Kamis, 04 Jun 2026 08:09 WIB

Gibran Jadi Cawapres Prabowo, Siapa Diuntungkan?

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 21 Okt 2023 15:21 WIB
Gibran Rakabuming Raka
Gibran Rakabuming Raka

selalu.id - Pengamat politik dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Surokim Abdussalam menyebut akan terjadi pertarungan emosional jika Gibran Rakabuming Raka menjadi Cawapres mendampingi Prabowo Subianto pada Pilihan Presiden (Pilpres) untuk Pemilu 2024.

"Persaingan mas Ganjar-Mahfud dengan Prabowo-Gibran, ibaratnya pertarungan dua gajah," kata Surokim, saat dihubungi selalu.id, Sabtu (21/10/2023).

Surokim menilai jika nantinya pertarungan dua gajah itu yakni Ganjar-Mahfud dan Prabowo Gibran justru akan terlalu emosional dan tidak terkendali yang akan menguntungkan pasangan Pilpres lain yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN).

"Kalau dua gajah ini tidak terkendali. Sepertinya ketika situasi tak kendali semua emosi akhirnya yang diuntungkan pasangan lainnya. Justru malah limpahan keuntungan itu ke pasangan AMIN," ungkap Surokim.

Ia pun mengimbau untuk berhati-hati dengan pertempuran nasional itu. Terlebih lagi, Banteng PDI Perjuangan pasti menganggap Wali Kota Solo itu sebagai penghianat jika menjadi Cawapres untuk Prabowo.

"Dan itu pasti membuat emosi. Jadi ini akan muncul pertaruangan emosional, saya merasa tak membayangkan sebelumnya konstensasi peta seperti ini," ucapnya.

Lebih lanjut Surokim juga mengungkapkan bahwa persaingan untuk Pilpres 2024 ini menjadi sulapan yang tak terduga. Seperti isu Gibran dan Cak Imin keluar koalisi KIM karena memilih dampingi Anies Baswedan.

"Kaya ada sulapan di Pilpres hari ini. mudah-mudahan aja semua terkendali.
situasi ini tak menjadi gampang untuk semuanya. Ini akan menjadi hangat, dan memang banyak orang yang tidak bahagia majunya Gibran. Tapi fakta politik sudah kita terima. kekuatan itu sudah disahkan oleh partai Golkar," jelasnya

Ia menambahkan bahwa Golkar pastinya mempunyai keuntungan konstensasi untuk mendukung Gibran. Menurutnya, perubahan Pilpres tahun ini begitu dramatis yang faktanya dicampur kepentingan.

"Kita rasakan saat ini, tagline politik banyak muncul, kalau elit tidak berhati hati menjaga itu, tak bisa dipercaya sama publik. Sekali lagi diberi kepekaan untuk semuanya, hasrat untuk berkuasa, merebut kekuasaan, dan ketakutan itu," pungkasnya.

Baca Juga: Prabowo Beli Dua Sapi Simental untuk Kurban di Mojokerto, Bobotnya 1 Ton Lebih

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.