Rabu, 22 Jul 2026 13:26 WIB

Merchandise Piala Dunia U-17 Buatan UMKM Tak Boleh Dijual di Area Stadion GBT

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 12 Okt 2023 18:21 WIB
Stadion GBT
Stadion GBT

selalu.id - Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan (Dinkopumdag) Surabaya Dewi Soeriyawati menyebut sebanyak sekitar 30 UMKM dilibatkan dalam memproduksian merchandise Piala Dunia U-17.

Namun sayangnya, merchandise buatan UMKM tidak dapat jual di kawasan area Stadion gelora Bung Tomo (GBT) yang menjadi venue pertandingan Piala Dunia U-17 itu.

Dewi menjelaskan, alasannya kawasan stadion GBT sudah menjadi tempat steril dan tidak boleh sembarang masuk ke kawasan tersebut.

Terlebih lagi, Pemkot Surabaya menyatakan bahwa tanggal 27 Oktober 2023 GBT akan diserahkan ke FIFA. Sehingga, stadion tersebut akan sepenuhnya dipegang oleh FIFA.

"Itu (GBT) areanya FIFA sendiri. Karena disana mesti clean dan steril, gak boleh berantakan," kata Dewi, Kamis (12/10/2023).

Tetapi kata dia, untuk menjual produk UMKM ke kawasan GBT harus melalui FIFA.
"Produknya memang UMKM tapi yang jual melalui FIFA. Kita menyediakannya di luar itu luar Surabaya gampang dapat, bisa buat oleh-oleh, souvenir, banyak yang akan dibikin," jelasnya.

Nantinya, sebanyak 30 UMKM akan memproduksi merchandise sudah berstandar FIFA. Misal, maskot dan logo Piala Dunia tidak boleh diubah dibentuk dan warnanya.

"Ini standar sudah sesuai yang ditetapkan oleh FIFA. Makanya nanti dalam pengerjaan UMKM kita monitor juga," jelasnya

Ia menambahkan, penjualan merchandise itu akan ditaruh di outlet-outlet yang berada rute menuju venue Piala Dunia U-17 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) dan dapat dijangkau masyarakat.

"Semakin banyak outlet semakin masyarakat tahu dan gampang dibeli. Tempat yang dapat dijangkau masyarakat. Nanti kita bikin yang bagus-bagus, seperti gantungan kunci Singapura. Karena UMKM kita bagus-bagus," pungkasnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.