Kamis, 17 Sep 2026 00:29 WIB

DPRD Nilai Becak Listrik Presiden Prabowo Bantu Ekonomi Lansia Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 22 Jan 2026 13:03 WIB
Foto: Yona Bagus Widyatmoko (Ketua Komisi A DPRD Surabaya), Bahtiar Rifai (Wakil Ketua DPRD Surabaya, Cahyo Harjo Prakoso (Anggota Komisi E Jatim) 
Foto: Yona Bagus Widyatmoko (Ketua Komisi A DPRD Surabaya), Bahtiar Rifai (Wakil Ketua DPRD Surabaya, Cahyo Harjo Prakoso (Anggota Komisi E Jatim) 

selalu.id - Penyaluran becak listrik dari Presiden RI Prabowo Subianto kepada pengemudi becak lansia di Surabaya dinilai bukan sekadar bantuan sosial, melainkan penggantian alat kerja agar kelompok rentan tetap mampu bertahan secara ekonomi.

 

Baca Juga: Homecare Jemput Warga Rentan, Pemkab Jember Perkuat Pelayanan hingga Pelosok

Sebanyak 200 pengemudi becak lansia menerima becak listrik dalam penyerahan yang digelar di Balai Kota Surabaya, Kamis (22/1/2026). 

 

Program ini mendapat apresiasi dari DPRD Kota Surabaya karena dinilai menyentuh langsung kebutuhan paling mendasar warga kecil: alat untuk bekerja.

 

Ketua Komisi A DPRD Surabaya Yona Bagus Widyatmoko menyebut, becak listrik berbeda dengan bantuan bersifat konsumtif. Kendaraan tersebut justru memperpanjang usia produktif para pengemudi becak lansia.

 

“Ini bukan sekadar simbol perhatian. Negara hadir dengan mengganti alat kerja mereka, sehingga para tukang becak lansia tetap bisa mencari nafkah tanpa dipaksa menguras tenaga fisik,” ujar politisi yang akrab disapa Cak Yebe.

 

Legislator Fraksi Gerindra itu menjelaskan, DPRD Surabaya bersama Wali Kota Surabaya, perwakilan Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), serta Fraksi Gerindra DPRD Surabaya turut menyaksikan langsung uji coba becak listrik tersebut.

Baca Juga: Lansia Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Mandi Makam Jumadil Kubro Mojokerto

 

“Hanya satu hari latihan, para pengemudi sudah bisa mengoperasikan. Artinya, teknologinya ramah untuk lansia,” katanya.

 

Dari sisi teknis, becak listrik tersebut memiliki jarak tempuh hingga 40 kilometer dengan kecepatan maksimal 15 kilometer per jam, yang dinilai cukup aman untuk aktivitas harian di jalan kota.

 

Baca Juga: Demonstrasi di Surabaya: Massa Bentangkan Spanduk Meme Prabowo

“Kecepatannya tidak berbahaya, tapi sangat membantu. Ini mengurangi beban fisik, tapi tidak menghilangkan mata pencaharian,” jelasnya.

 

Cak Yebe menambahkan, program becak listrik ini sejalan dengan upaya afirmasi negara kepada kelompok masyarakat di desil ekonomi 1, 2, dan 3, yang kerap luput dari transformasi teknologi.

 

“Harapannya, bantuan seperti ini bisa diperluas. Masih banyak tukang becak lansia di Surabaya yang membutuhkan alat kerja layak agar tetap mandiri,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sisi Gelap Warkop Jalan Kunti Surabaya, Pesan Kopi Bisa Sambil Nyabu

Dari pengungkapan ini, polisi menyita barang bukti 10 poket sabu seberat total 65,51 gram. Saat ini, kasusnya terus dilakukan pengembangan.

Indonesia Diprediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang Besok, Ini Wilayahnya

Meski sebagian besar wilayah Indonesia tengah dikepung kemarau terik, potensi hujan lebat hingga angin kencang masih mengintai. BMKG mengimbau selalu waspada.

Dugaan Jual Beli Lapak di SWK Taman Prestasi Surabaya, Ini Pengakuan Pedagang Senior

Fasilitas milik Pemkot Surabaya yang seharusnya bebas retribusi, itu disinyalir menjadi ajang jual beli hingga sewa-menyewa lapak secara ilegal.

Turun Langsung Dengarkan Masukan Tenant, SIER Dapat Pujian Soal Keamanan Kawasan

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, SIER juga menyampaikan sejumlah pengembangan fasilitas dan layanan yang dapat mendukung kebutuhan tenant.

Diberhentikan Lewat WA, Relawan SPPG Porong Sidoarjo Pertanyakan Prosedur Evaluasi dan Hak BPJS

Relawan yang diberhentikan itu adalah Egidius Nehe alias Egis. Ia mengaku terkejut lantaran menerima pemberitahuan pemutusan tugas hanya melalui pesan WA.

Penduduk Surabaya Tembus 3 Juta, Dapil dan Kursi DPRD Berpeluang Dirombak

Kondisi ini dimanfaatkan DPRD Kota Surabaya untuk mengawal peluang penambahan lima kursi legislatif pada Pemilihan Legislatif (Pileg) mendatang.