Sabtu, 05 Sep 2026 18:22 WIB

Pemprov Jatim Beri Santunan 2.160 Pilar Kesejahteraan Sosial Malang

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

selalu.id - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan apresiasi pada para pilar kesejahteraan sosial dengan menyalurkan tali asih dalam bentuk cash transfer lewat buku tabungan Bank Jatim kepada 2.160 pilar kesejahteraan sosial.

Acara ini merupakan bentuk pemberian reward dari Gubernur Khofifah kepada para pilar-pilar kesejahteraan sosial, khususnya yang berada di kawasan Bakorwil III Malang.

Dengan rincian sebagai berikut, Rp1.000.000 per orang untuk 574 orang Tagana, 142 orang TKSK, dan 1.092 orang pendamping PKH. Diikuti dengan Rp500.000 per orang untuk 63 orang Pelopor Perdamaian (Pordam), 46 orang SAKTI PEKSOS, 9 orang pendamping disabilitas, 50 orang Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), 131 orang Pengurus Karang Taruna, dan 53 orang Forum Lembaga Kesejahteraan Sosial.

Tidak hanya sebatas itu saja, Gubernur Khofifah juga menyerahkan santunan BPJS Ketenagakerjaan sejumlah Rp66.000.000 dengan rincian Jaminan Kematian (JKM) sejumlah Rp42.000.000 dan Beasiswa untuk seorang anak dengan nilai Rp24.000.000 kepada TKSK Provinsi Jatim Alm. Kresti Dwi Nuraniwati yang diterima oleh suaminya Mustakim.

"Kartu BPJS Ketenagakerjaan juga diserahkan kepada 142 TKSK dan 574 orang Tagana. Iuran kartu ini ditanggung oleh Pemprov Jatim selama 1 tahun," tegas Khofifah sembari menjelaskannya. Sabtu (11/11/2023).

Kegiatan ini turut dimeriahkan oleh persembahan operet berjudul 'Karena Kau Bunda Kami' dari PKH Kab. Blitar. Selain itu, koordinator Tagana Jatim dan Koordinator Pendamping PKH Kration Pasuruan juga menyerahkan cinderamata kepada Gubernur Khofifah berupa lukisan.

"Acara ini juga menjadi ajang para pilar kesejahteraan sosial untuk bertukar pikiran sekaligus bertukar praktek-praktek pekerjaannya. Kami juga memberikan reward yakni BP Jamsostek kepada tagana dan TKSK yang preminya akan dibayar oleh Pemprov Jatim selama 12 bulan," ucap Kepala Dinas Sosial Restu Novi Widiani.

Mariani, sosok Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) asal Surabaya menyampaikan rasa terima kasihnya atas tali asih yang diberikan oleh Gubernur Khofifah.

"Saya mengabdi sejak tahun 1984, tapi hal-hal seperti ini tidak pernah saya sangka akan saya dapatkan. Matur nuwun sanget Ibu Gubernur," tandas Mariani.

Baca Juga: Derita Korban Kejahatan Jalanan: Tak Tercover BPJS, Orang Tua Kelimpungan

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.