Senin, 19 Okt 2026 07:56 WIB

Ini Rute dan Waktu Terbaik Berwisata ke Ranu Manduro Mojokerto

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 26 Feb 2020 14:20 WIB

Surabaya - Wisata Ranu Manduro yang lagi hangat diperbincangkan masyarakat menjadi incaran wisatawan untuk mencicipi lanskap indah bak di luar negeri.

Berada di Desa Manduro, Kecamatan Ngoro, Mojokerto, Jawa Timur, Ranu Manduro merupakan bekas tambang galian C yang membentuk view indah dengan hamparan rerumputan hijau membentang luas dan diperindah background perbukitan serta Gunung Penanggungan.

Baca Juga: Green Action, Pemuda Kota Mojokerto Tanam Pohon di Taman Bahari Mojopahit

Untuk menuju wisata ini cukup mudah karena sudah tersedia di Google Maps, masyarakat sekitar pun sudah mengenal lokasi ini sejak sekitar tahun 2017.
Perjalanan dari Surabaya ke arah selatan (Gempol) dengan jarak sekitar 50 KM dengan waktu tempuh sekitar 1 jam 15 menit.

Jika dari Kota Mojokerto, sekitar 48 menit menuju lokasi. Kita tinggal mengarahkan perjalanan menuju ke balai desa. Sesampainya di balai desa, kita tinggal masuk ke sebuah gang yang bersebelahan dengan minimarket Alfamart dan balai desa. Ranu Manduro tak jauh dari sana.

Di wisata Ranu Manduro tersebut kita bisa mengambil gambar atau berswa foto (selfie) karena semua spotnya instagramable.

Adjeng, salah seorang warga Ngoro membenarkan lokasi Ranu Manduro berada di Desa Manduro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.

Baca Juga: Rekomendasi 5 Wisata Air Terjun di Mojokerto yang Cocok Buat Healing dan Bikin Betah

“Iya benar itu di Ngoro, Mojokerto, itu dulu bekas tambang galian katanya, namun sekarang sudah tidak ada aktifitas lagi,” tuturnya.

Untuk dapat menikmati suasana keren atau pencahayaan yang bagus, sebaiknya mengunjungi Ranu Manduro pada pagi atau sore hari, terlebih usai hujan, karena pemandangan akan terlihat menyegarkan.

Lokasi Ranu Manduro ini berada tepat di bawah kaki gunung Penanggungan yang memiliki ketinggian 1.653 meter di atas permukaan laut (MDPL).

Baca Juga: Kisah Tragis Pasangan Muda di Mojokerto jadi Spesialis Maling Motor

“Sebenarnya lokasi ini sudah lama ada, tapi tidak seperti ini, mungkin karena musim hujan jadi lokasi yang dulunya tambang kini menjadi subur dan di penuhi rerumputan,” jelasnya.

Sumber foto: Instagram kabarmojokerto

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hasil MU vs Leeds 1-1, Suporter The Red Devils Desak Carrick Out

Kondisi ini kian memojokkan posisi Michael Carrick di kursi kepelatihan. Suporter mulai kehilangan kesabaran dan meminta dia out atau dipecat.

Pendakian Horor Gunung Anjasmoro, Terjebak di Hutan Keramat dan Desa Terkutuk

Warga setempat meyakini barang siapa yang memasuki Desa Mahkota Prabu dan belum keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan akan tinggal selamanya di sana.

Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

DPRD pun mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar memberi kemudahan akses serta kepastian izin pemanfaatan fasum untuk kegiatan kebudayaan warga.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.