Jumat, 05 Jun 2026 11:19 WIB

Program Mensos Risma Berhasil Dorong Kemandirian Keluarga Penerima Manfaat

Mensos Risma
Mensos Risma

selalu.id - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menyerukan untuk memerangi kemiskinan dan kebodohan pada acara HUT ke-1 Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA), Risma mengatakan kemiskinan dan kebodohan merupakan musuh utama bangsa.

"Memerangi kemiskinan dan kebodohan, karena memang itu sekarang musuh utama kita ke depan. Supaya bangsa ini bisa terus semangat memerangi kemiskinan dan kebodohan," ujar Mensos, saat ditemui selalu.id di Kaza City Mall, Surabaya, Sabtu (11/11/2023).

Pemerintah, lanjut ia menjelaskan, dalam hal ini berupaya memerangi kemiskinan dengan program Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA) yang sudah berhasil mendorong kemandirian ekonomi keluarga penerima manfaat (KPM).

Seperti diketahui, PENA sendiri merupakan program yang memberikan kesempatan usaha kepada para penerima manfaat bantuan sosial agar KPM bisa mandiri dan naik kelas, sehingga menjadi sejahtera dan tidak menjadi penerima bansos abadi.

Dalam perjalanannya, sejauh ini PENA telah menggraduasi sebanyak 7.814 KPM bantuan sosial. PENA secara rutin memberikan berbagai workshop kepada para KPM baik secara online maupun offline.

"Para KPM dapat menimba ilmu sebanyak-banyaknya di siaran PENA TV yang dapat diakses melalui youtube, zoom, dan media sosial lainnya," imbuhnya.

Adapun HUT PENA ke 1 dihadiri oleh 850 KPM. Pada acara ini, KPM diberikan kesempatan untuk mengikuti workshop literasi Keuangan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Pengembangan usaha, Teknik pengolahan makanan, serta seminar dan konsultasi pengemasan oleh Tatarupa Nusantara.

"Selain itu, para pelaku KPM ini juga bisa memamerkan sekaligus memasarkan produknya di bazzar," pungkas mantan Walikota Surabaya ini.

Dalam acara tersebut di salah satu sesi, Don Rozano staff khusus menteri sosial (SKM) memanggil Fuad Benardi selaku Ketua Karang Taruna Surabaya yang juga putra Menteri Sosial (Mensos) Risma yang mana menanyakan harapannyya kedepan agar Pahlawan Ekonomi yang sudah berjalan saat Risma menjadi Walikota 10 tahun ini bisa kembali dijalankan.

Fuad juga menjelaskan bahwa banyak warga kota Surabaya dan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merasa rindu dengan Pahlawan Ekonomi sehingga muncul rasa inngin dijalankannya kembali.

"Gayung pun bersambut di mana mulai bulan depan, Pahlawan Ekonomi di Surabaya kembali aktif yang tanggalnya akan diinformasikan," tandas fuad kepada selalu.id.

Baca Juga: Breaking News! Risma Bakal Mundur dari Jabatan Mensos, Besok Menghadap Jokowi

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pemprov Jatim Sabet Penghargaan Terbaik Ketegori Penurunan Pengangguran

Capaian ini merupakan hasil upaya pencapaian banyak poin indikator kinerja utama Pemprov Jatim yang selama ini dijalankan melalui Nawa Bhakti Satya.

Harga Emas Antam Hari Ini: Masih Kurang Bagus, Jangan Marah ya Bunda..

Sementara itu, buyback harga emas hari ini naik lebih tinggi hingga Rp40.000 per gram dan kini berada di level Rp2.589.000 per gram.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Peristiwa Tak Terduga, Siapkan Mental dan Hati-hati

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini diulas lengkap, banyak kejutan.

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.