Minggu, 01 Nov 2026 09:30 WIB

Program Mensos Risma Berhasil Dorong Kemandirian Keluarga Penerima Manfaat

Mensos Risma
Mensos Risma

selalu.id - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menyerukan untuk memerangi kemiskinan dan kebodohan pada acara HUT ke-1 Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA), Risma mengatakan kemiskinan dan kebodohan merupakan musuh utama bangsa.

"Memerangi kemiskinan dan kebodohan, karena memang itu sekarang musuh utama kita ke depan. Supaya bangsa ini bisa terus semangat memerangi kemiskinan dan kebodohan," ujar Mensos, saat ditemui selalu.id di Kaza City Mall, Surabaya, Sabtu (11/11/2023).

Pemerintah, lanjut ia menjelaskan, dalam hal ini berupaya memerangi kemiskinan dengan program Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA) yang sudah berhasil mendorong kemandirian ekonomi keluarga penerima manfaat (KPM).

Seperti diketahui, PENA sendiri merupakan program yang memberikan kesempatan usaha kepada para penerima manfaat bantuan sosial agar KPM bisa mandiri dan naik kelas, sehingga menjadi sejahtera dan tidak menjadi penerima bansos abadi.

Dalam perjalanannya, sejauh ini PENA telah menggraduasi sebanyak 7.814 KPM bantuan sosial. PENA secara rutin memberikan berbagai workshop kepada para KPM baik secara online maupun offline.

"Para KPM dapat menimba ilmu sebanyak-banyaknya di siaran PENA TV yang dapat diakses melalui youtube, zoom, dan media sosial lainnya," imbuhnya.

Adapun HUT PENA ke 1 dihadiri oleh 850 KPM. Pada acara ini, KPM diberikan kesempatan untuk mengikuti workshop literasi Keuangan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Pengembangan usaha, Teknik pengolahan makanan, serta seminar dan konsultasi pengemasan oleh Tatarupa Nusantara.

"Selain itu, para pelaku KPM ini juga bisa memamerkan sekaligus memasarkan produknya di bazzar," pungkas mantan Walikota Surabaya ini.

Dalam acara tersebut di salah satu sesi, Don Rozano staff khusus menteri sosial (SKM) memanggil Fuad Benardi selaku Ketua Karang Taruna Surabaya yang juga putra Menteri Sosial (Mensos) Risma yang mana menanyakan harapannyya kedepan agar Pahlawan Ekonomi yang sudah berjalan saat Risma menjadi Walikota 10 tahun ini bisa kembali dijalankan.

Fuad juga menjelaskan bahwa banyak warga kota Surabaya dan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merasa rindu dengan Pahlawan Ekonomi sehingga muncul rasa inngin dijalankannya kembali.

"Gayung pun bersambut di mana mulai bulan depan, Pahlawan Ekonomi di Surabaya kembali aktif yang tanggalnya akan diinformasikan," tandas fuad kepada selalu.id.

Baca Juga: Breaking News! Risma Bakal Mundur dari Jabatan Mensos, Besok Menghadap Jokowi

Editor : Ading
Berita Terbaru

Harga Emas Antam Hari Ini: Jual dan Beli Turun Bunda, Ini Rinciannya 

Pergerakan harga emas Antam Logam Mulia umumnya dipengaruhi oleh harga emas global serta nilai tukar rupiah.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Waspada Orang Kedua, Tapi Keberuntungan dan Uang Masih Oke

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Sah! Hairul Syapril Sholeh Nahkoda Baru IKAPMII Jember 2026–2031

Kepengurusan baru ini diharapkan menjadi momentum memperkuat soliditas alumni sekaligus meningkatkan peran IKAPMII dalam kehidupan sosial dan pembangunan daerah

Bantu Pemulihan Pasokan Air Bersih, SIER Salurkan Dua Tandon Air bagi Warga Terdampak Kebakaran Gunung Arjuno

selalu.id - PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) terus menunjukkan kepeduliannya terhadap kebutuhan dasar masyarakat melalui program Tanggung Jawab

Bupati Jember Gus Fawait Turun Gunung Sosialisasikan Layanan Bunga Desaku

Gus Fawait menegaskan bahwa pengurusan administrasi kependudukan, khususnya Kartu Tanda Penduduk (KTP), tidak dipungut biaya.

Melihat Tradisi Tedak Sinten di Nganjuk, Sebar Uang Koin hingga Jadi Rebutan

selalu.id - Warga Dusun Kepuhtelu, Desa Balongrejo, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk masih melestarikan tradisi adat Jawa Piton-Piton atau yang juga dikenal