Rabu, 21 Okt 2026 03:33 WIB

Pemprov Jatim Beri Santunan 2.160 Pilar Kesejahteraan Sosial Malang

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

selalu.id - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan apresiasi pada para pilar kesejahteraan sosial dengan menyalurkan tali asih dalam bentuk cash transfer lewat buku tabungan Bank Jatim kepada 2.160 pilar kesejahteraan sosial.

Acara ini merupakan bentuk pemberian reward dari Gubernur Khofifah kepada para pilar-pilar kesejahteraan sosial, khususnya yang berada di kawasan Bakorwil III Malang.

Dengan rincian sebagai berikut, Rp1.000.000 per orang untuk 574 orang Tagana, 142 orang TKSK, dan 1.092 orang pendamping PKH. Diikuti dengan Rp500.000 per orang untuk 63 orang Pelopor Perdamaian (Pordam), 46 orang SAKTI PEKSOS, 9 orang pendamping disabilitas, 50 orang Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), 131 orang Pengurus Karang Taruna, dan 53 orang Forum Lembaga Kesejahteraan Sosial.

Tidak hanya sebatas itu saja, Gubernur Khofifah juga menyerahkan santunan BPJS Ketenagakerjaan sejumlah Rp66.000.000 dengan rincian Jaminan Kematian (JKM) sejumlah Rp42.000.000 dan Beasiswa untuk seorang anak dengan nilai Rp24.000.000 kepada TKSK Provinsi Jatim Alm. Kresti Dwi Nuraniwati yang diterima oleh suaminya Mustakim.

"Kartu BPJS Ketenagakerjaan juga diserahkan kepada 142 TKSK dan 574 orang Tagana. Iuran kartu ini ditanggung oleh Pemprov Jatim selama 1 tahun," tegas Khofifah sembari menjelaskannya. Sabtu (11/11/2023).

Kegiatan ini turut dimeriahkan oleh persembahan operet berjudul 'Karena Kau Bunda Kami' dari PKH Kab. Blitar. Selain itu, koordinator Tagana Jatim dan Koordinator Pendamping PKH Kration Pasuruan juga menyerahkan cinderamata kepada Gubernur Khofifah berupa lukisan.

"Acara ini juga menjadi ajang para pilar kesejahteraan sosial untuk bertukar pikiran sekaligus bertukar praktek-praktek pekerjaannya. Kami juga memberikan reward yakni BP Jamsostek kepada tagana dan TKSK yang preminya akan dibayar oleh Pemprov Jatim selama 12 bulan," ucap Kepala Dinas Sosial Restu Novi Widiani.

Mariani, sosok Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) asal Surabaya menyampaikan rasa terima kasihnya atas tali asih yang diberikan oleh Gubernur Khofifah.

"Saya mengabdi sejak tahun 1984, tapi hal-hal seperti ini tidak pernah saya sangka akan saya dapatkan. Matur nuwun sanget Ibu Gubernur," tandas Mariani.

Baca Juga: Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Integrasi ini memudahkan masyarakat mengakses layanan administrasi kependudukan tanpa harus mendatangi sejumlah kantor pelayanan secara terpisah.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.