan pergub (peraturan gubernur) yang berisikan pembatasan penjualan produk yang diduga berafiliasi dengan Israel. Jumat (17/11/2023).

Ormas Madura tersebut terdiri dari beberapa ormas-ormas, diantaranya yang hadir memadati jalanan depan Gedung Kenegaraan Grahadi Surabaya yakni, Madas (Madura Asli), KFM (Komunitas Fitnes Madura) serta banyak lainnya. Mereka berorasi di atas mobil komando, dimana pihaknya meminta Provinsi Jatim turut membantu perjuangan rakyat Palestina melawan penjajah Israel.

Ketua KFM Muhammad Sukur menjelaskan, sebagai orang Indonesia bisa memberikan sumbangan maupun dukungan kepada rakyat Palestina yang menjadi korban kekejaman Israel.

"Salah satunya melalui aksi ini , setidaknya ketika aksi ini didengar oleh Gubernur, paling tidak Gubernur bisa melanjutkan tindakan apa yang telah disampaikan oleh aliansi kita," ucap Sukur kepada selalu.id usai melakukan orasi.

Saat ditanya mengenai tuntutan harus dikeluarkannya pergub oleh para penunjuk rasa, Sukur menerangkan bahwa produk yang berafiliasi dengan Israel itu bisa dihentikan.

"Tidak dipajang, tidak dipromosikan sehingga apa! Itu bisa mengurangi biaya-biaya mereka sehingga sokongan-sokongan dana untuk Israel itu berkurang. Setidaknya itu yang bisa kita lakukan," tegasnya.

Dalam aksi ini, penunjuk rasa juga menyerukan untuk melakukan sweeping tapi KFM menyebut bahwa sweeping tersebut adalah langkah mensosialisasikan kepada masyarakat untuk mengurangi mengkonsumsi produk yang berafiliasi dengan Israel .

"Mini market misalnya, mini market tidak memajang produk Israel. Mungkin itu tidak bisa semuanya tapi paling tidak sedikit demi sedikit bisa berkurang, sosialisasi aja kita. Kalau men-sweeping karena yang di dalam juga saudara kita, jadi tidak bisa sweeping," pungkasnya.

Meski sempat memakan badan jalan, aksi damai yang dijaga ketat oleh sejumlah personil aparat keamanan ini berlangsung lancar dan tertib.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Perketat Jalur Domisili pada SPMB 2026

Langkah ini dilakukan untuk menutup celah praktik perpindahan Kartu Keluarga (KK) yang hanya bertujuan memperoleh akses masuk sekolah tertentu.

Harga Emas Antam Hari Ini: Masih Kurang Bagus, Jangan Marah ya Bunda..

Sementara itu, buyback harga emas hari ini naik lebih tinggi hingga Rp40.000 per gram dan kini berada di level Rp2.589.000 per gram.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Peristiwa Tak Terduga, Siapkan Mental dan Hati-hati

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini diulas lengkap, banyak kejutan.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.