Merchandise Piala Dunia U-17 Buatan UMKM Tak Boleh Dijual di Area Stadion GBT
- Penulis : Ade Resty
- | Kamis, 12 Okt 2023 18:21 WIB
selalu.id - Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan (Dinkopumdag) Surabaya Dewi Soeriyawati menyebut sebanyak sekitar 30 UMKM dilibatkan dalam memproduksian merchandise Piala Dunia U-17.
Namun sayangnya, merchandise buatan UMKM tidak dapat jual di kawasan area Stadion gelora Bung Tomo (GBT) yang menjadi venue pertandingan Piala Dunia U-17 itu.
Dewi menjelaskan, alasannya kawasan stadion GBT sudah menjadi tempat steril dan tidak boleh sembarang masuk ke kawasan tersebut.
Terlebih lagi, Pemkot Surabaya menyatakan bahwa tanggal 27 Oktober 2023 GBT akan diserahkan ke FIFA. Sehingga, stadion tersebut akan sepenuhnya dipegang oleh FIFA.
"Itu (GBT) areanya FIFA sendiri. Karena disana mesti clean dan steril, gak boleh berantakan," kata Dewi, Kamis (12/10/2023).
Tetapi kata dia, untuk menjual produk UMKM ke kawasan GBT harus melalui FIFA.
"Produknya memang UMKM tapi yang jual melalui FIFA. Kita menyediakannya di luar itu luar Surabaya gampang dapat, bisa buat oleh-oleh, souvenir, banyak yang akan dibikin," jelasnya.
Nantinya, sebanyak 30 UMKM akan memproduksi merchandise sudah berstandar FIFA. Misal, maskot dan logo Piala Dunia tidak boleh diubah dibentuk dan warnanya.
"Ini standar sudah sesuai yang ditetapkan oleh FIFA. Makanya nanti dalam pengerjaan UMKM kita monitor juga," jelasnya
Ia menambahkan, penjualan merchandise itu akan ditaruh di outlet-outlet yang berada rute menuju venue Piala Dunia U-17 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) dan dapat dijangkau masyarakat.
"Semakin banyak outlet semakin masyarakat tahu dan gampang dibeli. Tempat yang dapat dijangkau masyarakat. Nanti kita bikin yang bagus-bagus, seperti gantungan kunci Singapura. Karena UMKM kita bagus-bagus," pungkasnya.
Baca Juga: Hadapi Puncak Hujan Februari, Pemkot Surabaya Tambah Lagi 5 Rumah Pompa
Editor : Ading