Rabu, 16 Sep 2026 23:51 WIB

Program Mensos Risma Berhasil Dorong Kemandirian Keluarga Penerima Manfaat

Mensos Risma
Mensos Risma

selalu.id - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menyerukan untuk memerangi kemiskinan dan kebodohan pada acara HUT ke-1 Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA), Risma mengatakan kemiskinan dan kebodohan merupakan musuh utama bangsa.

"Memerangi kemiskinan dan kebodohan, karena memang itu sekarang musuh utama kita ke depan. Supaya bangsa ini bisa terus semangat memerangi kemiskinan dan kebodohan," ujar Mensos, saat ditemui selalu.id di Kaza City Mall, Surabaya, Sabtu (11/11/2023).

Pemerintah, lanjut ia menjelaskan, dalam hal ini berupaya memerangi kemiskinan dengan program Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA) yang sudah berhasil mendorong kemandirian ekonomi keluarga penerima manfaat (KPM).

Seperti diketahui, PENA sendiri merupakan program yang memberikan kesempatan usaha kepada para penerima manfaat bantuan sosial agar KPM bisa mandiri dan naik kelas, sehingga menjadi sejahtera dan tidak menjadi penerima bansos abadi.

Dalam perjalanannya, sejauh ini PENA telah menggraduasi sebanyak 7.814 KPM bantuan sosial. PENA secara rutin memberikan berbagai workshop kepada para KPM baik secara online maupun offline.

"Para KPM dapat menimba ilmu sebanyak-banyaknya di siaran PENA TV yang dapat diakses melalui youtube, zoom, dan media sosial lainnya," imbuhnya.

Adapun HUT PENA ke 1 dihadiri oleh 850 KPM. Pada acara ini, KPM diberikan kesempatan untuk mengikuti workshop literasi Keuangan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Pengembangan usaha, Teknik pengolahan makanan, serta seminar dan konsultasi pengemasan oleh Tatarupa Nusantara.

"Selain itu, para pelaku KPM ini juga bisa memamerkan sekaligus memasarkan produknya di bazzar," pungkas mantan Walikota Surabaya ini.

Dalam acara tersebut di salah satu sesi, Don Rozano staff khusus menteri sosial (SKM) memanggil Fuad Benardi selaku Ketua Karang Taruna Surabaya yang juga putra Menteri Sosial (Mensos) Risma yang mana menanyakan harapannyya kedepan agar Pahlawan Ekonomi yang sudah berjalan saat Risma menjadi Walikota 10 tahun ini bisa kembali dijalankan.

Fuad juga menjelaskan bahwa banyak warga kota Surabaya dan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merasa rindu dengan Pahlawan Ekonomi sehingga muncul rasa inngin dijalankannya kembali.

"Gayung pun bersambut di mana mulai bulan depan, Pahlawan Ekonomi di Surabaya kembali aktif yang tanggalnya akan diinformasikan," tandas fuad kepada selalu.id.

Baca Juga: Breaking News! Risma Bakal Mundur dari Jabatan Mensos, Besok Menghadap Jokowi

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sisi Gelap Warkop Jalan Kunti Surabaya, Pesan Kopi Bisa Sambil Nyabu

Dari pengungkapan ini, polisi menyita barang bukti 10 poket sabu seberat total 65,51 gram. Saat ini, kasusnya terus dilakukan pengembangan.

Indonesia Diprediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang Besok, Ini Wilayahnya

Meski sebagian besar wilayah Indonesia tengah dikepung kemarau terik, potensi hujan lebat hingga angin kencang masih mengintai. BMKG mengimbau selalu waspada.

Dugaan Jual Beli Lapak di SWK Taman Prestasi Surabaya, Ini Pengakuan Pedagang Senior

Fasilitas milik Pemkot Surabaya yang seharusnya bebas retribusi, itu disinyalir menjadi ajang jual beli hingga sewa-menyewa lapak secara ilegal.

Turun Langsung Dengarkan Masukan Tenant, SIER Dapat Pujian Soal Keamanan Kawasan

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, SIER juga menyampaikan sejumlah pengembangan fasilitas dan layanan yang dapat mendukung kebutuhan tenant.

Diberhentikan Lewat WA, Relawan SPPG Porong Sidoarjo Pertanyakan Prosedur Evaluasi dan Hak BPJS

Relawan yang diberhentikan itu adalah Egidius Nehe alias Egis. Ia mengaku terkejut lantaran menerima pemberitahuan pemutusan tugas hanya melalui pesan WA.

Penduduk Surabaya Tembus 3 Juta, Dapil dan Kursi DPRD Berpeluang Dirombak

Kondisi ini dimanfaatkan DPRD Kota Surabaya untuk mengawal peluang penambahan lima kursi legislatif pada Pemilihan Legislatif (Pileg) mendatang.