Selasa, 21 Jul 2026 07:46 WIB

DPRD Nilai Becak Listrik Presiden Prabowo Bantu Ekonomi Lansia Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 22 Jan 2026 13:03 WIB
Foto: Yona Bagus Widyatmoko (Ketua Komisi A DPRD Surabaya), Bahtiar Rifai (Wakil Ketua DPRD Surabaya, Cahyo Harjo Prakoso (Anggota Komisi E Jatim) 
Foto: Yona Bagus Widyatmoko (Ketua Komisi A DPRD Surabaya), Bahtiar Rifai (Wakil Ketua DPRD Surabaya, Cahyo Harjo Prakoso (Anggota Komisi E Jatim) 

selalu.id - Penyaluran becak listrik dari Presiden RI Prabowo Subianto kepada pengemudi becak lansia di Surabaya dinilai bukan sekadar bantuan sosial, melainkan penggantian alat kerja agar kelompok rentan tetap mampu bertahan secara ekonomi.

 

Baca Juga: Demonstrasi di Surabaya: Massa Bentangkan Spanduk Meme Prabowo

Sebanyak 200 pengemudi becak lansia menerima becak listrik dalam penyerahan yang digelar di Balai Kota Surabaya, Kamis (22/1/2026). 

 

Program ini mendapat apresiasi dari DPRD Kota Surabaya karena dinilai menyentuh langsung kebutuhan paling mendasar warga kecil: alat untuk bekerja.

 

Ketua Komisi A DPRD Surabaya Yona Bagus Widyatmoko menyebut, becak listrik berbeda dengan bantuan bersifat konsumtif. Kendaraan tersebut justru memperpanjang usia produktif para pengemudi becak lansia.

 

“Ini bukan sekadar simbol perhatian. Negara hadir dengan mengganti alat kerja mereka, sehingga para tukang becak lansia tetap bisa mencari nafkah tanpa dipaksa menguras tenaga fisik,” ujar politisi yang akrab disapa Cak Yebe.

 

Legislator Fraksi Gerindra itu menjelaskan, DPRD Surabaya bersama Wali Kota Surabaya, perwakilan Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), serta Fraksi Gerindra DPRD Surabaya turut menyaksikan langsung uji coba becak listrik tersebut.

Baca Juga: Viral Lansia Gasak Tiang Rambu Dishub di Surabaya, Ditangkap Usai Kabur ke Lamongan

 

“Hanya satu hari latihan, para pengemudi sudah bisa mengoperasikan. Artinya, teknologinya ramah untuk lansia,” katanya.

 

Dari sisi teknis, becak listrik tersebut memiliki jarak tempuh hingga 40 kilometer dengan kecepatan maksimal 15 kilometer per jam, yang dinilai cukup aman untuk aktivitas harian di jalan kota.

 

Baca Juga: Perampokan Toko Emas di Wonokromo Surabaya, Tiga Penghuni Disekap dan Dianiaya

“Kecepatannya tidak berbahaya, tapi sangat membantu. Ini mengurangi beban fisik, tapi tidak menghilangkan mata pencaharian,” jelasnya.

 

Cak Yebe menambahkan, program becak listrik ini sejalan dengan upaya afirmasi negara kepada kelompok masyarakat di desil ekonomi 1, 2, dan 3, yang kerap luput dari transformasi teknologi.

 

“Harapannya, bantuan seperti ini bisa diperluas. Masih banyak tukang becak lansia di Surabaya yang membutuhkan alat kerja layak agar tetap mandiri,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.