Rabu, 22 Jul 2026 17:14 WIB

Gabungan Ormas Madura Tuntut Pemprov Keluarkan Pergub Boikot Israel

Gabungan ormas-ormas dari Madura lakukan aksi demo boikot Israel
Gabungan ormas-ormas dari Madura lakukan aksi demo boikot Israel

selalu.id - Sekitar ratusan orang yang menamai diri mereka sebagai Ormas Madura menggelar aksi damai bela Palestina di depan gedung Grahadi, untuk menuntut Gubernur Jatim mengeluarkan pergub (peraturan gubernur) yang berisikan pembatasan penjualan produk yang diduga berafiliasi dengan Israel. Jumat (17/11/2023).

Ormas Madura tersebut terdiri dari beberapa ormas-ormas, diantaranya yang hadir memadati jalanan depan Gedung Kenegaraan Grahadi Surabaya yakni, Madas (Madura Asli), KFM (Komunitas Fitnes Madura) serta banyak lainnya. Mereka berorasi di atas mobil komando, dimana pihaknya meminta Provinsi Jatim turut membantu perjuangan rakyat Palestina melawan penjajah Israel.

Ketua KFM Muhammad Sukur menjelaskan, sebagai orang Indonesia bisa memberikan sumbangan maupun dukungan kepada rakyat Palestina yang menjadi korban kekejaman Israel.

"Salah satunya melalui aksi ini , setidaknya ketika aksi ini didengar oleh Gubernur, paling tidak Gubernur bisa melanjutkan tindakan apa yang telah disampaikan oleh aliansi kita," ucap Sukur kepada selalu.id usai melakukan orasi.

Saat ditanya mengenai tuntutan harus dikeluarkannya pergub oleh para penunjuk rasa, Sukur menerangkan bahwa produk yang berafiliasi dengan Israel itu bisa dihentikan.

"Tidak dipajang, tidak dipromosikan sehingga apa! Itu bisa mengurangi biaya-biaya mereka sehingga sokongan-sokongan dana untuk Israel itu berkurang. Setidaknya itu yang bisa kita lakukan," tegasnya.

Dalam aksi ini, penunjuk rasa juga menyerukan untuk melakukan sweeping tapi KFM menyebut bahwa sweeping tersebut adalah langkah mensosialisasikan kepada masyarakat untuk mengurangi mengkonsumsi produk yang berafiliasi dengan Israel .

"Mini market misalnya, mini market tidak memajang produk Israel. Mungkin itu tidak bisa semuanya tapi paling tidak sedikit demi sedikit bisa berkurang, sosialisasi aja kita. Kalau men-sweeping karena yang di dalam juga saudara kita, jadi tidak bisa sweeping," pungkasnya.

Meski sempat memakan badan jalan, aksi damai yang dijaga ketat oleh sejumlah personil aparat keamanan ini berlangsung lancar dan tertib.

Baca Juga: DPRD Jatim Desak Pemprov Perhatikan Kesejahteraan Perawat

Editor : Ading
Berita Terbaru

Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib

Peristiwa itu terjadi di area Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Korban saat itu tengah mencari rumput.

Resmikan Closed Barn di Pasuruan, Wamenko Pangan Dorong Pengembangan Sapi Perah Dataran Rendah

Inovasi tersebut diyakini dapat menjadi terobosan untuk meningkatkan produksi susu nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Dr WP Djatmiko soal OTT Bupati Lombok Barat: Biaya Politik Tinggi hingga Lemahnya Pengawas Internal

Sebaliknya, publik harus mendorong reformasi sistemik pada legal substance dan legal culture agar kasus-kasus korupsi serupa tidak terus berulang.

Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Ditetapkan Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Berdasarkan hasil penyidikan, sekitar Rp7 miliar dari total kerugian negara diduga digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka.

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.