Jumat, 05 Jun 2026 00:10 WIB

Pemprov Jatim Beri Santunan 2.160 Pilar Kesejahteraan Sosial Malang

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

selalu.id - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan apresiasi pada para pilar kesejahteraan sosial dengan menyalurkan tali asih dalam bentuk cash transfer lewat buku tabungan Bank Jatim kepada 2.160 pilar kesejahteraan sosial.

Acara ini merupakan bentuk pemberian reward dari Gubernur Khofifah kepada para pilar-pilar kesejahteraan sosial, khususnya yang berada di kawasan Bakorwil III Malang.

Dengan rincian sebagai berikut, Rp1.000.000 per orang untuk 574 orang Tagana, 142 orang TKSK, dan 1.092 orang pendamping PKH. Diikuti dengan Rp500.000 per orang untuk 63 orang Pelopor Perdamaian (Pordam), 46 orang SAKTI PEKSOS, 9 orang pendamping disabilitas, 50 orang Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), 131 orang Pengurus Karang Taruna, dan 53 orang Forum Lembaga Kesejahteraan Sosial.

Tidak hanya sebatas itu saja, Gubernur Khofifah juga menyerahkan santunan BPJS Ketenagakerjaan sejumlah Rp66.000.000 dengan rincian Jaminan Kematian (JKM) sejumlah Rp42.000.000 dan Beasiswa untuk seorang anak dengan nilai Rp24.000.000 kepada TKSK Provinsi Jatim Alm. Kresti Dwi Nuraniwati yang diterima oleh suaminya Mustakim.

"Kartu BPJS Ketenagakerjaan juga diserahkan kepada 142 TKSK dan 574 orang Tagana. Iuran kartu ini ditanggung oleh Pemprov Jatim selama 1 tahun," tegas Khofifah sembari menjelaskannya. Sabtu (11/11/2023).

Kegiatan ini turut dimeriahkan oleh persembahan operet berjudul 'Karena Kau Bunda Kami' dari PKH Kab. Blitar. Selain itu, koordinator Tagana Jatim dan Koordinator Pendamping PKH Kration Pasuruan juga menyerahkan cinderamata kepada Gubernur Khofifah berupa lukisan.

"Acara ini juga menjadi ajang para pilar kesejahteraan sosial untuk bertukar pikiran sekaligus bertukar praktek-praktek pekerjaannya. Kami juga memberikan reward yakni BP Jamsostek kepada tagana dan TKSK yang preminya akan dibayar oleh Pemprov Jatim selama 12 bulan," ucap Kepala Dinas Sosial Restu Novi Widiani.

Mariani, sosok Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) asal Surabaya menyampaikan rasa terima kasihnya atas tali asih yang diberikan oleh Gubernur Khofifah.

"Saya mengabdi sejak tahun 1984, tapi hal-hal seperti ini tidak pernah saya sangka akan saya dapatkan. Matur nuwun sanget Ibu Gubernur," tandas Mariani.

Baca Juga: Gubernur Jatim Khofifah Sidak Pengambilan PIN SPMB di SMA Surabaya, Ini yang Ditemukan

Editor : Ading
Berita Terbaru

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.