Sabtu, 06 Jun 2026 18:37 WIB

Tebu, Tembakau dan Kokoa jadi Komoditi Penyumbang Tertinggi PDRB Sektor Pertanian di Jatim

Sub sektor perkebunan jadi kontributor PDRB pertanian tertinggi
Sub sektor perkebunan jadi kontributor PDRB pertanian tertinggi

selalu.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) menekankan bahwa saat ini, sub sektor perkebunan merupakan salah satu penyumbang PDRB terbesar pada sektor pertanian. Dimana, pada tahun 2022 pertumbuhan PDRB sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan mencapai Rp303,2 triliun rupiah.

Menurut Khofifah Indar Parawansa selaku Gubernur Jatim mengatakan, dari angka tersebut, sebesar Rp 44,1 trilliun merupakan kontribusi dari sub sektor perkebunan atau berkontribusi sebesar 14,54 persen dari total PDRB sektor pertanian, kehutanan dan perikanan.

"Hal ini tentu tidak terlepas dari kerja keras kita semua, terutama pihak terkait yang selama ini terlibat baik langsung maupun tidak langsung terhadap usaha komoditi perkebunan di Jatim," kata Khofifah kepada selalu.id, Jumat (17/11/2023).

Khofifah juga menjelaskan, terdapat 4 komoditi unggulan pada sub sektor perkebunan di Jawa Timur. Yang pertama, Tebu yang menjadi bahan baku pembuatan gula kristal putih (GKP). Pada tahun 2022, Jatim masih menjadi Provinsi penghasil Tebu terbesar nasional, dengan produksi gula kristal putih (GKP) sebesar 1,1 juta ton atau sebesar 49,55 persen dari produksi nasional sebesar 2,4 juta  ton.

Kedua, adalah Tembakau, pada tahun 2022, produksi Tembakau di Jatim mencapai angka sebesar 97,9 ribu ton atau sebesar 43,42 persen dari produksi nasional sebesar 225 ribu 555 ton. Selanjutnya, Kopi, Jawa Timur adalah salah satu produsen terbesar Kopi nasional bersama Sumatera Selatan, Lampung, Sumatera Utara, dan Aceh dengan produksi sebesar 68.916 ton.

Keempat, Kakao yang merupakan bahan baku bahan olahan cokelat ini, menempatkan Jawa Timur pada salah satu Provinsi penghasil Kakao dengan produksi 33.002 ton pada tahun 2022.

"Capaian tersebut tentu sangat menggembirakan, mengingat di saat yang sama lahan perkebunan semakin lama semakin menyusut karena adanya kebijakan alih fungsi lahan. Belum lagi dampak perubahan iklim dalam beberapa tahun terakhir sangat berdampak kepada produksi dan produktivitas tanaman perkebunan," terangnya.

Selain itu, lanjut Khofifah, terdapat komoditi unggulan lain di Jatim. Yaitu, produksi pisang di Jatim tercatat menjadi yang tertinggi nasional, dimana mencapai 26.265.819 kuintal pada tahun 2022. Jumlah tersebut berkontribusi sebanyak 28,41persen terhadap produksi pisang nasional.

Kemudian produksi jagung di Jatim pada tahun 2022 juga mencapai 7.385 juta ton pipilan kering. Angka tersebut naik 371 ribu ton dari tahun sebelumnya, yang juga menjadikan Jatim sebagai produsen jagung tertinggi nasional.

"Meskipun produksi jagung kita tertinggi, namun karena 50 persen kebutuhan pakan ayam itu dari jagung, maka seringkali kita masih membutuhkan jagung dari Gorontalo, Sulawesi Tenggara dan NTB," katanya

Lebih jauh, Gubernur Khofifah juga mendorong terus peningkatan hilirisasi sektor perkebunan Jawa Timur. Ini penting,
dengan hilirisasi yang maksimal maka akan turut mendorong perekonomian di Jatim menjadi lebih  inklusif. Yang akan memberikan peningkatan pada petani Jatim.

"Karena jika tidak dibangun penguatan hilirisasinya maka nilai tambahnya akan kecil. Ketika kita masuk pada hilirisasi maka nilai tambah akan lebih besar yang bisa dinikmati baik oleh petani maupun pelaku UMKM," tegas Gubernur yang akan mengakhiri masa jabatannya ini.

Tidak hanya itu, Khofifah juga menegaskan bahwa kolaborasi menjadi penting karena hilirisasi membutuhkan beberapa kebutuhan-kebutuhan dasar yang berkaitan dengan Digital Ecosystem, alat-alat penunjang hingga jejaring pasarnya.

"Saya rasa ini akan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi yang bisa menjawab bagaimana penurunan angka kemiskinan ekstrem di Jatim yang turun sangat signifikan," tegasnya.

Ia bahkan meyakini dengan kemampuan untuk menyiapkan benih dengan baik serta didukung hilirisasi serta Market Access yang baik, akan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi bagi Jawa Timur.

"Melalui penajaman pada hilirisasi, kita optimis bahwa berbagai potensi produk perkebunan unggulan asli Jawa Timur akan bisa terus dikembangkan. Dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan para petani," pungkasnya.

Sementara itu, senada dengan Khofifah, Dirjen Perkebunan Kementrian Pertanian RI Andi Nur Alamsyah mengatakan, Kementrian Pertanian memandang bahwa Provinsi Jatim memiliki komitmen kuat untuk meningkatkan produksi, nilai tambah dan daya saing pada sektor perkebunan dengan menggandeng seluruh stakeholder terkait.

Bahkan, Pemprov Jatim dibawah komando Gubernur Khofifah terus mendorong keterlibatan pesantren pesantren untuk menggali lahan kopi dan kakao serta mengoptimalkan peran asosiasi petani tebu. Upaya yang dilakukan di Jatim berdampak kepada peningkatan hasil perkebunan di Jatim sejak tahun 2019-2022.

"Setiap tahun, Jatim menjadi provinsi penghasil gula tertinggi di Indonesia. Kami sungguh mengapresiasi kebijakan Pemprov Jatim yang terus mendorong peningkatan perkebunan dari hulu hingga hilir serta kreatif dan inovatif dalam mengelola sektor perkebunan dengan didukung teknologi informasi yang mumpuni," jelasnya.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sebulan Buron, Tersangka Penembakan di Tretes Akhirnya Dibekuk Polres Pasuruan

Peristiwa bermula saat korban, mendatangi tersangka untuk meminta uang ganti rugi sebesar Rp500 ribu, karena pelayanan yang menecewakan tamu korban.

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jatim Gelar Bromo KOM XII

Sejak pertama kali digelar pada 2014, Mapolda Jatim tercatat sudah 10 kali menjadi titik start event yang selalu diikuti ribuan cyclist.

Krisis Kepala Sekolah di Sidoarjo Mulai Terurai, Namun Puluhan SD Masih Dipimpin Plt

Masih terdapat 61 SD negeri yang untuk sementara dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt) sambil menunggu proses rekrutmen berikutnya.

Info Kepulangan Haji Terkini: 8 Wafat, 3 Masih Dirawat di Arab Saudi

Masih terdapat tiga jamaah yang belum bisa dikembalikan ke Tanah Air karena kondisi kesehatan yang memerlukan perawatan lanjutan di rumah sakit Arab Saudi.

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.