Selasa, 03 Feb 2026 20:12 WIB

Gubernur Khofifah Klaim EWS Berfungsi saat Erupsi Semeru

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 05 Des 2021 21:45 WIB
Gubernur Khofifah saat di Lumajang
Gubernur Khofifah saat di Lumajang

Surabaya (selalu.id) - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menklaim proses mitigas dan sistem peringatan dini atau Early Warning System (EWS) di Gunung Semeru sudah berjalan dengan baik.

Khofifah menjelaskan, bahwa masih ada penanda jalur evakuasi berapa meter dari lokasi permukiman. Artinya Titik-titik metigasi dan titik evakuasi sudah disiapkan.

Baca Juga: Kasus Korupsi Pokir DPRD Jatim, Hakim Minta KPK Panggil Gubernur Khofifah

"Tetapi bahwa dari fenomena gunung berapi masing-masing daerah punya spesifikasi yang berbeda," kata Khofifah, Minggu (5/12/2021).

Tekait Semeru, Khofifah menjelaskan, ada kubah-kubah dimana kemungkinan kalau sudah melebar, maka akan-awan panas menyembur.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Siagakan 97 Mobil PMK hingga Robot Khusus untuk Hadapi Bencana Alam

Selain itu, Khofifah juga menjelaskan, bahwa Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memang harus bisa memberikan dan membantu update dari berbagai informasi yang bisa diakses, terutama forkompimda di Kabupaten Lumajang.

"Kemarin, saya lihat dari Polres Lumajang sudah memberikan opsi jalur-jalur yang bisa dilantasi ketika ada jembatan yang putus misalnya," jelasnya.

Baca Juga: F Bagus Panuntun Jabat Plt Wali Kota Madiun, Khofifah Pastikan Pelayanan Publik Tak Terganggu

Tak hanya itu, lanjut dia, gardu-gardu listrik yang disiapkan untuk direaktivasi 82 di titik-titik mana saja PLN sudah menyiapkan.

"Jadi saya rasa apa yang bisa diakses informasi sedetail mungkin, secepat mungkin oleh masyarakat supaya aspek penyelamatan jiwa dan masyarakat bisa kita maksimalkan,"terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.

Hujan Disertai Angin di Surabaya Juga Tumbangkan 30 Pohon

Kepala DLH Surabaya Dedik Irianto menegaskan petugas langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemotongan batang dan pembersihan material pohon. 

Hujan Angin Terjang Surabaya: Genteng Rumah Warga Berterbangan, Sejumlah Pohon Juga Tumbang

Genteng rumah warga yang terdampak hujan angin itu berada di Kelurahan Pakis, yang diketahui rumah milik Arif.

Kabar Gembira, Nilai Tukar Rupiah Menguat Lagi ke Rp16.755/US$

Penguatan rupiah hari ini sejalan dengan pelemahan dolar AS di pasar global.