Senin, 02 Feb 2026 03:46 WIB

Dinkes Awasi Peredaran Obat Penggugur Kandungan yang Dipakai Novia Widyasari

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 07 Des 2021 16:54 WIB
Ilustrasi obat penggugur kandungan. Foto: Istimewa
Ilustrasi obat penggugur kandungan. Foto: Istimewa

Surabaya (selalu.id) - Dinas Kesehatan Jawa Timur berencana mengawasi peredaran obat jenis Postinor dan Cykotec. Obat ini yang digunakan oleh Randy Bagus dan Novia Widyasari untuk menggugurkan kandungan.

Kepala Dinas Kesehatan Jatim, Erwin Astha Triyono menegaskan, akan berkoordinasi dengan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) untuk mengawasi peredaran obat tersebut.

Baca Juga: Jatim Terima Alokasi 1,5 Juta Dosis Vaksin PMK, 453 Ribu Sudah Tersalurkan

"Dinkes Jatim akan berkoordinasi dengan BPOM untuk pengawasan selanjutnya. Karena yang yang mempunyai kewenangan untuk penyidikan lebih lanjut adalah BPOM," jelas Erwin, Selasa (7/12/2021).

Selain itu, pihaknya juga kini sedang berkoordinasi dengan BPOM di Kota dan Kabupaten Malang untuk mengetahui lokasi apotek tempat Randy Bagus membali obat cykotec seharga Rp1.500.000.

"Kami juga berkoordinasi dengan Dinas kabupaten atau kota Malang lokasi dimana obat tersebut di dapatkan," jelasnya.

Ia menjelaskan, salah satu obat yang dikonsumsi Novia, berjenis Postinor, yang memiliki izin edar dari Badan POM. Namun tetap harus dikonsumsi di bawah pengawasan dokter.

"Obat Postinor mempunyai izin edar dari Badan POM DKL 0361300110A1," tegasnya.

Erwin menyampaikan bahwa obat itu memiliki komposisi untuk mencegah proses ovulasi atau pembuahan.

"Komposisi Levonorgestrel merek pil KB indikasinya menghambat atau mencegah proses ovulasi pada Wanita," terangnya.

Sementara, ia juga menegaskan bahwa obat satunya yang merk cykotec, sudah tidak lagi berizin. Bahkan, Izin edarnya sudah dicabut.

Baca Juga: Jawa Timur jadi Provinsi dengan Kasus Super Flu Tertinggi, DPRD Tegur Dinkes Jatim

"Jika didapatkan, berarti obat tersebut didapat dari secara illegal," tegasnya.

Lebih lanjut ia menerangkan, bahwa obat dengan nama misoprostol, diakui Erwin masih memiliki izin edar dari BPOM. Namun banyak disalahgunakan untuk kasus aborsi ilegal.

"Cytotec atau Misoprostol Indikasi nya sebenarnya untuk tukak lambung," tandasnya.

Sebelumnya, Kapolres Mojokerto AKBP Apip Ginanjar menyampaikan, kronologi aborsi yang dilakukan ketika Novia mengonsumsi dua jenis obat. Yakni Postinor dan Obat Cykotec.

Ia menjelaskan bahwa Novia diketahui hamil bukan bulan Maret, ia menyampaikan kepada pacarnya (Randy Bagus) yang sepakat untuk menggurkan kandungan dengan minum obat Postinor.

Baca Juga: Pemprov Jatim Kirim 103 Ton Bantuan ke Sumatra Melalui Kapal Kemanusiaan

"Obat itu diminum ketika Novia masih tinggal di kamar kost-nya, di Malang. Polisi menyebut bahwa obat tersebut dibeli di Malang,"jelasnya.

Kemudian, lanjut Apip, korban kembali hamil pada Agustus 2021 lalu. Korban dan terduga membeli obat bermerk Cykotec. Obat itu dibeli dengan harga Rp.1.500.000.

Kepada polisi, Randy mengatakan bahwa obat itu dibeli di apotek sekitar Malang. Usai dibelikan oleh Randy, Novia meminum obat tersebut.

"Kemudian korban pulang ke Mojokerto. Keduanya singgah makan di warung sate Mojokerto untuk buang air besar. namun korban pendarahan di warung sate itu," jelasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.