Selasa, 20 Okt 2026 19:44 WIB

Gibran Diusung Golkar Jadi Cawapres, Pengamat: 80 Persen Hasil Relasi Kekuasaan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 21 Okt 2023 14:13 WIB
Gibran Rakabuming Raka
Gibran Rakabuming Raka

selalu.id - Gibran Rakabuming Raka resmi diusung Partai Golongan Karya (Golkar) menjadi Cawapres untuk mendampingi Prabowo Subianto pada Pilpres di Pemilu 2024 mendatang.

Diketahui putusan itu ditetapkan langsung Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dalam rapat pimpinan nasional Golkar, di Kantor DPP Golkar, Sabtu (21/10/2023).

Menanggapi itu, pengamat politik dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Surokim Abdussalam mengaku tidak kaget atas majunya Wali Kota Solo itu menjadi Cawapres untuk Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.

"Terkait dukungan Golkar ke Gibran saya tidak kaget. Menurut saya itu jalan tol untuk mendapatkan relasi kuasa dalam rangka pemuasan, istilah Gibran dianggap spesial karena putra presiden yang berkuasa," kata Surokim saat dihubungi selalu.id.

Ia pun mengaku sudah memprediksi dengan takaran kemungkinan 80 persen untuk majunya Gibran menjadi Cawapres. Hal itu usai peristiwa keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang tetap mengabulkan gugatan usia Capres-Cawapres maksimal usia 40 tahun atau sudah perpengalama sebagai pejabat atau kepala daerah, meski publik menyorotinya sebagai politik dinasti.

"Menurut saya kemungkinan besar hampir 80 persen karena sudah baca peristiwa keputusan MK itu. Mau ditutupi juga gak bisa pasti ada cawe-cawe (ikut campur) untuk apa keputusan MK itu kan untuk capresan," jelasnya.

"Dugaan saya sangat besar peluangnya. Bahkan tanpa mendahului maha kuasa itu hampir pasti menjadi pilihan, apalagi sudah didorong usulan koalisi yang siginifikan," lanjutnya.

Ia menambahkan bahwa alasan partai-partai koalisi Prabowo meminta Gibran bergabung karena dari faktor Jokowi, adanya faktor relasi kuasa.

"Faktor itu membuat Gibran jadi  rebutan. situasi ini tidak akan mudah Jokowi dan keluarga berhadapan dengan resistensi PDIP dan bu Megawati," ungkapnya.

Selain itu, Surokim juga menilai jika nantinya Gibran resmi Cawapres dampingi Prabowo. Nantinya akan terjadi head To head antara Jokowi versus Megawati.

"Artinya mas Gibran jadi dampingi Prabowo artinya head to head antara Jokowi vs Megawati. Maka selama ini kita semua tahu relasi keduanya itu baik baik saja di akhir sesi akhirnya seperti ini situasinya," pungkasnya.

Baca Juga: Jawaban Santai Wapres Gibran soal Putusan MK dalam Kasus Ijazah

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.

Pemuda Bawa Truk Tronton Tabrak Tiang PJU di Balongbendo Sidoarjo

Atas kejadian ini, korban mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit. Sementara truknya yang terguling dievakuasi petugas.

Raker Pusat Studi UMSIDA: Buka Peluang Kolaborasi Global

Sebanyak 12 pusat studi dan satu Lembaga Pusat Unggulan (PUI) terlibat dalam pertemuan ini untuk menyusun program yang fokus pada luaran dan dampak nyata bagi m

Truk Boks Tabrak Trailer di Krembangan Surabaya, Begini Kondisi Korban

Saat ini, Unit Gakkum Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya masih melakukan penyelidikan untuk mencari penyebab kecelakaan tersebut.

Polda Jatim Gelar Donor Darah Sambut HUT ke-75 Humas Polri, 100 Kantong Terkumpul

Aksi kemanusiaan yang mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat, Menjaga Reputasi Polri” ini diikuti personel Polri, insan pers, hingga masyarakat umum.

Pemkot Surabaya Perketat Penjualan Minol, Pembeli Wajib Tunjukkan Identitas

Jam operasional distributor dan subdistributor dibatasi hingga pukul 22.00 WIB.