Kamis, 04 Jun 2026 16:32 WIB

DPRD Nilai Becak Listrik Presiden Prabowo Bantu Ekonomi Lansia Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 22 Jan 2026 13:03 WIB
Foto: Yona Bagus Widyatmoko (Ketua Komisi A DPRD Surabaya), Bahtiar Rifai (Wakil Ketua DPRD Surabaya, Cahyo Harjo Prakoso (Anggota Komisi E Jatim) 
Foto: Yona Bagus Widyatmoko (Ketua Komisi A DPRD Surabaya), Bahtiar Rifai (Wakil Ketua DPRD Surabaya, Cahyo Harjo Prakoso (Anggota Komisi E Jatim) 

selalu.id - Penyaluran becak listrik dari Presiden RI Prabowo Subianto kepada pengemudi becak lansia di Surabaya dinilai bukan sekadar bantuan sosial, melainkan penggantian alat kerja agar kelompok rentan tetap mampu bertahan secara ekonomi.

 

Baca Juga: Perampokan Toko Emas di Wonokromo Surabaya, Tiga Penghuni Disekap dan Dianiaya

Sebanyak 200 pengemudi becak lansia menerima becak listrik dalam penyerahan yang digelar di Balai Kota Surabaya, Kamis (22/1/2026). 

 

Program ini mendapat apresiasi dari DPRD Kota Surabaya karena dinilai menyentuh langsung kebutuhan paling mendasar warga kecil: alat untuk bekerja.

 

Ketua Komisi A DPRD Surabaya Yona Bagus Widyatmoko menyebut, becak listrik berbeda dengan bantuan bersifat konsumtif. Kendaraan tersebut justru memperpanjang usia produktif para pengemudi becak lansia.

 

“Ini bukan sekadar simbol perhatian. Negara hadir dengan mengganti alat kerja mereka, sehingga para tukang becak lansia tetap bisa mencari nafkah tanpa dipaksa menguras tenaga fisik,” ujar politisi yang akrab disapa Cak Yebe.

 

Legislator Fraksi Gerindra itu menjelaskan, DPRD Surabaya bersama Wali Kota Surabaya, perwakilan Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), serta Fraksi Gerindra DPRD Surabaya turut menyaksikan langsung uji coba becak listrik tersebut.

Baca Juga: Prabowo Beli Dua Sapi Simental untuk Kurban di Mojokerto, Bobotnya 1 Ton Lebih

 

“Hanya satu hari latihan, para pengemudi sudah bisa mengoperasikan. Artinya, teknologinya ramah untuk lansia,” katanya.

 

Dari sisi teknis, becak listrik tersebut memiliki jarak tempuh hingga 40 kilometer dengan kecepatan maksimal 15 kilometer per jam, yang dinilai cukup aman untuk aktivitas harian di jalan kota.

 

Baca Juga: 1061 KDMP Diresmikan Prabowo, 284 di antaranya Ada di Mojokerto

“Kecepatannya tidak berbahaya, tapi sangat membantu. Ini mengurangi beban fisik, tapi tidak menghilangkan mata pencaharian,” jelasnya.

 

Cak Yebe menambahkan, program becak listrik ini sejalan dengan upaya afirmasi negara kepada kelompok masyarakat di desil ekonomi 1, 2, dan 3, yang kerap luput dari transformasi teknologi.

 

“Harapannya, bantuan seperti ini bisa diperluas. Masih banyak tukang becak lansia di Surabaya yang membutuhkan alat kerja layak agar tetap mandiri,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.