Selasa, 21 Jul 2026 13:15 WIB

Program Mensos Risma Berhasil Dorong Kemandirian Keluarga Penerima Manfaat

Mensos Risma
Mensos Risma

selalu.id - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menyerukan untuk memerangi kemiskinan dan kebodohan pada acara HUT ke-1 Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA), Risma mengatakan kemiskinan dan kebodohan merupakan musuh utama bangsa.

"Memerangi kemiskinan dan kebodohan, karena memang itu sekarang musuh utama kita ke depan. Supaya bangsa ini bisa terus semangat memerangi kemiskinan dan kebodohan," ujar Mensos, saat ditemui selalu.id di Kaza City Mall, Surabaya, Sabtu (11/11/2023).

Pemerintah, lanjut ia menjelaskan, dalam hal ini berupaya memerangi kemiskinan dengan program Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA) yang sudah berhasil mendorong kemandirian ekonomi keluarga penerima manfaat (KPM).

Seperti diketahui, PENA sendiri merupakan program yang memberikan kesempatan usaha kepada para penerima manfaat bantuan sosial agar KPM bisa mandiri dan naik kelas, sehingga menjadi sejahtera dan tidak menjadi penerima bansos abadi.

Dalam perjalanannya, sejauh ini PENA telah menggraduasi sebanyak 7.814 KPM bantuan sosial. PENA secara rutin memberikan berbagai workshop kepada para KPM baik secara online maupun offline.

"Para KPM dapat menimba ilmu sebanyak-banyaknya di siaran PENA TV yang dapat diakses melalui youtube, zoom, dan media sosial lainnya," imbuhnya.

Adapun HUT PENA ke 1 dihadiri oleh 850 KPM. Pada acara ini, KPM diberikan kesempatan untuk mengikuti workshop literasi Keuangan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Pengembangan usaha, Teknik pengolahan makanan, serta seminar dan konsultasi pengemasan oleh Tatarupa Nusantara.

"Selain itu, para pelaku KPM ini juga bisa memamerkan sekaligus memasarkan produknya di bazzar," pungkas mantan Walikota Surabaya ini.

Dalam acara tersebut di salah satu sesi, Don Rozano staff khusus menteri sosial (SKM) memanggil Fuad Benardi selaku Ketua Karang Taruna Surabaya yang juga putra Menteri Sosial (Mensos) Risma yang mana menanyakan harapannyya kedepan agar Pahlawan Ekonomi yang sudah berjalan saat Risma menjadi Walikota 10 tahun ini bisa kembali dijalankan.

Fuad juga menjelaskan bahwa banyak warga kota Surabaya dan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merasa rindu dengan Pahlawan Ekonomi sehingga muncul rasa inngin dijalankannya kembali.

"Gayung pun bersambut di mana mulai bulan depan, Pahlawan Ekonomi di Surabaya kembali aktif yang tanggalnya akan diinformasikan," tandas fuad kepada selalu.id.

Baca Juga: Breaking News! Risma Bakal Mundur dari Jabatan Mensos, Besok Menghadap Jokowi

Editor : Ading
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.