Kamis, 23 Jul 2026 04:09 WIB

Gibran Jadi Cawapres Prabowo, Siapa Diuntungkan?

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 21 Okt 2023 15:21 WIB
Gibran Rakabuming Raka
Gibran Rakabuming Raka

selalu.id - Pengamat politik dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Surokim Abdussalam menyebut akan terjadi pertarungan emosional jika Gibran Rakabuming Raka menjadi Cawapres mendampingi Prabowo Subianto pada Pilihan Presiden (Pilpres) untuk Pemilu 2024.

"Persaingan mas Ganjar-Mahfud dengan Prabowo-Gibran, ibaratnya pertarungan dua gajah," kata Surokim, saat dihubungi selalu.id, Sabtu (21/10/2023).

Surokim menilai jika nantinya pertarungan dua gajah itu yakni Ganjar-Mahfud dan Prabowo Gibran justru akan terlalu emosional dan tidak terkendali yang akan menguntungkan pasangan Pilpres lain yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN).

"Kalau dua gajah ini tidak terkendali. Sepertinya ketika situasi tak kendali semua emosi akhirnya yang diuntungkan pasangan lainnya. Justru malah limpahan keuntungan itu ke pasangan AMIN," ungkap Surokim.

Ia pun mengimbau untuk berhati-hati dengan pertempuran nasional itu. Terlebih lagi, Banteng PDI Perjuangan pasti menganggap Wali Kota Solo itu sebagai penghianat jika menjadi Cawapres untuk Prabowo.

"Dan itu pasti membuat emosi. Jadi ini akan muncul pertaruangan emosional, saya merasa tak membayangkan sebelumnya konstensasi peta seperti ini," ucapnya.

Lebih lanjut Surokim juga mengungkapkan bahwa persaingan untuk Pilpres 2024 ini menjadi sulapan yang tak terduga. Seperti isu Gibran dan Cak Imin keluar koalisi KIM karena memilih dampingi Anies Baswedan.

"Kaya ada sulapan di Pilpres hari ini. mudah-mudahan aja semua terkendali.
situasi ini tak menjadi gampang untuk semuanya. Ini akan menjadi hangat, dan memang banyak orang yang tidak bahagia majunya Gibran. Tapi fakta politik sudah kita terima. kekuatan itu sudah disahkan oleh partai Golkar," jelasnya

Ia menambahkan bahwa Golkar pastinya mempunyai keuntungan konstensasi untuk mendukung Gibran. Menurutnya, perubahan Pilpres tahun ini begitu dramatis yang faktanya dicampur kepentingan.

"Kita rasakan saat ini, tagline politik banyak muncul, kalau elit tidak berhati hati menjaga itu, tak bisa dipercaya sama publik. Sekali lagi diberi kepekaan untuk semuanya, hasrat untuk berkuasa, merebut kekuasaan, dan ketakutan itu," pungkasnya.

Baca Juga: Sambangi Bawean, Golkar Jatim Serap dan Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Pulau

Editor : Ading
Berita Terbaru

Diperiksa Bapenda Surabaya soal Kepatuhan Pajak PBJT, Manajemen RM Ayam Goreng Ny Suharti Bungkam

Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari penelusuran kepatuhan pelaporan PBJT sektor makanan dan minuman untuk masa pajak 1 tahun. 

75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Program ini bertujuan memberikan perlindungan hukum bagi anak yatim piatu, anak terlantar, hingga anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.